
Setelah mengudara selama kurang lebih 7 jam. Pesawat Jet Pribadi milik keluarga Aditia Sanjaya itu kini mendarat di bandar udara international Jepang.
Ara, Reiner beserta beberapa orang kepercayaan Deadly Scorpion kini menuju sebuah tempat yang di informasikan sebagai tempat penyekapan Daddy Haris.
Tempat yang mereka tuju hanya bisa di jangkau menggunakan helikopter, lalu menaiki kendaraan roda dua khusus. Ara yang masih dalam keadaan tidak bisa mengendalikan emosi, akhirnya terpaksa membonceng sang kakak.
Padahal wanita yang biasanya berpenampilan culun itu selalu menyukai tempat yang dapat memacu adrenalin. Namun kini sang kakak tidak mengijinkan Ara untuk melakukan hal berbahaya.
"Kak, benar ini lokasinya?" tanya Ara kepada sang kakak begitu mereka menginjakkan kaki di sebuah bangunan di tengah perbukitan.
Reiner hanya mengendikkan bahunya. Info yang mereka terima memang Daddy Haris di sekap di tempat itu. Akan tetapi di lihat dari luar, tempat itu terlihat kosong tanpa satupun manusia di dalamnya.
"Kenapa sepi sekali? Sino bilang tempat ini di jaga ketat, 'kan?" Ara dengan ceroboh berjalan mendekat pada pintu gerbang bangunan itu.
Saat Ara sudah berada di depan gerbang, Ara membuka pintu yang tidak terkunci lalu berbalik menghadap sang Kakak yang masih berdiri mengamati sekitar. Seseorang tiba-tiba menodongkan pistol di ke pelipis kanan Ara dari belakang. Tangan kirinya melingkari leher wanita kesayangan keluarga Aditia.
Reiner sudah menduga, di balik kesunyian tempat itu. Pasti ada rencana besar yang mereka susun untuk menyambut kedatangan kelompoknya.
"Berani sekali kamu, menodongkan pistol murahan ke kepala adikku!" hardik Reiner kepada seorang laki-laki tinggi di belakang tubuh Ara.
"Adikku itu tidak takut mati, paling kalau dia mati kau juga ikut mati." Reiner berjalan mendekat.
__ADS_1
"Jangan mendekat!" bentak laki-laki itu lalu mengarahkan pistol miliknya ke arah Reiner.
Ceroboh, ya laki-laki itu ceroboh karena malah mengarahkan pistol miliknya kepada Reiner. Hal itu di manfaatkan oleh Reiner untuk melumpuhkan laki-laki bertopeng itu. Saat pistol lawan masih mengarah kepadanya, Reiner dengan sigap mengeluarkan pistol miliknya di saku jaket kulitnya. Kemudian tanpa basa-basi menembak kaki lawannya.
Walaupun kaki lawannya itu berada tepat di belakang Ara, wanita itu memahami kode yang di berikan oleh sang kakak untuk mengalihkan kedua kaki miliknya, sehingga timah panas itu hanya bersarang di kedua betis orang yang berani menodongkan pistol di kepala ratu Deadly Scorpion.
Laki-laki bertopeng itu tumbang dengan posisi bersimpuh di belakang tubuh Ara. Begitu tangan yang tadi sempat mencekik lehernya terlepas, Ara segera menjauh dari lawan tidak seimbang itu.
"Kau harusnya berterima kasih padaku. Kalau sampai Tuan Aldevmu tau, kau berani menodongkan pistolmu di kepala gadis pujaannya. Aku yakin dia pasti membunuhmu!" ujar Reiner meremehkan.
Rombongan Deadly Scorpion yang berjumlah 8 orang dari indonesia dan 3 orang yang ada di jepang itu kemudian memasuki gedung megah di tengah perbukitan asri itu.
"Aku datang kesini baik-baik, jangan sampai kalian m*ti di tanganku!" Ara memperingati beberapa orang yang tertawa mengejeknya.
Suara peluru menggema di tempat itu. Reiner sama sekali tidak terima saat Ara di remehkan oleh beberapa orang di hadapannya.
Bersambung...
Thanks For Reading...
_Nurmahalicious_
__ADS_1
Gays, aku bawa rekomendasi novel keren nih. Sambil nunggu RIC update, karena author satu ini memang slow update. Hehe, di maafkeun yah. Mampir kuy ke karya temen author yang keren pakai banget ini.
Blurb
Disarankan untuk membaca novel My Wife SUGAR MOMMY terlebih dahulu ya gaes.
Setelah melewati malam panas dalam keadaan mabuk, dengan seorang pria yang usianya sudah sangat matang. Hazel Carter memutuskan untuk menjadi sugar baby dari pria tersebut.
Meskipun Hazel Carter sangat mengenal siapa sosok pria tersebut. Bukan hanya mengenalnya, Hazel Carter juga sangat mengenal baik keluarganya termasuk istrinya.
Apa sebenarnya yang Hazel inginkan dengan menjadi sugar baby? Sedangkan dia sudah memiliki segalanya.
Tak mungkin bila hanya untuk mencari kesenangan? Mungkinkah ada maksud lain?
Penasaran? Cus silakan di baca.
Warning
Hanya cerita fiksi, yang tidak suka silakan skip ya gaes. Semua pemeran yang ada di dalamnya, tidak patut di contoh!!!!!!!!!!
__ADS_1