Suamiku Ternyata Boss Mafia

Suamiku Ternyata Boss Mafia
Bab 99 Di Culik


__ADS_3

Happy reading 🤗


Beri like dan vote nya yah


.


.


.


.


.


.


"Kau mau mati Tio!!" Perkataan dingin dan penuh permusuhan itu keluar jelas dari mulut sang raja iblis, Tio tidak tahu jika Tuan Farhan mendengar jelas pembicaraan nya terkait benda pusaka miliknya.


Tio berbalik menatap takut-takut wajah raja Hades yang terlihat seram pagi ini.


"Hehehe Tuan muda, jangan salah paham aku tadi hanya bercanda gak benar kok" tutur Tio memberi penjelasan dengan dua jari mengancung ke depan membentuk huruf V sebagai sumpah nya.


"Benarkah...?" Tanya Tuan Farhan mengernyitkan alisnya tinggi, Tio mengangguk cepat membenarkan perkataan Tuan muda.


"Bagaimana dengan nyawamu sebagai candaan sepertinya itu akan menjadi lelucon paling seru Tio!" tutur raja Hades dengan nada dingin.


"Ampuni aku Tuan muda, aku bersalah aku tidak akan main-main lagi dengan lelucon ini" ujar Tio yang kini sudah ketakutan setengah mati.


Aulia menatap Daddy nya dan Tio bersamaan karena tak sanggup membendung rasa penasaran ia lalu bertanya "Dad ada apa dengan Uncle Tio kenapa dia menangis...?"


"Daddy memarahinya karena ingin berbuat jahat padamu" jawab Tuan Farhan jujur, benar-benar raja yang bijak dan penuh kejujuran.


"Ayo Lia kita ke pantai mereka sudah menunggu kita biar Uncle Tio yang menjaga hotel kita ini" kata Tuan Farhan bersedekap.


"No Dad!" Protes Aulia tidak suka.


"Uncle Tio cepetan mandi bial bisa ikut ke pantai pagi ini" titah Aulia.


"No Lia Daddy harus memberinya hukuman" seru Tuan Farhan tidak sependapat.


"Jika Daddy tidak mau maka Lia akan tidur dengan Uncle Tio" ancam Aulia dengan smirik liciknya membuat Tuan Farhan dan Tio membulatkan matanya.


"Jangan membawa ku dalam masalah Nona" batin Tio dengan wajah frustasi.


"Baiklah Uncle Tio akan ikut bersama kita" ujar Tuan Farhan pasrah entah mengapa putrinya itu sangat susah untuk di atur apalagi mengancam nya dengan meniduri pria dewasa. Anak sekecil Aulia sudah tahu perihal orang dewasa membuat nya harus waspada untuk menjaga nya penuh ektra.


"Apa mungkin pikiran mesum ku telah menjalar pada putriku?" Bisik si Jelangkung dalam hati dengan raut wajah bingung.


"Nona Aulia silahkan keluar karena aku akan mandi" tutur Tio pada Aulia ia melihat wajah Nona muda nya yang menampilkan senyuman licik membuat bulu kuduknya tiba-tiba meremang.


"Apa yang kau rencanakan rubah kecil...?" Tanya Tio menatap tajam Aulia.


Aulia terkekeh geli "ummm,,,, aku akan memandikan Uncle Tio" jawabnya dengan cengiran lugu.


"Kyaaa...! Anak kecil jangan mesum!!!"


BRAAAAK!!


Tio berlari ke kamar mandi dan membanting pintu kuat sedang si rubah kecil tertawa terpingkal-pingkal ia sangat suka menjahili pria-pria tampan membuat jiwa kecil iblis nya meronta-ronta.


"Menyenangkan" ucapnya tertawa iblis.


.

__ADS_1


.


.


.


.


.


Kini mereka sudah berada di pantai Pandawa karena hotel mereka berada di puncak Pandawa peach jadi liburan kali ini mereka usulkan untuk ke pantai Pandawa yang konon kabarnya pernah di singgahi oleh lima pandawa dan kunti dari cerita Mahabarata India.


