
Dengan terpaksa kedua kakak beradik itu menghentikan langkah dan berbalik ke arah sumber suara. Di sana berdiri Ali dan Imel di belakangnya. Ali hanya menatap sedih kepada sang istri. Apakah dia harus rela melepaskan Ara untuk pergi sendiri?
"Moon." Ali melangkah mendekati istrinya.
"Tolong, Danish, jangan larang aku!" pinta Ara sedikit meninggikan suaranya.
Wanita itu sudah terlalu menghkawatirkan sang ayah yang entah sekarang sedang apa. Yang paling di khawatirkan oleh Ara adalah apakah anak buah Aldev menyiksanya atau tidak?
Ali menggeleng pelan, walaupun penasaran. Penjelasan yang di berikan oleh kakak iparnya sudah cukup untuk menyadarkannya bahwa Ara memang butuh waktu untuk sendiri.
"Tidak, Moon, aku tidak akan melarang kamu. Aku ijinkan kamu pergi bersama Kak Rei," ujar Ali dengan lembut.
Ketika mendengar suaminya memberi ijin, Ara sedikit merasa lega. Setidaknya Ali tidak perlu tahu tentang jati dirinya sekarang. Ara tidak mau jika Ali sampai menganggap dirinya mengerikan.
"Terima kasih." Ara memeluk sang suami yang sudah berada di depannya.
Kedua manusia itu tidak sadar jika saat ini mereka menjadi objek tontonan para karyawan di kantor milik Reiner itu. Walaupun para karyawan tidak mungkin menggosipinya, tapi Reiner tidak rela jika sang adik menjadi bahan tontonan orang lain.
"Ehem," deheman Reiner kini menyadarkan Ara bahwa mereka kini masih di tempat umum.
Wanita itu segera melepas pelukannya di tubuh hangat sang suami. Pandangan Ara berkeliling, beberapa karyawan memang sedang melihatnya dengan tatapan memuja, ada juga yang berusaha menghapus air mata keharuan. Walau mereka tidak mendengar pasti apa yang di bicarakan oleh petinggi perusahaan itu, namun mereka bisa menangkap rasa saling menyayangi antar keluarga itu.
__ADS_1
Kini Ali beralih kepada Reiner. Laki-laki yang baru saja menjabat status suami Ara itu ingin menitipkan sang istri kepada kakak iparnya.
"Kak, aku titip Ara, ya, tolong jaga istriku." Ali menangkupkan kedua tangannya memohon kepada Reiner.
Reiner tersenyum simpul ketika mendengar permintaan Ali. Tanpa di mintapun dia pasti menjaga adiknya sendiri. Mana mungkin dia rela adiknya dalam bahaya?
"Lo tenang aja, deh, emang selama ini yang jaga Ara siapa kalau bukan gue?"
"Lagi pula, anak buah Aldev tidak mungkin berani menyakiti Ara," lanjut Reiner tanpa sadar.
Ara mencubit lengan Reiner untuk menghentikan ocehannya itu. Kalau mereka asik berdebat di sini, bagaimana bisa menemukan Daddy Haris?
"Ayo, Kak, kita berangkat sekarang!" ucap Ara setelah dia mencium punggung tangan suaminya.
"Sayang, bilang pada putri kecil kita. Papi ada urusan, nanti papi belikan hadiah kalau tidak rewel," ujar Reiner kepada sang istri.
Imel mengangguk dengan senyuman manisnya. Di saat seperti ini, suaminya masih berusaha memberikan perhatian pada keluarga. Dia juga harus membantu sang suami semampunya.
Mereka melerai pelukan erat mereka kali ini. Keselamatan Daddy Haris yang utama, Imel tidak mau jika satu-satunya keluarga kandung Ara mengalami keburukan. Apa lagi dia sudah mengetahui tragedi yang terjadi pada Ibu kandung Aracelia.
Ponsel Reiner berdering. Ketika Reiner mengeceknya, ternyata anak buahnya yang berada di Jepang menghubunginya. Tanpa menunggu lama, Reiner segera menekan tombol hijau dan telfon tersambung.
__ADS_1
"Hallo,"
"Bos, kita sudah menemukan keberadaan Tuan Haris. Tapi, penjagaan disini sangat ketat," jelas orang di seberang tanpa basa-basi.
"Sialan!"
Bersambung...
Thanks For Reading...
_Nurmahalicious_
Gengs mampir kuy ke karya temen othor. Karya Lidiawati06 dengan judul Legenda Sang Dewi Alam Luxia.
Meskipun ayahnya seorang kaisar, Luxia harus tetap berhati-hati demi keselamatannya dari musuh yang siap menyerang dan mengendalikan kekuatan yang dia miliki, agar tidak berubah menjadi iblis sang penghancur dunia apa yang harus Luxia lakukan?
Akan tetapi dengan kemampuan yang dia miliki, meski banyak ancaman yang datang kapan saja apakah Luxia akan berhasil menyelamatkan dirinya dari seorang yang berniat jahat?
Berhasilkah Luxia menyelamatkan dunia dan tidak harus menjadi seorang iblis penghancur?
__ADS_1
Apakah yang akan Luxia hadapi nanti? dan bagaimana cara Luxia menyelamatkan dunia dan menjaga dirinya agar tak menjadi iblis sang penghancur? saksikan perjalanan Luxia