
Up lagi nih guys 🤗
.
.
.
.
.
.
.
🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒
.
.
.
.
.
.
.
Hari ini si tomboy sudah di perbolehkan pulang ke rumah karena keadaan nya sudah lebih baik dari sebelumnya tentunya para keluarga Mafia begitu bahagia mendapatkan tiga kerucil yang kini sudah menjadi bagian dari keluarga raja iblis itu adalah anugerah yang sangat indah tidak henti-hentinya Nyonya Mita dan Tuan Wijaya tersenyum bahkan seringkali mereka menjahili cucu mereka namun tak membuat ke tiga kerucil itu terganggu bahkan mereka memasang wajah masam untuk kakek dan neneknya membuat mereka terkekeh geli melihat respon cucunya mengingat masa kecil si Jelangkung yang selalu menampakkan wajah datar.
Sudah sangat lama mereka mendambakan seorang cucu dan sekarang keinginan mereka telah terkabul. Mereka sangat bersyukur dengan pernikahan paksa yang mereka rencanakan dan akhirnya hari bahagia itu tiba. Hari ini Ayu tak sempat menjenguk kakak nya karena dirinya sedang mengikuti suaminya ke luar kota melakukan dinas di sana.
Memasuki Mansion yang sangat besar dan megah anggota Black Wolf menunduk hormat memberi salam pada Boss mereka. Tuan Farhan menggendong si botak sedangkan Nyonya Mita menggendong baby girl, Tuan Wijaya menggendong baby Hamas.
"Sebaiknya kalian istirahat dulu kamar kalian sekarang sudah di lantai bawah akan sangat susah jika kalian masih di lantai dua barang-barang juga sudah di pindahkan" ujar Nyonya Mita dan di anggukin oleh Jons dan Tuan Farhan, yah Jons merasa lelah sekali menyusui ke tiga bayi kembarnya membuat nya kehilangan banyak tenaga.
"Iya Ma selagi mereka tidak menangis aku mau tidur dulu rasanya badan ku begitu remuk sakit sekali" keluh Jons merentangkan kedua tangannya di udara.
__ADS_1
"Ayo Mama antar kalian!" Ajak Nyonya Mita, mereka lalu mengikuti langkah kaki Nyonya Mita hingga mereka sampai di ruangan besar dengan beberapa perabotan perlengkapan bayi dari tempat tidur si kembar, lemari pakaian, susu formula lengkap sekaligus tempat penyimpanan air panas, Jons tidak ingin menyewa baby sitter ia ingin dirinya langsung yang mengurus ke tiga anaknya walau seringkali dirinya kewalahan tapi itu sudah menjadi tugas nya sebagai seorang ibu, terkadang Tuan Farhan kerap kali turun tangan untuk menyiapkan pakaian nya sendiri kadang juga ia yang bertugas mengurus anaknya itu jika istrinya sedang ketiduran.
"Papa sama Mama keluar dulu ada urusan yang harus kami selesaikan, Son kamu harus menjadi pria yang multitalenta jangan manja lagi karena sekarang kamu sudah menjadi seorang ayah yang memiliki tiga anak, papa bangga sama kamu sekali tanam langsung dapat tiga sepertinya Papa perlu belajar dari kamu heehheh" jelas Tuan Wijaya dengan kekehan meledek.
"Siapa dulu dong Farhan gitu loh" narsis nya dengan menepuk dadanya bangga. Jons dan Nyonya Mita hanya mencebikkan bibirnya kesal, memang benar buah tak lari jauh dari pohonnya maka sama halnya dengan Tuan Wijaya dan si Jelangkung batangan.
Kini tinggallah Jons dan Tuan Farhan serta ke tiga rombongan nya, Jons sedang merapikan barang-barang nya si Jelangkung memeluk tubuh istrinya dari belakang membuat Jons menghentikan aktivitas nya ia lalu berbalik menghadap Tuan Farhan.
"Kenapa? Lepasin dulu aku mau beres-beres barang-barang kita" ujar Jons menatap wajah suaminya yang nampak kelelahan.
"Sebentar saja, aku sangat lelah Ara, aku juga haus" lirih si Jelangkung semakin menguatkan pelukan nya.
"Kalau kamu lelah kamu istirahat aja dulu, aku akan mengambil air minum untuk mu" jawab Jons membelai lembut pipi suami nya.
"Yang aku butuh hanya pelukan darimu bisakah kamu istirahat juga, kamu pasti lelah kan jangan terlalu banyak beraktivitas kamu baru selesai melahirkan dan itu banyak membuang tenaga" jelas si Jelangkung lembut sesekali Tuan Farhan mengecup singkat pucuk kepala istrinya.
"Baiklah ayo" Jons lalu berbaring di atas kasur empuk membuat badan nya sangat nyaman Tuan Farhan ikut naik di atas ranjang memeluk istrinya erat dan tak lupa kepalanya ia sandarkan di kedua silikon favoritnya.
