
Happy reading 🤗
Like dan Vote yah 🌹🌹🌹🌹
.
.
.
.
.
.
.
Setelah mengungkapkan kepemilikan terhadap pengantin wanitanya semua di sana bersorak namun dengan ekspresi tegang, bagaimana tidak tegang jika suara tegas juga tatapan tajam dari raja Iblis sang penguasa dunia bawah begitu menakutkan bagi mereka yang memiliki jiwa lemah. Berpura-pura tersenyum manis dan baik-baik saja namun di hati mereka sudah sangat gemetaran.
"Menakutkan" batin anggota Black Wolf.
Di ujung jalan tempat masuk lokasi resepsi pernikahan, terlihat lima orang dengan pakaian rapi datang menuju Tuan Farhan dan Jons. Tiga orang pria dengan jas formal juga dua wanita cantik dengan gaun panjang yang sangat indah di tubuh mereka.
"Kalian! kenapa tidak memberitahuku jika kalian datang. Apakah ini rencanamu Prince?" tanya Jons pada Tuan Farhan. Pria itu mengangguk pelan dengan senyum yang menghiasi wajahnya.
"Maaf baru bisa menjungimu" seorang pria paruh baya memeluk tubuh Jons. Yah dia adalah Zeus Sined yang di undang oleh Tuan Farhan untuk menghadiri acara resepsi pernikahan yang baru mereka rayakan.
Zeus adalah ayah angkat dari Jons, saat dirinya karena pergi melakukan misi di Meksiko ia tidak sengaja membantu Geng Azteca Sined yang di bantai oleh kelompok penjahat Mafia dunia bawah.
Dan dari situlah Jons di angkat sebagai anak oleh Zeus.
"Tidak apa-apa ayah, dengan datang di resepsi pernikahanku aku sudah cukup senang" jawab Jons tersenyum tipis.
"Ayah, sudah cukup! Oskar juga mau memberi ucapan selamat pada kakak" celetuk seorang pria muda yang adalah anak pertama juga terakhir dari Tuan Zeus.
"Kami juga paman, kami rindu dengan kak Tezca" ucap dua orang wanita bernama Karla dan Larisa mereka adalah anak kembar wajah mereka juga terlihat mirip namun ada perbedaan dalam suara juga tingkah lakunya.
Semua di sana terkekeh geli melihat kekompakan saudara Jons namun tidak dengan raja Iblis, pria itu tidak suka istrinya di peluk oleh orang lain bahkan perempuan sekalipun. Raja Iblis tidak percaya dengan seorang perempuan karena bisa saja mereka sewaktu-waktu akan menjadi pebinor apalagi banyaknya berita-berita hot yang menggemparkan dunia tentang cinta sesama jenis.
"Heh!. Pelakor kecil seperti kalian tidak akan bisa menang!" batin Tuan Farhan menatap tajam adik-adik angkat istrinya. Ia harus berhati-hati dengan seorang pelakor biar bagaimanapun seorang pelakor memiliki banyak tipu muslihat. Jadi satu-satunya cara yaitu membasmi para virus sebelum mereka merajalela.
"Kalian ini yah selalu saja tidak sabar jika sudah di depan kakak kalian, yah sudah silahkan berpuas diri bercengkrama dengan kakak kalian, ayah mau ketemu sahabat ayah dulu." Ujar Tuan Zeus dan langsung melenggang pergi. Sedangkan Oskar dan dua kembar perempuan itu langsung menghambur ke pelukan Jons. Namun sebelum itu terjadi, raja Iblis sudah menghadangnya.
"Jangan sentuh yang bukan milik kalian!. Apa kalian paham!" tutur Tuan Farhan menatap tajam tiga anak manusia itu. Mereka seketika berhenti. Menatap Jons dengan mata yang penuh ketakutan. Tatapan minta tolong karena sudah di intimidasi oleh raja Iblis.
"Sayang, jangan seperti itu... biar bagaimanapun mereka juga keluargaku. Bisakah kamu memberikan izin ku mohon suamiku" rayu Jons dengan suara lembut. Tidak lupa tangannya menggenggam tangan Tuan Farhan membuat pria bucin itu tidak bisa apa-apa selain mengiyakan.
"Baiklah tapi jangan lama!" jawab Tuan Farhan dan mereka bersorak gembira.
"Aaaaaakkk, aku merindukan kak Tezca" seru mereka memeluk erat tubuh Jons. Membuat wanita tomboy itu terkekeh lucu.
"Hahaha, kalian ini yah selalu membuat kakak tidak bisa berhenti tertawa. Kakak juga merindukan kalian" ucap Jons membalas pelukan ketiganya.
"Waktu kalian sudah habis" raja Iblis menarik tangan istrinya membuat ketiga orang itu mencebikkan bibirnya kesal. Padahal baru beberapa detik melepas rindu namun si raja bucin itu sudah cemburu saja.
"Benar-benar menyebalkan!" gerutu ketiganya dalam hati. Menatap jengah tingkah Tuan Farhan.
"Ekheem! selamat untuk Tuan muda juga Nyonya Jons" ujar seseorang menundukkan kepalanya.
