
Happy reading 🤗
Jangan lupa tinggalkan jejak teman-teman biar Author makin semangat nulisnya hehehe 😜
-
-
-
Selesai acara makan malam keluarga Wijaya termasuk Jons duduk di ruang keluarga mereka berbincang-bincang terkait acara pernikahan yang akan di langsungkan di hotel milik pak Wijaya, tidak banyak yang mereka undang hanya beberapa kolega bisnis Farhan dan ke empat sahabat Jons karena mereka tidak ingin musuh bebuyutannya yaitu Carvendal dan Straccks cruel mengetahui anak Tuan Wijaya yang sangat di incar sedari kecil namun karena kekuasaan yang besar yang dimiliki Tuan Wijaya hingga membuat para musuh kehilangan jejak.
"Ma, Pa, jika aku sudah menikah aku ingin agar Jons berhenti bekerja sebagai sekertaris ku, aku ingin dia di rumah saja" Farhan membuka percakapan menatap satu persatu wajah yang ada di ruang keluarga.
Jons mengernyitkan alisnya
"Kenapa? apa kinerja Jons kurang bagus?" tanya bu Mita bingung.
"Aku tidak bisa tinggal diam di rumah, aku sudah terbiasa kerja dari kecil, jika tidak kerja aku akan merasa bosan sekali" sahut Jons tidak setuju. Inilah yang di takutkan Jons jika menikah maka waktunya pasti akan di batasi sedang dirinya adalah sosok manusia bebas.
"Tidak. Kinerja Jons sangat bagus, hanya saja aku ingin di setiap aku pulang dari kantor ada seseorang yang menyambut ku pulang, mengambil alih tas kantor ku, memberikan senyum hangatnya, menanyakan keadaanku aku ingin setiap hari di perhatikan seperti itu" jelas Farhan mantap ia tersenyum membayangi jika Jons menyambut hangat kepulangan dirinya kemudian memberi kecupan singkat di bibir ah sosweet. Dasar Farhan ujung-ujungnya mesum yang dipikirkan nya.
Orang tua Farhan termasuk Jons terkejut mendengar penuturan Farhan apakah dirinya sedang menumpahkan isi hatinya kah? atau ingin menyinggung perasaan Tuan Wijaya dan Nyonya Wijaya saat ini?
"Sayang, apa Mama selama ini kurang memberikan kasih sayang untuk mu?" tanya Bu Mita berpindah posisi di samping anaknya kemudian memeluk tubuh Farhan menyalurkan rasa sayangnya pada anak semata wayangnya itu. Ia tidak habis pikir, benarkah anaknya kurang perhatian?
"Perhatian mama sangat cukup untuk Farhan, hanya saja aku ingin Jons melakukan itu padaku" Farhan melirik sekilas wajah Jons dan tersenyum devil"
"Lihat tatapan nya membuatku ingin mengulek matanya saja benar-benar bikin kesal saja" bisik Jons dalam hati.
"Kamu harus minta persetujuan dari Jons, boy. Bagaimanapun Jons belum terbiasa jangan terlalu mengekang nya" pak Wijaya memberi nasehat.
"Iya benar yang di katakan Boss besar, biarkan aku menjadi sekertaris mu dulu, nanti setelah itu aku akan mengikuti apapun keinginan mu" tutur Jons mewakili hatinya.
__ADS_1
"Tidak! pokonya Jons harus mengikuti apapun yang aku perintahkan!" tegas Farhan.
"Belum nikah saja sudah banyak mengatur, awas saja kau jelangkung" geram Jons jengkel.
Jons menatap tajam seakan tidak setuju
"Boss, Nyonya, aku ingin ke atas dulu" izin Jons.
"Jons, jangan panggil Boss ataupun Nyonya kau akan menjadi menantu ku, apa kau paham!" suara berat Bu Mita mengentikan langka Jons.
Jons berbalik kemudian tersenyum kikuk dan mengangguk kepalanya tanda setuju.
"Ma, pa, aku naik ke atas dulu" pamit Farhan cepat.
Farhan masuk ke dalam kamarnya ia tidak mendapati keberadaan Jons di dalam kamarnya namun sekilas ia melihat ke arah pintu kamar mandi dan terdengar suara gemericik air dari dalam, seulas senyum mengembang dari bibir Farhan.
