
Happy reading 🤗
Beri like juga Votenya dong
.
.
.
.
.
.
.
Hari sebelum acara pernikahan Tuan Farhan dan Karina berlangsung, Jons mengendarai motor sport milik salah satu anggota Black Wolf karena dirinya tidak mungkin menggunakan jodynya karena motor kesayangannya sudah di bawah pulang oleh Tuan suaminya.
Di waktu malam tepat pukul 8, Jons keluar dari Markas tempat pelatihan membawa alat-alat dan barang pribadinya yang akan ia gunakan besok nanti.
Menerobos jalanan raya yang terasa cukup padat juga hembusan angin malam menusuk tulang tubuhnya membuat tubuhnya merasa kedinginan. Jons mempercepat laju motornya karena jaket yang ia pakai tidak terlalu tebal hingga tidak bisa membuat kulitnya menahan dinginnya malam.
Andai raja Iblis berada di sampingnya mungkin dirinya tidak akan memusingkan hal itu karena pasti akan ada yang menghangatkan tubuhnya nanti, namun sayang itu semua akan menjadi angan-angannya karena dirinya masih LDR-an.
Hingga motor sport Yamaha Vixion itu berhenti di pelataran parkir motor depan gedung Apartemen. Setelah memastikan bahwa motornya sudah di kunci Jons lalu turun dari Yamaha, merangkul ransel gunung berukuran sedan dan masuk ke dalam.
Malam ini dirinya akan menginap di Apartemen tempat salah satu anggota Black Wolf tinggal, sebenarnya Apartemen tersebut adalah milik adik perempuan anggotanya namun karena adiknya sedang berlibur maka Jons mengambil kesempatan itu... juga untuk melihat tempat yang akan ia jadikan eksekusi bagi para sampah yang membuat darahnya mendidih.
Jons berjalan santai ia tidak akan di kenali oleh orang-orang karena dirinya memakai masker juga Hoodie dan tentunya bisa menutup kepalanya...hal itu akan membuatnya merasa aman tentunya. Kamar yang akan ia tempati adalah lantai tiga itu berarti ia harus menggunakan lift untuk naik ke atas.
Ting
Pintu lift terbuka dan Jons masuk ke dalam, ada sepasang kekasih di dalam membuat Jons merasa risih melihatnya. Bagaimana tidak mereka sangat mesra bahkan tidak punya sopan santun sama sekali.
Si pembunuh bayaran merasa batinnya di aniaya karena harus menjaga pandangannya juga menahan diri untuk tidak mengingat suaminya yang akan menikah besok sekalipun itu hanyalah akal-akalan raja Iblis.
"Cuih! apa tidak ada tempat yang lain huh? kenapa harus bermesraan di depanku!" gerutu Jons menatap kesal dua pasangan yang tengah berciuman, sedangkan status dirinya adalah jomblo sementara.
Karena sudah tidak tahan lagi Jons akhirnya bersuara. "Pesanlah kamar agar kalian bisa melakukannya sepuasnya! Jangan mengekspor keromantisan kalian di depan orang lain!! apa kalian tidak di ajarkan sopan santun!" kedua pasangan itupun langsung melirik ke samping tepatnya le arah Jons. Menundukkan kepala mereka sebagai tanda minta maaf.
"Ma-aafkan kami, tapi cobalah Nona mencari suami agar bisa melakukannya dan tidak merasa penasaran nantinya" jawab seorang pria tersenyum lembut, mendengar jawaban dari pria itu membuat adrenalin Jons meningkat. Ingin sekali ia mengebiri pria di sampingnya itu agar tidak punya kehidupan lagi.
"Cih menjengkelkan!" ketus Jons dan buru-buru keluar saat lift itu berhenti dan terbuka tepat di lantai tiga begitupula dengan kedua pasangan sejoli itu.
"Heh! dia pikir aku ini masih polos apa! bahkan aku sudah memiliki anak tiga... aku lebih dulu merasakannya daripada kalian" gerutu Jons merasa kesal pada pasangan yang tidak tahu tempat itu. Entah kenapa akhir-akhir ini dirinya merasa sensitif terhadap sekitarnya.
