Suamiku Ternyata Boss Mafia

Suamiku Ternyata Boss Mafia
Bab 123 Perayu Handal


__ADS_3

Happy reading 🤗


Jangan lupa like dan Votenya serta komen yah 🤭🤭


.


.


.


.


.


.


Trio jones dan tiga kerucil berlalu pergi dengan perasaan tak menentu apakah harus marah atau harus bersabar. Kini hanya Jons dan Tuan Farhan yang berada di ruangan tersebut. Mata Jons menyalang tajam tangannya bahkan sudah terkepal kuat.


"Aku bisa menjelaskannya" Seru Tuan Farhan kembali pada mode pria melankolis, tatapannya berubah sendu ke arah sang istri.


"Kenapa kau melakukannya huh! Dia adalah sahabatku bagaimana bisa kau melukainya Prince...!!" Teriak Jons dengan air mata yang terus mengalir, napasnya memburu naik-turun. "I hate you!" Ucap Jons lagi dengan wajah merah padam dirinya benar-benar kecewa dengan suaminya. Jons hendak pergi namun tarikan kasar dari Tuan Farhan membuat tubuh Jons tidak seimbang dan...


BUGH


Jons terjatuh di dada bidang Tuan Farhan. Si Jelangkung merengkuh tubuh ramping istrinya membenamkan kepala Jons di dada telanjangnya yang bercucuran keringat karena bertarung tadi.


"Lepas Prince!" Bentak Jons memberontak. Namun kekuatan raja Iblis tak sebanding dengannya. Tuan Farhan mengelus pelan punggung Jons meredakan emosi istrinya yang tidak stabil itu.


"Sttttt... Dengarkan aku dulu Ara! Aku punya alasan kenapa aku mengajak Tio untuk bertarung jangan marah lagi yah" Tutur si Jelangkung sangat lembut, andai kain sutra memiliki suara maka suara si Jelangkung lebih merdu dari itu.


Mendengar itu Jons meredakan emosinya ia mendongak menatap wajah si Jelangkung yang tersenyum manis padanya. "Apa alasanmu Prince...? Kau tidak sedang membohongiku kan?" Tudingnya dengan mata memicing curiga pada raja Iblis. Air matanya masih mengalir membasahi pipinya yang putih dan bersih.


Si Jelangkung terkekeh kecil ia memeluk pinggang langsing Jons merapatkan tubuhnya pada tubuh Jons hingga merasakan dua silikon Jons berada di bawah dada telanjangnya.


"Tentu saja aku tidak bisa membohongimu Ara" Bisik si Jelangkung batangan di telinga Jons suaranya terdengar seksi serak-serak bass membuat tubuh Jons seketika panas. Tak sampai di situ aksinya si Jelangkung batangan malah menggigit kecil telinga Jons serta tangannya meremas bokong si tomboy.


"Ahh... Prince!" Pekik Jons mendelik jengkel. "Jangan menggodaku...! Mengalihkan topik dengan cara seperti ini? I'm not interested... And l'm not stupid" Jons mendorong tubuh Tuan Farhan membuat pelukan mereka terpisah. Si tomboy menatap tajam ke arah suaminya yang bahkan dengan tidak tahu malunya setelah melukai sahabatnya ia beralih merayunya!!.


"Baiklah aku akan mengatakan kenapa aku menghajar Tio dan menusuknya... Tapi sebelum itu temani aku ke kamar aku akan ke apartemen Rio ada urusan kantor yang harus aku selesaikan" Ucap Tuan Farhan mendekati Jons namun dengan cepat Jons menghindar.


"Oke ayo" Jons berjalan duluan meninggalkan si Jelangkung batangan yang tengah frustasi.


"Awas kau Tio! Gara-gara kamu aku di cuekin oleh Ara" Raja Iblis mengumpat kesal dalam hati, mengerucutkan bibirnya lalu berjalan mengikuti Jons.


Hey Tuan Jelangkung! Apa kau tidak sadar jika kaulah penyebab Jons marah padamu... Andai kau tak melukai Tio maka kau tak akan di salahkan. Benar-benar raja Iblis arogant...!!


"Ara tunggu dong!" Seru si Jelangkung tidak suka karena di cuekin oleh Jons. Namun Jons malah acuh ia tetap berjalan terus tanpa menjawab panggilan suaminya.