"Terima kasih Tio, tidak perlu se-formal itu kita adalah sahabat" balas Jons.
__ADS_1
"Bagaimana Tio, apakah kamu sudah bisa melupakannya?. Aku dengar kamu sudah memiliki kekasih apa benar begitu?" tanya Tuan Farhan menatap Tio dengan tatapan sulit di artikan..
"Dia adalah pacar saya" Karla memeluk lengan Tio. Dan Tuan Farhan hanya menganggukkan kepalanya mengerti.
"Uncle!" teriak Aulia dari arah samping. Saat turun dari Heli ia buru-buru ke atas panggung karena melihat sosok pria yang begitu di rindukannya. Melebarkan senyumnya dan memeluk kaki Tio tanpa peduli dengan orang dewasa lainnya.
"Uncle akhilnya datang, Lia sangat lindu dengan Uncle tahu" seru Aulia dengan mata berbinar. Tio tersenyum namun sebelum itu dirinya menatap Tuan Farhan meminta persetujuan dari Tuan mudanya.
Setelah mendapat izin, Tio berjongkok menyelaraskan posisinya dengan Aulia. "Benarkah Nona merindukan Uncle? Uncle juga sangat rindu dengan Nona" jawab Tio tersenyum tipis.
"Lia mau gendong" tuturnya manja, menatap dengan tatapan berharap, tangannya sudah ia rentangkan ke depan. Dan dengan senang hati Tio mengangkat tubuh mungil Nona mudanya ke dalam pelukannya. Sedangkan Karla hanya menatap tidak suka. Ia dapat melihat mata Tio ada pancaran aneh saat menatap Aulia membuatnya sedikit cemburu.
"Daddy, Mommy" panggil dua Iblis kecil saat sudah di atas panggung. Semua menatap ke arah Hamas dan Azhar.
"Kak, apakah ini anak kakak?" tanya Larisa dan Oskar.
"Iya, mereka adalah kembar" jawab Jons tersenyum tipis.
"Oh astaga mereka sangat imut, benar-benar generasi sejati" pekik Larisa dan Oskar. Mencubit kedua pipi anak laki-laki Tuan Farhan gemas. Mereka bahkan menoel-noel hidung juga pipi Hamas dan Azhar membuat kedua anak kecil itu berkacak tangan.
"Iiih, jangan pegang-pegang!" seru keduanya. Membuat Larisa dan Oskar terkekeh geli.
"Uuuww, lucunya." kata Larisa tersenyum lebar.
"Boss, waktunya berangkat" seseorang datang berdiri di samping Tuan Farhan. Tuan Farhan kemudian mengangguk paham, sepertinya ia harus pergi dari situ karena ada yang harus ia tunjukan pada istrinya.
"Sepertinya kami harus pergi dulu, nanti Tio akan mengantar kalian ke Mansion" ujar Tuan Farhan tiba-tiba.
"Kita mau kemana sayang?" tanya Jons mengernyitkan alisnya.
"Secret sayang" ujar Tuan Farhan tersenyum tipis nyaris tak terlihat.
"Daddy, Lia tidak ikut yah. Lia mau belsama Uncle Tio" kata Aulia memeluk leher Tio. Memohon pada Daddy-nya.
"Tapi...."
"Lia!!" dengan berat hati Aulia mengangguk. Tuan Farhan mengambil alih tubuh Aulia mengendongnya dalam pelukannya. Mereka kemudian berjalan turun dari atas panggung. River membawa Tuan Farhan dan rombongan ke samping panggung di sana terlihat Helikopter besar.
"Paman, apa Paman bisa membocorkan rahasia Daddy?. Kita mau kemana sebenarnya?" bisik Hamas pada River. Namun pria setia itu tidak mejawab satu katapun membuat Hamas menaikkan sebelah bibirnya sinis.
"Cih! tanah datar" gumam Hamas pelan.
"Hati-hati sayang" tutur Tuan Farhan pada istrinya. Jons tersenyum tipis. Mereka lalu naik ke dalam Helikopter dengan River yang menjadi pilotnya.
Mereka sangat menikmati pemandangan yang berada di bawah mereka juga angin yang menerpa tubuh mereka benar-benar membuat tubuh menjadi lebih rileks.
Hingga terlihat sebuah pulau yang sangat cantik bertuliskan "Love Island" yang di hiasi bunga juga lampu tumblr rainbow di sekelilingnya. River lalu mendarat di tanah lapang di depannya terdapat bangunan besar seperti sebuah Mansion. Selain itu juga terdapat taman di mana ada sebuah lukisan di salah satu tembok, lukisan besar dengan gambar seorang pengantin pria dan wanita.
Bukan itu saja, di pulau itu ada kolam renang besar yang bisa menghubungkannya dengan air laut. Dan tidak jauh dari sana juga ada sebuah bandara yang memiliki tiga buah pesawat. Sungguh melihat keindahan itu membuat Jons dan tiga kerucil menatap ke arah raja Iblis.
"Apa ini Prince?" tanya Jons masih tidak percaya.
"Kita di mana Dad? di sini sangat indah" kali ini tiga kerucil buka suara.