"Asyik malam ini aku punya teman tidur" gumam Farhan sumringah.
Farhan kemudian mengganti pakaian nya menggunakan piyama tidur ia langsung duduk dan bersandar di dinding kasurnya sambil menatap pintu kamar mandi.
Sesaat kemudian terdengar suara pintu terbuka dan Jons keluar dari kamar mandi dengan style sepasang piyama tipis yang diberikan oleh Bu Mita. Jons begitu malu karena piyamanya sangat tipis, apalagi ada Bossnya di dalam kamar benar-benar memalukan. Tak henti-hentinya Jons menggerutu pasalnya ia begitu risih.
Lihat mata si jelangkung itu tidak berkedip melihat ku seperti itu, apa ada yang salah kah? atau jangan-jangan... mesuuuummm!" teriak Jons frustasi.
Muka Jons di tekuk dengan bibir yang terus mengoceh pelan.
"Hey mau sampai kapan kamu berdiri di situ?" tukas Farhan ketus dengan senyum mengejek membuat Jons makin jengkel saja melihatnya.
Jons kemudian dengan berat hati melangkah ke arah kasur matanya sudah terasa berat dari tadi, tapi karena pakaian tipis itu hingga membuat dirinya berlama-lama di kamar mandi berharap si empunya kamar tidur eh malah masih menyala saja matanya.
"Ingat jangan berbuat mesum yah!" tukas Jons dengan mata melotot tajam.
"Ih! geer banget kamu, lagian aku gak bakalan nafsu. Cepat tidur hari semakin larut" jawab Farhan kemudian berbaring membelakangi Jons.
__ADS_1
Jons nampak menghelah napas panjang kemudian ikut berbaring di samping Farhan.
"Semoga saja dia tidak melakukan apa-apa ke gue, gue ngantuk banget udah gak tahan" batin Jons.
Beberapa menit kemudian Jons mendengkur pelan rupanya Jons sudah berada di alam mimpi dan Farhan yang mengetahui itu langsung berbalik menghadap Jons dilihatnya wajah polos dan imut milik Jons.
"Cantik" Batin Farhan tersenyum.
"Ko aku jadi tegang begini sih" gerutu Farhan.
"Baiklah karena sudah tegang adikku ini dan ini semua salah kamu Jons, jadi jangan salahkan aku ataupun adikku jika aku melakukan nya padamu heehhehe" Farhan cekikikan sendiri.
Ia mendekatkan wajahnya pada wajah Jons hingga bibir tipis Farhan menyentuh bibir Jons di lumatnya lembut dan penuh sayang takut jika sang empu terbangun jadi dia main agak syantik ala Siti Badriah.
Farhan semakin memperdalam lumatannya bahkan tangannya tak tinggal diam, tangannya sudah merayap di punggung Jons hingga membuat Jons menggeliat namun tidak membangun kannya dari tidur syantik nya.
Farhan menyeringai ia membuka kaitan bra Jons di singkapnya baju Jons hingga terpampanglah dua gunung kembar yang menggairahkan.
"Wah silikon nya sangat cantik, kau milikku" Farhan menyeringai licik.
Farhan dengan pelan melahap ****** payudara Jons dan sebelah tangannya meremas lembut silikon menurut Tuan Farhan.
"Sumpah aku tegang banget".
"Sedikit lagi aku mainnya, Jons sorry yah aku penasaran banget sama silikon kamu jadi aku terpaksa melakukan nya lagian adik aku juga menerima kamu apa adanya jadi tidak apa-apa sekalipun punya kamu silikon" gumam Farhan kembali mencium bibir Jons dengan lembut dan kembali meremas buah silikon milik Jons, padahal nyatanya Jons tidak pernah melakukan operasi plastik dasar memang Tuan jelangkung.
"Sudah ah, sakit banget adik aku harus main solo, kalau main di ladang Jons yang ada malah aku kena tendangan Jons ihh,, amit-amit".
Dan pada akhirnya Jons kembali melanjutkan kegiatan yang tertunda di kamar mandi, hahahahha rasakan tuh Farhan emang enak dasar jelangkung batangan. Makanya jangan mesum kalau belum halal.
- Vote
- Rate
__ADS_1
- Like
- Komen