"Nyaman sekali" lirih si Jelangkung menggesekkan kepalanya di silikon istrinya yang makin berisi. Jons mengerucutkan bibirnya suaminya ini sangat mesum tampang nya saja yang perhatian ternyata di balik itu ada kemauan yang terpendam.
"Sepertinya tempat ini makin berisi, aku menyukainya" ujar si Jelangkung dengan suara serak serak seksi.
"Kalau kamu mesum lagi aku akan berdiri sekarang!" Jengah Jons mendelik jengkel kenapa suami iblis nya makin hari makin ngeselin, itu bukanlah tipenya apa mungkin selama dirinya di rumah sakit si raja Hades mempelajari banyak kosa kata hingga membuat nya sering berceloteh hal-hal yang gak penting.
Apa benar ini adalah raja Hades? Raja iblis penguasa kegelapan? Kenapa semakin ke sini otaknya semakin tidak normal apakah mungkin silikon yang di miliki pembunuh bayaran terdapat magnet? Hingga membuat raja iblis itu terpikat dan otaknya tidak berfungsi lagi. Sungguh menyebalkan!. Ckck.
Si tomboy semakin jengah dengan perkataan frontal dari suaminya ingin sekali dirinya menyumpal mulut si Jelangkung dengan ****** ***** milik anaknya Hamas.
"Sudahlah! Aku mau tidur aku lelah sekali" ujar Jons langsung menutup matanya ia berbalik membelakangi suaminya malas sekali meladeni tingkah konyol Tuan mesum.
Tuan Farhan menghembuskan napas kasar ia lalu turun dari kasur "aku mandi dulu" ucap si Jelangkung berjalan menuju kamar mandi namun sebelum itu terlihat senyum jahil di bibir si Jelangkung kakinya melangkah menuju keranjang si plankton.
"Baiklah kepala plankton sudah cukup kamu tidur nya sekarang kamu harus bangun oke" bisik si Jelangkung mencium seluruh wajah anaknya yang botak itu hingga membuat tidur nyenyak baby Azhar terganggu oleh ulah Dady nya.
Oeeeekkkk
Oeeeekkkk
Oeeeekkkk
Tuan Farhan langsung berlari ke kamar mandi menutup pintu nya rapat-rapat Jons yang baru saja mengarungi dunia mimpinya langsung terbangun karena mendengar suara tangisan baby Azhar si tomboy tersenyum tipis lalu turun dari kasur berjalan ke arah baby Azhar di gendong nya bayi imut itu, Jons membuka kancing kemeja nya mengeluarkan silikon nya yang sebelah kiri baby Azhar langsung menyedot air susu Jons.
__ADS_1
"Pelan-pelan sayang, air susu nya tidak akan habis ko" ujar Jons membelai kepala anaknya yang licin ia tersenyum tipis entah gen dari mana baby Azhar ini sampai kepala nya botak licin begini.
Tak berselang lama baby Hamas menangis mungkin bayi itu sedang kehausan, baby Azhar yang belum selesai menyusui membuat si tomboy bingung ia lalu memanggil suaminya untuk membantu nya.
"Prince cepatlah mandi baby Hamas sedang menangis cepat bantu aku!" Teriak Jons, Tuan Farhan mendengar teriakkan istrinya langsung menyudahi acara mandinya ia merutuki perbuatan nya yang membangun kan anaknya itu jadi dia juga yang akan susah nantinya.
CEKLEK
Tuan Farhan keluar dari kamar mandi hanya menggunakan lilitan handuk hingga menampakkan perutnya yang bispack Jons melihat itu pipi nya langsung bersemu merah memang itu bukanlah pertama kalinya tapi setiap kali melihat roti sobek suaminya membuat jantung nya selalu berdetak kencang.
Tuan Farhan langsung menuju boks baby Hamas di gendong nya pelan bayi laki-laki nya membuat kedua sudut bibirnya terangkat membentuk sebuah senyuman. Tuan Farhan lalu menyerahkan baby Hamas pada Jons kemudian Tuan Farhan beralih menggendong baby plankton.
"Sudah kenyang yah sekarang saatnya bobo yang nyenyak"ucap Tuan Farhan tersenyum saat ingin berjalan Tuan Farhan merasa tubuhnya basah seperti nya ada sesuatu yang aneh ia lalu melihat ke arah baby Azhar yang sedang tersenyum licik ke arahnya.
"Aaahhhkk, kamu kenapa pipis di tubuh Dady! Ahhk anak plankton botak" gerutu Tuan Farhan, Jons terkekeh geli melihat wajah masam suaminya.
Tiba-tiba terdengar suara kentut
Proook
Proook
"Ahh badanku bau, kamu jahil banget sih sama Dady awas yah kamu!" Ujar si Jelangkung menatap tajam sedang baby Azhar tertawa kecil. Sepertinya baby plankton sedang memberi hukuman karena sudah mengganggu tidurnya.
Tuan Farhan langsung masuk ke kamar mandi tak lupa juga umpatan kesal keluar dari mulut si Jelangkung.
"Ahh,,, sepertinya aku salah mencetak nya" gumam si Jelangkung mengelus dadanya.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
Bersambung