__ADS_1
Saat sudah sampai di kamar 017 Jons merogoh kantong celananya dan mengambil kartu kamar di depannya. Menggeseknya pada lubang di dinding samping pintu membuat pintu kamar tersebut bisa di buka.
"Ah melelahkan sekali!" gumam Jons memasuki apartemen tidak lupa dirinya menutup pintu. Segera dirinya meletakkan ransel di atas ranjang ia kemudian beralih mengambil handuk dan masuk ke dalam kamar mandi. Sepertinya Jons akan membersihkan tubuhnya sebelum keluar menuju atap gedung Apartemen itu.
Di lain sisi
Seorang pria tengah tersenyum lebar kala mendapatkan satu pesan masuk dari mata-matanya ia segera menyimpan ponselnya di saku celana jeans-nya.
"Mari bermain-main sayang" bisiknya dalam hati. Tak henti-hentinya dirinya tersenyum penuh arti. Malam itu raja Iblis keluar diam-diam, untung saja tiga Iblis kecilnya sudah ia tidurkan jadi tidak ada yang menghambat rencananya itu.
Mengambil kunci motor istrinya karena ia harus cepat-cepat pergi ke suatu tempat. Juga tidak lupa mengambil jaket kulit berwarna coklat dan memakainya... berdandan sebentar dan menyemprot parfum di tubuhnya entah apa maksud tujuannya itu.
"Jangan bangun sebelum Daddy pulang sayang" bisik Tuan Farhan mencium kening tiga kerucilnya. Sebelum keluar dirinya mengambil masker dan memakainya agar nanti saat keluar dirinya tidak akan terekspos.
Tuan Farhan buru-buru mengeluarkan Jody dari garasi motor mengendarainya dengan kecepatan penuh.
"Kita akan bertemu lagi sayang" gumam si Jelangkung terkekeh kecil, pria beranak tiga itu semakin mempercepat laju motornya karena tidak tahan lagi untuk menemui seseorang... entah siapa itu hanya dirinyalah yang tahu.
Hingga sampai di bangunan tinggi dan mewah Tuan Farhan buru-buru turun dan melangkah masuk ke dalam.
Sesuai instruksi yang di berikan oleh anak buahnya, Tuan Farhan menuju lantai tiga tepat di kamar 017. Menatap lama pintu yang tertutup itu ia berharap agar pintunya tidak terkunci. Mengulurkan tangannya dan membuka knop pintu. Senyum manis terukir di bibirnya sungguh ia sangat bahagia sekali. Melangkah masuk dan kembali menutup pintunya pelan.
Ia melihat ransel gunung di atas kasur mengangkatnya dan menaruhnya di atas sofa sedangkan dirinya naik ke atas ranjang duduk bersandar sembari menunggu sang pemilik kamar keluar.
Ia tahu bahwa sang pemilik kamar sedang berada di kamar mandi terdengar dari suara gemericik air dari dalam.
CEKLEK
Pintu kamar mandi terbuka terlihat sosok wanita keluar yang hanya memakai balutan handuk pendek sebatas pahanya, melihat itu membuat si bungsu langsung tersadar dari tidurnya berdiri tegak di tempatnya. Dan raja Iblis hanya membiarkannya karena setelah ini bungsunya akan mendapatkan tempat yang layak... karena selama ini si bungsu selalu bersolo karier tanpa pendamping.
Wanita yang baru selesai mandi tidak sadar jika ada mata lapar yang mengarah padanya. Dirinya sibuk mengeringkan rambutnya menggunakan handuk kecil.
Sedikit mengangkat alisnya kala melihat tas ransel berada di atas sofa... setahunya dirinya meletakan di atas kasur tapi sudahlah toh miliknya tidak hilang.
"Sepertinya aku harus cepat-cepat ke atas" gumamnya dan segera melangkah ke arah sofa mengambil satu set pakaiannya dari dalam ranselnya.
Wanita itu langsung membuka handuknya membiarkan tubuh putih polos terekspos, ia lantas memakai underwearnya. Di sisi lain si Jelangkung melihat pemandangan yang mengenakan membulatkan matanya dengan langkah seribu si Jelangkung menuju ke arah sang wanita yang sedari tadi menggodanya. Memeluknya dengan sangat erat.
"Ara" bisiknya parau. Hampir saja Jons melakukan penyerangan namun karena mendengar namanya di sebut membuatnya langsung berbalik.