Setelah memarkirkan mobil mereka, mereka lalu membeli tiket untuk bisa merasakan wisata pantai Pandawa ini Tuan Farhan serta Alex sudah berencana untuk menyerahkan anak mereka pada baby sitter memang ada gunanya untuk mereka ikut agar bisa menghabiskan waktu berdua mereka dengan doi tanpa adanya perusuh karena perusuh akan ada yang menangani mereka yaitu Trio jones.


Si Jelangkung batangan tersenyum devil ia merangkul pinggang Jons erat.


"Kalian bertiga awasi anak-anak aku dan Ara tidak ingin di ganggu" ucap Tuan Farhan pada Trio jones, sedang mereka hanya mengangguk kepalanya, mereka sangat paham karena mereka tidak punya pasangan jadi biarlah mereka menjaga Nona dan Tuan muda kecil.


"Baik Tuan" jawab mereka serempak.


"Aku titip Alexa jaga dia baik-baik" kali ini Alex angkat suara.


"Tenang saja, kami akan menjaga mereka sambil mencari jodoh" jawab Sandy terkekeh.


"Yah carilah pasangan kalian takutnya adik kalian akan menjadi impoten" sindir Tuan Farhan tanpa dosa, Jons mencubit lengan suaminya tidak suka dengan perkataan suaminya.


"Jangan bicara seperti itu Prince, kasihan mereka jangan terlalu jujur kalau menyindir" tutur Jons sambil tertawa kecil.


"Kamu sama saja Jons benar-benar menyebalkan" gerutu Tio menampilkan wajah cemberut nya.


"Tio jaga baik-baik pusaka mu, jangan macam-macam dengan Aulia atau ku potong burung mu itu!" Kali ini tatapan menghunus Tuan Farhan terarah pada Tio membuat nya tersenyum kaku lantaran semua mata tertuju padanya.


"Maksud kamu apa Prince...?" Tanya Jons memicing curiga.


"Apa kau bilang?!" Teriak Jons mengamuk.


"Tidak Jons, itu hanya salah paham" sanggah Tio menggeleng kepalanya cepat ia tidak mau mati di sini apalagi di tangan pembunuh bayaran.


"Ku bunuh kau Tio" teriak Jons mengejar Tio yang sudah berlari jauh namun tangan Tuan Farhan langsung menarik tangan Jons dan terjatuh ke pelukan si Jelangkung.


"Sssttt... Sudah ku atasi, sekarang adalah waktu kita berdua, mumpung anak-anak sedang bermain nanti tiga baby sitter yang akan menjaga anak-anak" ujar Tuan Farhan pada Jons, setelah bujuk rayuan dari si Jelangkung dan akhirnya Jons mengangguk setuju.


Richo dan Sandy berjalan meninggalkan Tuan muda mereka menuju tempat Nona kecil dan Tuan muda kecil bermain di bibir pantai sedangkan Alex dan Amanda sudah pergi berduaan.


"Ara aku akan mandi dulu apa kau mau ikut?" Tanya Tuan Farhan yang hanya memakai boxer hingga terlihat jelas tubuh bugar dan profesional membuat mata perempuan di sana menatap lapar ke arah raja Hades.


"Karena kau sedang tebar pesona maka biarkan aku memakai bikini saja" ketus Jons bersedekap sambil menatap tubuh suaminya dari atas kepala sampai kaki.


"Jangan! Aku tidak mau kau membangunkan setan liar di tubuh pria berandalan lainnya hanya aku yang boleh, baiklah aku akan memakai kembali baju ku, dan kita akan mandi menggunakan pakaian oke" jawab Tuan Farhan cepat, ia tidak akan pernah rela jika milik nya menjadi pajangan di tempat umum ia punya tempat khusus untuk menjadikan Ara nya pajangan, yah di mana lagi kalau bukan di ranjang. Memang raja mesum.


Tuan Farhan dan Jons menceburkan diri mereka di laut, karena mereka pergi pagi jadi udara di pantai Pandawa tidak panas untuk kulit mereka dan bahkan mereka masih bisa mendapat vitamin dari sinar matahari.


