
Reiner dan Imel menoleh ke arah Ara yang baru saja masuk. Laki-laki yang sejak tadi memukuli Aldev tanpa henti kini melepaskan Aldev yang sudah babak belur akibat amarahnya. Sedangkan Imel berlari mendekati adik iparnya.
Dia tadi juga merasa sangat marah dengan Aldev karena Aldev sama sekali tidak mau mengaku dimana dirinya menyekap Tuan Haris. Hal itu yang membuat dia tidak mau membela Aldev atau menghentikan amarah Reiner.
"Dek, dia menculik Daddy!"
Mendengar ucapan yang baru saja di sampaikan oleh kakak iparnya. Ara menatap Aldev dengan pandangan sulit di artikan. Yang jelas ada kemarahan di raut wajah Ara.
"Kak Al," panggil Ara pada Aldev dengan suara datar.
Aldev yang masih berusaha berdiri sendiri setelah tumbang oleh serangan Reiner menoleh pada Ara. Dia menyentuh wajahnya yang terluka parah. Banyak darah yang keluar dari pelipis mata, sudut bibir, hingga hidung mancungnya. Laki-laki itu bermaksud menunjukan pada Ara bahwa Reiner begitu jahat padanya.
Ara berjalan perlahan mendekat pada laki-laki yang dulu sangat dekat dengannya selain Reiner. Raut wajah Ara masih belum bisa di tebak apakah dia akan marah pada Aldev atau Reiner. Yang jelas gadis itu melangkah ke arah Aldev membuat laki-laki itu besar kepala.
"Bee, lihatlah bagaimana kejamnya Kak Rei padaku? padahal aku sama sekali tidak melawannya, tapi dia begitu tega membuatku seperti ini." Aldev dengan percaya dirinya melangkah maju untuk menghampiri Ara yang belum juga sampai di tempatnya.
Setelah kedua manusia berlainan jenis itu berhadapan. Ara justru melayangkan tamparan di pipi Aldev dengan keras hingga wajah Aldev terasa kebas. Walau terkejut dengan respon Ara yang justru menyerangnya, Aldev masih berusaha meyakinkan dirinya bahwa Ara masih menyayanginya.
Sedangkan Ali hanya mematung di tempatnya, ini kali pertama dia melihat kemarahan sang istri. Bahkan Ara sampai berani menampar laki-laki tinggi gagah di depannya.
"Jangan pernah panggil aku dengan nama itu lagi! kau benar-benar sudah keterlaluaan, Kak. Apa salah Daddy hingga kamu mengikut sertakannya dalam masalah kita?" tanya Ara dengan suara tegasnya.
__ADS_1
Wajah Ara kali ini memancarkan kemarahan yang tidak bisa dia kendalikan. Setelah membahayakan ayahnya, kini Aldev berusaha mengadu domba dirinya dengan kakaknya. Ara sama sekali tidak habis pikir dengan jalan pikiran Aldev sekarang.
"Aku mencintai kamu, Bee! aku mencintai kamu!" jawab Aldev lantang.
Ali kembali terkejut setelah mendengar pengakuan laki-laki yang pernah menghajarnya di cafe. Dia masih ingat wajah dan suara itu bahkan walaupun sekarang keadaan Aldev berbanding terbalik dengan saat itu.
"Dia mencintai istriku? separah ini dia mencintai Araku? dan aku yang sudah mendapatkan Ara justru tidak bisa menghargai dia!" batin Ali merutuki dirinya sendiri.
Tawa lantang keluar dari mulut Ara. Masih saja alasan itu yang di gunakan. Jika Aldev mencintainya, kenapa berkali-kali melakukan kejahatan padanya bahkan kali ini sampai membahayakan ayahnya?
"Cih! cinta? kamu masih berani bilang cinta, Kak? kamu bahkan sama sekali tidak tahu apa arti cinta yang sesungguhnya!" bentak Ara jengah.
Ucapan yang baru saja keluar dari bibir Aldev membuat Ali merasa terhina. Bukan karena di ejek lemah, tapi karena Aldev menyuruh istrinya untuk menceraikannya sebagai imbalan keselamatan mertuanya.
Tanpa bisa mengendalikan dirinya. Ali berlari dan menerjang Aldev dengan pukulannya. Walaupun dia sama sekali tidak pernah belajar beladiri, Ali tidak perduli jika harus bertarung dengan laki-laki kurang ajar di hadapannya. Namun karena Aldev lebih kuat, pukulan Ali sama sekali tidak berpengaruh di tubuhnya.
"Seperti ini pukulan seorang pria?" tanya Aldev meremehkan.
Kali ini Aldev mengangkat tangannya bermaksud akan membalas pukulan Ali tadi sekalian mengajari Ali bagaimana cara memukul dengan kuat. Akan tetapi ketika tangan Aldev hampir menyentuh wajah Ali, ada tangan yang menahan tangan Aldev dengan kasar.
Bersambung...
__ADS_1
Thanks For Reading...
_Nurmahalicious_
Hai Kak, aku update doube nih sebagai ganti kemarin-kemarin aku libur. He-he, maaf kalau ceritanya makin gaje. tetap setia denganku yah. Eh,
Aku mau rekomendasi novel temen baik othor nih, biar kalian ada teman lain yang menghibur kalian juga. Mampir yah ke karya Oktavia Hamda Zakhia dengan judul Duda Casanova Terjerat Cinta Gadis Bar-bar.
Blurb :
Apa jadinya seorang pria dengan julukan duda casanova terjerat cinta pada seorang gadis bar-bar dengan potongan rambut ala mulet mampu menggetarkan hatinya yang membeku.
Tak lupa Rolando sang putra yang selama ini begitu merindukan kasih sayang tiba-tiba tersenyum ketika di dekat gadis tersebut.
Banyak misteri yang mulai terungkap tentang jadi diri dari gadis bar-bar yang berhasil menjerat seorang duda casanova.
Dapatkah duda casanova itu mampu menaklukkan gadi itu? Misteri apa yang disembunyikan olehnya?
Ikuti kisah perjalanan mereka ....
__ADS_1