"Prince!" pekik Jons kaget. Mulutnya ternganga lebar melihat suaminya berada di hadapannya.
"Ka-kau..." Tuan Farhan memeluk tubuh istrinya erat-erat mengendus aroma mawar yang semakin membuatnya sangat bergairah.
"Kenapa tidak pulang hmmm...? apa kau ingin melihatku menikah baru kembali pulang" gerutu Tuan Farhan masih dengan posisi memeluk Jons.
"Kau memata-mataiku?!" tanya Jons melotot tajam. Tidak percaya jika suaminya itu tahu keberadaannya.
__ADS_1
"Heheheh, maaf sayang suamimu ini sangat cerdas jadi apapun yang kamu lakukan aku selalu tahu,... aku memasang kamera tersembunyi dan tidak ada yang tahu di Markas hutan lindung" jelasnya panjang lebar.
"Oh" Jons hanya ber oh ria. "Ya sudah kalau begitu lepaskan aku dulu, aku mau pakai pakaian" tutur Jons mendorong tubuh Tuan Farhan namun tak sedikitpun bergeser.
"Hehehe, nanti saja sayang... kau uruslah adikku siapa suruh pergi selama ini bikin aku mati kepanasan saja..." tanpa babibu si Jelangkung mengendong istrinya ala bridal style membawanya ke atas kasur.
"Hey! jangan gila aku akan mengerjakan sesuatu!" teriak Jons menutup aset negara. Dan raja Iblis terkekeh puas.
Merangkak naik ke atas tepatnya di atas tubuh polos sang istri.
"Kau pasti sudah tahu kan besok aku menikah... kenapa kau tidak bertanya apa alasannya? tapi kamu terlihat santai apa kau tidak mencintaiku lagi Ara!" tanya Tuan Farhan sedikit cemberut, wajahnya di tekuk sebal. Namun begitu jemarinya tidak tinggal diam ia mengelus pipi mulus Jons.
"Kau lupa siapa istrimu hmmm...? aku memantaumu dari jauh raja Hades... dan kau pasti tahu seperti apa perasaanku padamu" Tuan Farhan terkekeh lucu sesekali menggesek hidupnya dengan hidung istrinya.
"Hahahah, tidak salah Tuhan menjodohkan kita" ujar Tuan Farhan.
"Anak-anak merindukanmu Ara, apa kau tidak berniat pulang hmmm?" tanya Tuan Farhan yang masih mampu menahan pemberontakan adik bungsunya. Jons dapat merasakan ketegangan suami keduanya namun ia hanya membiarkannya saja.
"Tentu aku akan pulang namun sebelum itu kita basmi para penipu kecil itu dulu" jawab Jons dan si Jelangkung mengangguk setuju. Meraih tangan Jons dan membawanya menyentuh adik bungsunya.
"Sayang, selama kau pergi aku selalu membunuh ratusan sel anak kita, mmmm... bolehkan malam ini?" terdengar ambigu saat si Jelangkung batangan mengatakan membunuh ratusan sel anak kita namun ia mengerti kemana arah pembicaraan itu.
"Cih! kau selalu tidak sabar!" gerutu Jons dan dengan wajah malu-malunya si pembunuh mengangguk pelan.
Mendapat lampu hijau si Jelangkung batangan langsung mencium rakus bibir Jons ********** lembut, juga tangannya tak tinggal diam merangkak naik mencari silikon penambah imunnya.
Hingga sebulan lamanya keduanya LDR-an, dan malam ini di bawah lampu temaram keduanya akhirnya bersatu kembali, sekian banyaknya ratusan sel anak si Jelangkung batangan tak terurus hingga mati mengenaskan di bawah guyuran air dan kini waktunya tiba di mana para sel anak-anaknya akan tertampung di tempat ternyaman juga tempatnya untuk berpulang.
Andai adik bungsu raja Iblis bisa bicara mungkin si bungsu sudah pasti bersorak ria ia mungkin akan mengatakan "Bye, bye istri simpanan"
.
.
.
.
.
.
.
Bersambung 🤣
Hayo siapa nih yang kena prank dari Author 🤗❤️❤️
__ADS_1
Ingatlah raja iblis di sini bukan kaleng-kaleng 😴😁