__ADS_1


Tuan Farhan makin di buat kesal oleh Jons bahkan tangannya sudah mengepal terlihat jelas buku-buku tulang jemarinya yang memutih. "Ara! Kenapa kau tak mendengarku...!! Hanya karena Tio kau mengacuhkanku?" Teriak Tuan Farhan menatap tajam pada Jons bahkan matanya mulai memerah akibat menahan emosi yang sudah di ubun-ubun.


Jons berhenti membalikkan tubuhnya ke belakang ia melihat suaminya yang sudah berapi-api. " Benar! Lalu apa masalahmu?" Jons terkekeh sinis dan itu makin membuat Tuan Farhan marah.


"Hahaha... Kau sudah menguji kesabaranku Ara. Hmmm... Hukumam apa yang pantas untukmu?" Raja Iblis menyeringai licik berjalan maju mendekati Jons, saat sudah di depan istrinya Tuan Farhan mendorong tubuh Jons hingga membentur dinding dan dengan cepat ia menyimpit tubuhnya pada tubuh sang istri.


"Apa yang kau lakukan Prince!? Lepaskan...!!" Teriak Jons menatap tajam pada Tuan Farhan namun pria itu malah tertawa jenaka.


"Tidak mau! Bibir ini yang sudah berani melawanku... Hmmm, aku akan memberikan hukumannya" Tutur Tuan Farhan. Si Jelangkung mendekatkan wajahnya ke arah Jons hingga bibirnya mendarat sempurna di benda kenyal yang selalu menggodanya di lumatnya benda kenyal itu mengisapnya rakus. Jons tidak bisa melawan karena dua tangannya sudah di pegang erat oleh Tuan Farhan di atas kepalanya. Tuan Farhan terus ******* bahkan bermain-main dengan lidah Jons hingga Jons merasa kehabisan pasokan oksigen baru si Jelangkung batangan melepasnya.


"Kau!!"


"Hahaha jangan marah Ara... Sekali lagi aku masih mau" Si Jelangkung batangan sekali lagi menyerbu benda kenyal itu di hisapnya bahkan menukar salivanya pada Jons.


"Brengsek! Dasar raja Iblis" Umpat Jons dalam hati.


"Ummmm"


Tuan Farhan memiringkan kepalanya ke kiri kadang ke kanan sesekali dirinya menggigit kecil bibir Jons bahkan dagunya.


"Apa yang Daddy lakukan?" Suara anak kecil mengagetkan keseruan si Jelangkung membuatnya mengerang kesal namun tidak dengan Jons tampaknya si tomboy merasa terselamatkan atas kehadiran putranya.


"Thank Son" bisik Jons dalam hati.


"Bocah luknut! Ganggu saja...!!" Umpat si Jelangkung batangan.


"Daddy tidak tahu tempat yah? Kenapa harus di tempat umum sih? Tidak sopan tahu...!!" Cemoh Hamas melipat dua tangannya di atas perut ia menyandar pada dinding pintu lift yang sedang tertutup.


"Tidak ada cabang baru!" Sahut Jons namun tak di tanggapi oleh Tuan Farhan.


"Kenapa ke sini lagi?" Tanya Tuan Farhan dengan posisi memeluk Jons dari belakang. Memang dasar si Jelangkung batangan bermesraan di depan anak-anaknya yang masih kecil.


"Om Rio menunggu Daddy di bawah cepat turun!" Jawabnya namun dengan nada perintah. Jons terkekeh geli sedangkan Tuan Farhan melotot tajam pada Hamas.


"Anak siapa sih ini? Kenapa galak amat" Batin Tuan Farhan.


"Bagus Son" Gumam Jons.


"Oke Daddy akan segera turun kau turunlah duluan Daddy ada urusan dengan Mommy kamu" Hamas mengangguk tidak membantah si bocil langsung memencet tombol buka pada lift dan lift itupun langsung terbuka pintunya dan ia segera masuk ke dalam.


"Aku juga mau turun cepat lepaskan!" Tegas Jons namun malah di acuhkan. Tuan Farhan malah menjatuhkan dagunya di bahu Jons.