"Ini namanya pulau cinta. Juga di sebut sebagai pulau surga, setiap yang datang di sini akan menumbuhkan cinta di diri mereka... tidak ada kekhawatiran ataupun kecemasan. Bisa di bilang adalah tempat kebahagiaan" jelas raja Iblis tersenyum lebar.
"Ini adalah hadiah yang aku buat untukmu Ara" sambungnya lagi menatap cinta pada wanitanya.
"Bagaimana dengan kami Dad? apakah tidak ada hadiah untuk kami?." Cemburu si kerucil. Berkacak pinggang pada Tuan Farhan.
"Hahahaha, ini juga untuk kalian. Anak Daddy"
__ADS_1
"Terima kasih Daddy" seru mereka dengan senyum manis.
"River antar anak-anak untuk jalan-jalan!" titah Tuan Farhan dan River sebagai kaki tangannya mengangguk mengerti.
"Mari Tuan muda, Nona muda. Paman antar kalian jalan-jalan" tiga kerucil begitu antusias mereka melambai pada Tuan Farhan juga Jons.
"Terima kasih sayang sudah memberikan hadiah yang begitu cantik dan sangat mewah" kata Jons menatap haru pria di depannya.
"Jangan berterima kasih dengan kata-kata, aku suka jika kau berterima kasih dengan tindakan Ara" bisik raja Iblis di telinga istrinya. Meraih pinggang ramping Jons agar semakin merapat padanya.
"Eumm, ti-tindakan? apa maksudnya aku tidak mengerti" lirih Jons dengan wajah merah. Bahkan dirinya tidak berani melihat wajah Tuan Farhan.
"Hehehe, kau lebih tahu dariku sayang" Tuan Farhan mulai menggigit pelan telinga Jons membuat si tomboy sedikit terangsang.
"Di si-sini tempat terbuka. A-aku malu suamiku" cicitnya menggigit bibirnya menahan malu.
" Hahahah, baiklah, baiklah. Ada pondok kecil di sana dan aku sudah menyiapkan untuk kita" Tuan Farhan mengangkat tubuh istrinya menggendongnya ala bridal style. Berjalan ke arah sebuah rumah kecil.
Masuk ke dalam rumah tersebut lalu mengunci pintunya dari dalam.
Di sana sudah ada kasur dengan ukuran size juga taburan bunga mawar dengan bentuk love. Beberapa lilin yang di letakkan sebagai pagar dan lampu temaram menghiasi kamar itu. Lilin itu bukanlah lilin biasa aromanya bisa membuat seorang yang menghirupnya bisa terangsang dan bergairah.
"Apa kau yang melakukannya juga?" tanya Jons yang sudah menahan hasratnya. Tubuhnya sudah terbaring di atas kelopak mawar merah. Dan Tuan Farhan merangkak naik ke atas tubuh sang istri, dengan tatapan laparnya. Bahkan matanya sudah memerah menahan kabut gairah .
"Hati-hati ada anak kita di dalam sana" lirih Jons saat suaminya tengah menjilati lehernya dengan buas.
"Hmmm" dehemnya masih melanjutkan aksinya itu.
"Suamiku, bagaimana jika anak-anak mencari kita?" tanya Jons lagi.
"Tenang saja aku sudah mengatur permainan untuk mereka. Untuk saat ini mereka tidak akan mengingat kita, so jangan khawatir dan jangan bicara lagi. Bolehkan aku melakukannya?" tanya Tuan Farhan menatap ***** tubuh istrinya.
"Eummm" Jons mengangguk malu.
"Terima kasih Ara. I love you" Tuan Farhan mencium kening istrinya sangat lama. Lalu beralih pada bibir tipis Jons melahapnya begitu buas. Mengelus punggung istrinya memberikan sensasi memabukkan.
"I love you"
"Love you too"
Dan pada hari itu raja Iblis kembali menyatakan cintanya dengan tindakan, selama beberapa minggu tidak melakukan dan pada hari ini di pulau cinta keduanya berakhir pada kenikmatan surgawi yang di dambakan oleh setiap insan yang telah menikah. Kedua sejoli yang menikah tanpa rasa suka namun sekarang hidup beberapa tahun menumbuhkan cinta dalam rumah tangganya apalagi telah lahir buah hati dari kerja keras menambah cinta juga kasih sayang di antara keduanya. Sungguh tidak ada kebahagiaan selain hidup bersama dengan keluarga kecil yang sudah mereka bangun selama ini.
.
.
.
.
.
.
.
TAMAT
Guys makasih yah sudah setia membaca karya Author, jadi novel ini sudah tamat untuk kisah anak-anaknya sudah di rilis yah nanti bisa di lihat di profil author.
Tidak ada ungkapan yang tepat selain kata maaf dan terima kasih. Karena sudah memberikan dukungannya. andai tidak ada teman-teman mungkin cerita ini tidak akan selesai karena tidak ada pendukung setia seperti teman-teman. Maaf juga jika banyak typo nya karena author bukanlah penulis handal, Author baru belajar dan baru kali ini bisa menulis di apk Novelthoon.
__ADS_1
🙏🙏🙏😘😘😘😘😘🤗🤗🤗