Tuan Farhan memeluk Jons dari belakang tak lupa tangan nya bergerilya di bukit silikon tempat favorit nya.


"Ara, bagaimana setelah ini kita berlibur ke Amerika sekalian kita mengunjungi Daddy Smith?" Tanya Tuan Farhan berbisik di telinga Jons lembut.


"Mmm... Boleh juga tapi bagaimana dengan pekerjaan mu?" Jons langsung berbalik, sudah lama ia tidak berjumpa Daddy Smith ia sangat merindukan sosok pria yang telah menjadi ayah nya sekaligus guru nya itu.


"Tenang saja aku adalah Boss nya, apalagi aku mempunyai sekertaris yang bisa di andalkan" jawab Tuan Farhan dengan wajah sombongnya.


"Kau benar-benar sombong Tuan muda" ketus Jons memanyunkan bibirnya lucu.


"Kau menggodaku lagi, Ara" Tuan Farhan langsung melahap bibir Jons di lumatnya penuh rakus Jons dengan senang hati membalas ciuman mesra suaminya.

__ADS_1


Di tempat lain tiga kerucil raja iblis di tambah Alexa mereka berempat berjalan tanpa pengawasan Trio jones karena Trio jones sedang berbincang-bincang dengan para gadis seksi turis hingga membuat mereka melupakan tugas mereka, memang kelamaan jomblo selalu lupa kalau itu sudah menyangkut para wanita cantik.


"Jangan biarkan anak-anak kecil itu lolos"


"Baik Boss akan kami tangani dengan baik" jawab salah satu pria.


"Good"


Tut tut Tut


Sambungan panggilan terputus, pria yang tadi menelepon Boss nya menatap anak buahnya yang berjumlah tiga orang, ia mengisyaratkan untuk menangani anak kecil yang di maksud agar menangkap nya segera.


"Ayo kita tangkap anak kecil itu, mumpung tidak ada yang menjaganya" jawab ketua mereka.


"Ayo"


"Hey manis kalian mau ke tempat putri dan putra duyung gak?" Tanya salah satu pria pada empat bocah.


"Benalkah paman?" Tanya Alexa antusias dengan mata berbinar.


"Jangan percaya Leca, tidak ada putri duyung" balas Hamas menatap tajam empat laki-laki besar di hadapannya.


"Kalau kalian tidak percaya ayo ikuti kami, ada kolam besar di sana dan kalian akan melihat putri duyung berenang" tutur salah satu pria meyakinkan.


"Alah paman jelek, kami tidak bisa di tipu andai kalau paman-paman ini tampan maka Lia akan pula-pula pelcaya" Aulia menatap mengejek dengan senyum liciknya ia melipat tangannya di dada tidak ada rasa takut sedikitpun.


"Anak kecil jangan kurang ajar, bawa paksa mereka...!" Perintah ketua mereka kesal karena sudah di katai jelek oleh bocah kecil padahal kan memang benar yang di katakan oleh Aulia wajah mereka sangat jelek. Tapi Aulia jangan terlalu jujur yah kasihan paman nya tahu.


"Baik ketua"


Mereka langsung di bawa paksa oleh ke empat pria yang memakai baju serba hitam.


"Hey repaskan aku torong!! torong!! torong...!" Teriak Azhar meronta-ronta karena tidak kuat pria tersebut langsung...


BUGH


Satu pukulan mendarat di tengkuk Azhar hingga membuat nya pingsan. Trio jones mendengar suara minta tolong langsung tersadar mengedar pandangan ke segala penjuru.


"Shit, hey cepat Tuan dan Nona muda kecil di culik" teriak Sandy.


"Habislah riwayat kita" ujar Richo.


"Jangan banyak bacot ayo cari mereka" teriak Tio mengepal tangan nya kuat.


"Semoga Nona Aulia dan lainnya tidak kenapa-kenapa" batin Tio cemas.


.


.


.


.


.


.


.


.


**Bersambung

__ADS_1


Jangan lupa beri like dan vote nya**


__ADS_2