"Tunggu! Aku akan jelaskan apa alasanku melakukan itu pada Tio"


"Apa?" Tanya Jons penasaran. Tuan Farhan menarik napas sebentar, sembari tangannya mengelus lembut perut Jons yang di tutupi oleh bajunya. Tangannya makin naik ke atas hingga berada di atas dua silikon membuat Jons mengerang kesal.


"Jelangkung batangan sialan! Pria mesum!!" Tentunya umpatan kasar itu hanya dalam hatinya mana berani ia meneriakinya di depan raja Iblis langsung.

__ADS_1


"Kau! apa yang kau lakukan Prince?!" Jons memberontak.


"Sstt... Diamlah aku akan jelaskan perlahan-lahan" Jawab si Jelangkung tersenyum lebar. Tangannya mulai bereaksi meremas pelan silikon Jons membuat Jons benar-benar frustasi saat ini.


"Aku melakukan itu untuk mengajari Tio agar lebih kuat" Jelasnya dengan suara sensual. Jons merinding mendengarnya bahkan ada hasrat lebih dalam tubuhnya. Seakan menuntut lebih.


"Aku sudah putuskan untuk menjadikan Tio sebagai bodyguard Lia namun aku akan tetap mengawasi putriku juga Tio... Tapi rupanya Tio benar-benar lemah padahal aku ingin menjadikannya menantuku, aku berharap dia bisa lebih baik dariku tapi sayang dia sepertinya tidak bisa" Sambungnya sembari menggigit kecil telinga Jons bahkan sudah mencium leher jenjang istirnya itu.


Jons tidak terlalu dengar apa yang di katakan oleh Tuan Farhan karena sekarang ia benar-benar tersiksa. Tuan Farhan langsung membalikkan tubuh istirnya dan dengan cepat menyerbu bibir Jons. Dan pada akhirnya Jons terlena mulai membalas ciuman suaminya itu keduanya sama-sama menikmati.


"Hehehe kau tak mungkin bisa lari jika sudah begini Araku, I love you my wife" Batin raja Iblis tertawa menang.


Tuan Farhan dan Jons sudah benar-benar hanyut mereka saling bertukar saliva terkadang si Jelangkung meremas bokong Jons.


"Daddy cepat turun!!!!"


Si Jelangkung batangan dan Jons terlonjak kaget dan segera melepas ciuman mereka. Keduanya gugup setengah mati seakan tengah di grebek oleh warga setempat karena melakukan hal terlarang. Padahal kan mereka sudah halal.


Azhar berkacak pinggang sembari melotot tajam pada Tuan Farhan. "Cepat turun! Om Rio sudah menunggu... Daddy pernah birang untuk tidak menyia-nyiakan waktu karena waktu adarah uang" Tuan Farhan dan Jons menelan ludah kasar kenapa jadi anak mereka yang mengajari orang tua? Apakah ini yang namanya dunia akan segera kiamat...?? Jons dan si Jelangkung batangan benar-benar bingung akan kepintaran anak-anaknya itu.


"Anak siapa sih ini? Aaahh... Waktuku juga tidak akan sia-sia jika bisa membuat cabang baru" Keluh Tuan Farhan dalam hatinya.


"Oh astaga sepertinya aku harus berhati-hati dengan anakku sendiri" Kali ini Jons berkata dalam hati.


"Oke. Daddy dan Mommy akan turun, tapi Azhar duluan saja yah" Nego Tuan Farhan namun Azhar menggeleng sembari telunjuknya terulur ke depan dengan menggoyang-goyangkannya ke kiri dan ke kanan.


"Tidak! Azhar harus turun bersama Daddy dan Mommy". Tak ada pilihan lain selain mengikuti perintah dari penerus raja Iblis ini.


"Baiklah ayo kita turun" Ajaknya.


"Nanti jika sudah di kamar baru kita lanjutkan" Bisiknya dan dengan mudahnya Jons mengangguk setuju. Tuan Farhan melebarkan senyumnya ia mengecup kepala Jons singkat kemudian berjalan masuk ke dalam lift di ikuti Azhar di belakang.


Hahahaha rasakan tuh raja Iblis jangan sekali-kali berbuat seenaknya atau penerus raja Iblis yang akan menghakimimu


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung


Dunia halu bebas berimajinasi jadi jangan salahkan Author jika ada sesuatu yang menyimpang yang tak sesuai dengan kenyataan 😴😴🤣


__ADS_2