Rahasia Istri Culunku

Rahasia Istri Culunku
Bodyguard Untuk Daddy


__ADS_3

Daddy Haris mengangguk. "Daddy tahu tentang Aldev, kemarin, tanpa sengaja Daddy mendengar orang yang menculik Daddy berbicara lewat telfon dengan Aldev. Daddy terkejut saat itu, ternyata orang yang Daddy kira baik tidak sebaik kelihatannya. Padahal Daddy dan ayah Aldev berteman sudah berpuluh-puluh tahun," ujar Daddy Haris mengungkapkan kekecewaannya.


"Dad, sebenarnya di jaman sekarang ini, kita tidak bisa asal mengira orang itu baik hanya dari luarnya saja. Begitupun sebaliknya, kita tidak bisa menyimpulkan orang itu jahat hanya dari penampilan atau karakter luarnya saja. Contohnya Daddy dan Papi, kalian sering bertengkar karena Papi sering berpendapat yang bertolak belakang dengan Daddy. Tapi itu semua Papi lakukan, karena Papi lebih paham tentang dunia luar. Papi sudah sejak muda dulu berkecimpung di dunia bawah," Reiner mencoba menjelaskan kepada Daddy Haris bahwa kita tidak bisa menilai orang hanya dari tampilan luarnya saja.


Pria paruh baya itu masih mendengarkan apa yang di sampaikan oleh Reiner, mencoba memahami tentang dunia mafia yang selama ini dia kira selalu berkaitan dengan kejahatan. Tetapi dari ucapan Reiner, kini ia yakin bahwa tidak semua mafia itu jahat.


"Rei, jangan biarkan Ara tahu jika Daddy sudah mengetahui identitas kalian. Biarkan dia bebas melakukan apapun yang dia inginkan, Daddy mendukung kalian dengan doa. Daddy tidak mau kalau Ara sampai memiliki beban lagi, mungkin saat ini juga Ali sudah mengetahui jati diri Ara yang sebenarnya," pinta Daddy Haris kepada Reiner.


Reiner tersenyum bangga karena memiliki orang tua angkat seperti Daddy Haris. Pria paruh baya itu begitu legowo saat mengetahui sang anak bergabung dalam organisasi dunia bawah yang memang selama ini terkenal dengan kejahatan.

__ADS_1


"Reiner pasti rahasiakan ini, Dad. Tentang Ali, Daddy tidak perlu memikirkan dia. Reiner yang akan mengurus segalanya yang membuat adik tersayang Reiner bersedih. Rei pasti akan membantu menjelaskan kepada Ali tentang rahasia yang di tutupi Ara selama ini," ujar Reiner yakin.


"Terima kasih, Rei, kamu selalu bisa menjaga Ara dengan baik sejak dulu. Daddy yakin, jika suatu saat Daddy tidak ada, Ara akan aman bersama keluarga kalian."


"Dad, jangan bicara sembarangan!" tiba-tiba Ara datang dan mendengar ucapan Daddy Haris yang menurutnya sudah di luar batas.


"Sini, Ra. Tempatmu bukan di kaki Daddy, kamu adalah belahan hati Daddy, buah hati cinta Daddy bersama Mommy," Daddy Haris meraih tangan Ara lalu memaksa gadis itu duduk di sampingnya.


Kedua tangan itu saling menggenggam, saling menguatkan satu sama lain. Bahwa semua akan baik-baik saja. Walaupun di hati mereka sama-sama takut kehilangan satu sama lain. Kejadian yang di alami oleh Daddy Haris bersama Mommy Aracia begitu membekas di hati keduanya. Menimbulkan rasa trauma kehilangan yang amat dalam.

__ADS_1


Daddy Haris yang tiba-tiba harus menjalani dua peran sekaligus, sendirian saat hatinya juga rapuh ketika kehilangan jantung hatinya. Sedangkan Ara yang dulu masih kecil harus menerima kehilangan sang ibu yang masih sangat di butuhkan olehnya saat itu, bahkan beberapa kali Ara menjadi bahan olokan teman-teman karena dia tidak memiliki ibu.


"Ara sayang Daddy," ungkap Ara dengan mata berkaca-kaca.


"Jangan tinggalin Ara, Dad."


Reiner begitu terharu saat melihat keduanya. Dalam hatinya ia berjanji akan lebih menjaga Ara dan Daddy Haris dengan segenap kemampuannya.


"Sekarang, kemanapun Daddy pergi, harus di kawal oleh bodyguard yang Reiner pilih untuk Daddy ya," tawar Reiner kepada Daddy Haris.

__ADS_1


__ADS_2