Rahasia Istri Culunku

Rahasia Istri Culunku
Kedatangan Mami dan Papi


__ADS_3

Kedua laki-laki yang sedang berdiskusi itu menoleh ke arah sumber suara. Dari suaranya saja Reiner sudah tahu siapa yang menyela obrolannya dengan Daddy Haris.


Seorang pria paruh baya dengan wajah yang masih terlihat tampan dan berkharisma sedang berdiri di depan pintu masuk, di sebelahnya seorang wanita cantik sedang menggandeng tangannya.


"Mami, Papi." Reiner beranjak untuk menghampiri orang tua kandungnya.


"Kalian kesini kenapa tidak bilang dulu?" tanya Reiner setelah berada di hadapan kedua orang tua itu.


Wanita cantik dengan rambut Curly itu melepas pegangannya pada sang suami lalu melabuhkan cubitan maut di pinggang putra kesayangannya hingga laki-laki tampan itu mengaduh kesakitan.


"Kau kurang aj*r sekali, Rei. Orang tua datang bukannya di sambut malah kau sambut dengan pertanyaan tidak sopan!" hardik Mami Jane kesal.


"Iya maaf, Mam. Rei hanya bercanda, lagipula Rei khawatir karena kalian pasti kemari tanpa pengawalan. Aku tidak mau kalau sampai kejadian yang di alami Daddy terulang pada kalian," ucap Reiner menjelaskan.

__ADS_1


Mendengar penjelasan Reiner, kini giliran Papi Adit yang merasa tersinggung. Dia ketua klan mafia yang kini di pimpin oleh Reiner, mana mungkin bisa mengalami kejadian yang di alami oleh Haris Gunawan yang hanya pebisnis biasa.


"Jika bukan di tempat Haris, sudah ku ajak duel kau." Papi Adit berbisik di telinga Reiner. Dia juga tidak mau kalau sampai ayah kandung Aracelia itu tersinggung dengan ucapannya.


Mendapat bisikan berisikan ancaman dari ayah kandungnya, Reiner hanya menelan ludah kasar. Ke khawatirannya salah alamat. Sang ayah jelas saja tidak akan takut dengan penyerangan, dia sudah sejak muda dulu berkecimpung di dunia mafia.


Dulu, klan mafia Deadly Scorpion adalah kelompok mafia jahat, bengis dan tak terkendali saat masih berada di tangan kakek Reiner. Hanya saja semenjak tahta turun ke seorang Aditia Sanjaya kelompok itu berubah visi dan misi. Mereka mulai melakukan berbagai kebaikan bahkan melawan berbagai orang-orang yang berniat jahat. Beruntung Reiner dapat meneruskan visi dan misi sang ayah dalam hal kebaikan.


Mami Jane mengalihkan pandangannya yang semula sedang menatap kesal kepada putra pertamanya itu ke arah Daddy Haris. Dia tersenyum lembut ketika melihat ayah kandung Ara dalam keadaan baik-baik saja. Saat mendengar berita bahwa Daddy Haris tertusuk, ia memaksa sang suami untuk menyusul ke sana, tetapi Reiner melarang niat mereka dengan alasan dia juga butuh orang untuk menjaga Imel dan Rachel.


"Kak, kamu sudah baik-baik saja." Mami Jane mendekati Daddy Haris tanpa peduli pada kedua pria yang di cintainya.


Ibu angkat yang menyayangi Ara dengan tulus itu mendudukkan dirinya di sofa samping Daddy Haris. Tanpa jarak bahkan dia juga menyalami tangan laki-laki yang sudah ia anggap sebagai saudara itu.

__ADS_1


"Aku baik-baik saja, Jane. Terima kasih, kalian sudah menyempatkan diri untuk mengunjungiku," ujar Daddy Haris.


"Apa, sih, Kak. Kita ini keluarga, 'kan? kita sama-sama orang tua yang menyayangi Ara,"


Daddy Haris mengangguk. Apa yang di ucapkan ibu kandung Reiner itu memang benar. Mereka adalah keluarga yang menyayangi Ara. Mereka punya porsinya masing-masing dalam hati wanita cantik yang kini sudah resmi menjadi istri orang.


"Eh, Kak, tadi kalian sedang bahas apa? kenapa membawa nama Ara dalam obrolan kalian?" tanya Mami Jane penasaran.


Bersambung...


Kakak, boleh kuy mampir ke karya temen aku ini. Keren tau, pasti ketagihan.


__ADS_1


__ADS_2