Rahasia Istri Culunku

Rahasia Istri Culunku
Dia Yang Meculik Ara


__ADS_3

Reiner menatap benci pada seorang pria yang berdiri di depan pintu tanpa rasa bersalah sedikitpun sudah mengganggu kesenangan orang lain.


Di belakangnya datang seorang pria dengan nafas terengah. Sejak tadi mengejar pria tidak sopan itu setelah mendapat dua bogeman di kedua pipinya.


"Maaf, Tuan, Nyonya. Tuan Aldev memaksa masuk ke dalam, bahkan kami kalah karena di bawah tadi dia menyandra seorang karyawan." Pria itu mencekal pergelangan tangan Aldev.


Ya laki-laki yang baru saja datang adalah Alvino Maladeva. Dia datang dengan maksud menawarkan kerja sama tentang Aracelia. Laki-laki itu belum mau menyerah atas wanita yang di cintainya.


Setelah mendengar penjelasan dari asistennya, Reiner semakin mendelik ke arah Aldev. Jika hanya ingin bertemu dengannya jangan pernah main-main dengan nyawa seseorang.


"Kurang ajar sekali kau, berani membuat keributan di tempat kerjaku." Reiner bangkit dan berjalan mendekati Aldev.


Dengan tangan mengepal Reiner semakin melangkah mendekati seorang yang berani membuat kekacauan di kantornya. Apa lagi mengganggu kesenangannya dengan sang istri.


Sebuah bogeman mentah Reiner layangkan di rahang tegas Aldev. Amarah Reiner sudah mencapai ubun-ubun. Dirinya sangat kesal dengan berbagai ulah yang dilakukan oleh laki-laki yang terobsesi dengan adiknya itu.


Darah segar keluar dari pinggiran bibir Aldev. Namun itu tidak membuat laki-laki itu takut. Luka seperti ini saja tidak akan menjadi penghalang untuknya mengejar Aracelia.


Wanita anggun yang sejak tadi duduk di sofa kini bangkit dan berlari mendekati suaminya. Dengan sekuat tenaga Imel menahan Reiner untuk tidak memukuli laki-laki itu. Setahu Imel, Aldev adalah teman masa kecil Ara. Imel sama sekali tidak mengetahui jika laki-laki itu masuk ke dalam sindikat mafia kelas kakap.

__ADS_1


"Rei, sudahlah. Tenangkan dirimu, dia teman Ara, 'kan? kamu tidak boleh menyakitinya," Imel berusaha menenangkan Reiner yang masih saja mengepalkan tangannya, bersiap meluncurkan serangan kembali.


Reiner menoleh pada wajah cantik istrinya yang kini tegang. Laki-laki beranak satu itu berusaha mengontrol emosinya dengan menarik nafas dalam dan mengeluarkannya dengan perlahan.


Jika bukan karena Imel, Reiner pasti sudah membuat Aldev babak belur. Namun karena rasa sayangnya pada Imel, Reiner mengalah dan laki-laki itu membalikkan tubuhnya. Berjalan ke arah sofa dan mendudukkan dirinya di sana.


"Sudah, Fer, kamu kembali bekerja saja. Tidak perlu khawatir," ujar Imel memerintahkan asisten suaminya untuk segera pergi dari sana.


Dengan terpaksa Ferry menuruti perintah dari Imel ketika dia memandang Reiner dan hanya di balas anggukan kepala oleh Reiner yang berarti turuti saja perintah ratuku. Orang kepercayaan Reiner itu melepaskan cekalan di tangan Aldev dan segera pergi dari tempat itu.


"Kamu temannya Ara 'kan?" tanya Imel pada Aldev ketika Ferry sudah pergi.


"Maksud kamu, kalian tidak berteman?" tanya Imel sekali lagi.


Aldev masih terdiam dengan pandangan menunduk ke bawah. Dia tidak pernah mau jika hanya di anggap teman oleh Ara. Hanya Ara wanita pujaannya.


"Dia itu terobsesi pada Ara, Sayang. Laki-laki pengecut yang tidak mau melepaskan wanita yang di cintai untuk berbahagia dengan pasangannya," Reiner terdiam sebentar.


"Bahkan dia yang menculik Ara saat hari pernikahan Ara waktu itu." Reiner kembali bangkit dari sofa yang didudukinya.

__ADS_1


Imel mendelik dengan mulut menganga. Wanita itu kemudian membekap mulutnya sendiri sebagai rasa tidak percaya bahwa laki-laki yang selama ini di ceritakan Ara adalah orang baik ternyata laki-laki pengecut.


"Sayang, boleh aku bun*h dia."


Bersambung...


Thanks For Reading...


_Nurmahalicious_


Gays, author punya rekomendasi novel keren lagi ini. Sambil Nunggu Kisah RIC boleh mampir yah. Kaya Susi Similikity dengan judul Istri Kecil Dosen Muda.



Seoarang mahasiwi polos, cengeng dan juga manja harus menerima perjodohan yang telah di rencanakan oleh kedua orang tuanya yang tak lain dengan dosennya sendiri yang sikapnya begitu dingin namun siapa sangka di balik kepolosannya gadis itu menyembunyikan jati dirinya yang sebenarnya.


Bagaimanakah sikap mereka di kampus?


Akankah mereka saling mencintai?

__ADS_1


Apakah sang Dosen akan menerima jika dia tau jati diri gadis itu yang sebenarnya?


__ADS_2