Pesona Sang Pewaris

Pesona Sang Pewaris
Bab 45


__ADS_3

Loveta segera menghampiri Liam yang tersungkur di lantai. Dia berjongkok tepat di hadapan Liam. Loveta memegangi lengan Liam dan membantunya untuk berdiri.


“Kak Liam tidak apa-apa?” tanya Loveta. Dia melihat darah segar mengalir disudut bibir. Tentu saja itu membuatnya khawatir.


Liam hanya memegangi pipinya. Dia tidak menyangka jika Leo akan memukulnya. Liam tidak siap sama sekali. Andai siap, mungkin dia bisa menghindar.


Loveta melihat ke arah Leo. “Leo, apa yang kamu lakukan. Kenapa kamu memukul Kak Liam?” Loveta tidak habis pikir dengan apa yang dilakukan kekasihnya itu. Benar-benar tidak tahu aturan sama sekali. Apalagi ini di tempat umum.


“Apa kamu tahu siapa dia?” Leo menatap tajam pada Liam.


“Apa maksudmu?” Loveta masih bingung ke mana arah pembicaraan Leo itu.


“Dia adalah orang yang ingin merebut restoran keluargaku.” Leo benar-benar membenci Liam.


Loveta yang mendengar hal itu segera melepaskan tangannya yang berada di lengan Liam. Jika Liam adalah orang yang ingin merebut restoran keluarga Liam, artinya Liam adalah kakak tiri Leo yang jahat.

__ADS_1


“Kak, apa itu benar?” tanya Loveta memastikan pada Liam.


“Aku bisa jelaskan padamu.” Liam menatap Loveta dengan penuh harap.


Leo langsung menarik Loveta. “Apa kamu ingin mempengaruhi Lolo dan membuatnya percaya padamu?” tanya Leo ketus. Dia tidak akan membiarkan Liam mempengaruhi Loveta. “Ayo, kita pergi.” Leo segera menarik tangan Loveta da mengajaknya untuk pergi.


Liam hanya bisa pasrah. Membiarkan Loveta pergi. Tak mau mengejar dan membuat dirinya jadi pusat perhatian. Jadi Liam berpikir jernih untuk nanti dia akan menjelaskan pada Loveta.


Leo terus menerus menarik Loveta. Membawanya ke mobilnya. Sepanjang jalan Loveta memilih diam saja. Tak berbicara sama sekali.


Sampai di mobil Leo meluapkan kekesalannya. Memukul setir mobil. Dia cukup kesal menerima fakta itu.


Loveta hanya terdiam. Dia masih begitu terkejut mendapati jika Liam adalah pria jahat yang diceritakan Leo padanya.


“Apa dia tahu tentang aku sebelum ini?” Tiba-tiba Leo bertanya pada Loveta. Dia menatap Loveta yang duduk di sampingnya.

__ADS_1


Loveta yang terdiam langsung mengalihkan pandangan pada Leo. Pertanyaan dari Leo itu membuatnya sedikit bingung.


Loveta mengingat jika dia sudah pernah cerita tentang Leo.


“Dia tahu.” Loveta mengangguk.


“Pasti dia sengaja mendekatimu lagi. Pasti dia ingin balas dendam pada keluargaku dengan memanfaatkan dirimu.” Leo mengambil kesimpulan itu.


Loveta terdiam. Dia bingung dengan ucapan Leo. Rasanya ingin tidak percaya pada Leo. Namun, dia ragu.


“Tidak mungkin dia tidak tahu aku kekasihmu. Pasti dia mencari tahu.” Leo merasa jika pria semacam Liam tidak mungkin jika tidak mencari informasi.


Loveta tidak bisa berkata apa-apa. Dia masih bingung dengan situasi ini. Dia masih tidak percaya Liam adalah kakak tiri Leo. Belum lagi ucapan Leo yang seolah Liam sengaja mendekatinya untuk membalas dendam pada keluarga smith, rasanya sulit untuk dipercaya.


“Lolo, dengarkan aku baik-baik. Dia bukan orang baik. Dia jahat karena mau merebut restoranku. Jangan dekat dengannya lagi. Jauhi dia. Pasti dia memiliki niat jahat dengan mendekatimu.” Leo meraih tangan Loveta. Meyakinkan Loveta. Tak mau sang kekasih memiliki hubungan dengan pria semacam itu.

__ADS_1


Loveta memilih diam. Dia tidak bisa menjawab apa-apa. Yang dikatakan Leo tidak sesuai yang diketahuinya selama ini. Dia kenal Liam, dan Liam begitu baik. Jadi tidak mungkin jika Liam akan berbuat jahat padanya.


“Berjanjilah kamu akan menjauhinya.” Leo meminta dengan penuh pengharapan.


__ADS_2