Rahasia Istri Culunku

Rahasia Istri Culunku
manja


__ADS_3

Saat sudah sampai di rumahnya, Ali dan Ara turun dari mobil. Sepasang suami istri itu masuk ke dalam rumah bersamaan. Ara masih memasang wajah datarnya. Perempuan itu langsung masuk ke kamar meninggalkan sang suami yang malah menuju dapur lebih dulu.


Saat baru saja masuk ke kamar, Ara justru mencium bau yang menggangu penciumannya. Merasakan mual di perutnya, Ara langsung lari ke kamar mandi. Perempuan cantik itu mengeluarkan cairan pahit dari mulutnya.


"Argh, kenapa mual lagi, sih?" rutuknya kesal.


Ara membersihkan mulutnya dari sisa cairan yang keluar dari mulutnya itu menggunakan tissue. Selesai membersihkan mulutnya, Ara keluar dari kamar mandi bersamaan dengan Ali yang baru saja masuk.


Pria itu menatap curiga pada istrinya yang wajahnya kini terlihat pucat. Khawatir dengan kondisi istrinya yang tengah hamil anak kembar, Ali mendekati perempuan itu.


"Kamu kenapa, Moon?" tanyanya seraya membantu sang istri berjalan ke ranjang.


Ara menggenggam erat lengan suaminya. Raut wajah datar yang sejak tadi mendominasi kini berubah menjadi raut wajah manja.


"Jangan tinggalin aku, Sun! Aku takut sendirian," mohon Ara kepada Ali.

__ADS_1


Ali sampai terlonjak kaget ketika mendengar ucapan sang istri dengan lembut dan manja. Jauh dari sifat asli istrinya selama ini, bahkan ketika menjadi gadis culunpun Ara tidak pernah bersikap seperti ini.


"Kamu salah makan, Moon? Tapi perasaanku kamu belum makan apapun kan hari ini?" tanya Ali memastikan.


"Aku hanya mau kamu temani aku, Sun! Plis jangan tinggalin aku hari ini," mohon Ara agar Ali menuruti permintaannya.


"Baiklah, baiklah, aku tidak akan kemana-mana. Kita buat sarapan dulu, yah!" ajak Ali yang akhirnya menuruti permintaan sang istri.


Ara menganggukkan kepala, sepasang suami istri itu kembali turun ke lantai dasar untuk menyiapkan sarapan untuk mereka berdua.


"Aku mau makan Nasi goreng, Sun, tapi yang pedas." Ara duduk di kursi untuk menunggu sang suami yang akan mengolah masakan.


"Oke, nasi goreng spesial untuk istriku segera meluncur," ujar Ali seraya menyiapkan bahan-bahan makanan.


Ara yang merasa jenuh karena menunggu sang suami yang tengah memasak, tiba-tiba bangkit. Perempuan itu berjalan mendekati suaminya yang tengah sibuk mengupas bawang untuk menjadi bumbu untuk memasak nasi goreng pesanan Ara.

__ADS_1


Sepasang tangan melingkar di perut Ali. Ara bahkan menghirup dalam-dalam aroma tubuh suaminya yang begitu menenangkan. Entah kenapa saat ini dia begitu ingin di manjakan oleh suami tercintanya.


"Moon, kamu tunggu saja di kursi. Kalau sudah jadi pasti aku bawa kesana," ucap Ali Yaang merasa tidak nyaman saat memasak tetapi di tempeli oleh Ara yang bersikap sangat manja hari ini.


"Tidak mau, aku masih ingin cium wangi tubuh kamu." Ara bahkan mengeratkan pelukannya.


Mau tidak mau Ali menurut, membiarkan sang istri terus menempel di punggungnya seperti bayi yang tidak rela melepaskan ibunya.


'Aku rasa salah satu anakku nanti akan menjadi makhluk manja sejagat raya, terbukti dia bisa menjadikan ibunya yang kaku seperti robot menjadi manja bagaikan kucing yang selalu ingin di belai.' batin Ali di dalam hati.


Pria itu menahan tawa ketika membayangkan salah satu anaknya merupakan perempuan yang memiliki sifat manja. Bahkan sang anak sampai posesif padanya dan tidak mengizinkan sang ibu untuk menyentuh ayahnya. Itu pasti akan menjadi hal yang paling menggemaskan jika suatu saat nanti terjadi.


"Kamu gila, yah, Sun!"


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2