Suamiku Ternyata Boss Mafia

Suamiku Ternyata Boss Mafia
Bab 58 Jiwa Psikopat


__ADS_3

**Crazy up nih guys 🤗 jangan lupa beri like dan komen nya yah guys 😁😁


_


_


_


_


🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒**


-


"Apa maksud kamu Jons?" Tanya Dario bingung, iya memang mengakui jika ia sering kali merampok dan langsung membunuh namun ia tidak tahu kejadian 22 tahun silam apakah itu ada sangkut pautnya dengan seorang pembunuh bayaran entahlah dirinya juga tidak tahu hatinya makin resah kala tatapan dendam terpancar jelas di mata Jons.


"Kau lupa Dario, anak kecil yang kau bunuh orang tuanya saat 22 tahun silam? Kau merampok harta di rumah besar dan kau membunuh nya! Apa kau lupa huh! Brengsek! Orang tua yang kau bunuh waktu itu adalah orang tuaku!" Teriak Jons dengan suara meninggi bahkan tatapan nya memancarkan amarah besar seketika membuat Dario tak berkutik yah yang membunuh orang tua Jons adalah Dario seorang Mafia bengis dan kejam ia baru ingat waktu itu ia membiarkan dua anak kecil berlari bodohnya dirinya kenapa tidak langsung membunuh semua anggota yang ada di rumah besar itu.


Rasa sakit yang di rasakan Jons di kepala nya adalah sebuah insiden horor yang sudah lama ia lupakan namun ingatan itu kembali kala melihat wajah Dario sang pembunuh bengis.


Tuan Farhan dan anggota nya hanya melihat kemarahan Jons Tuan Farhan membiarkan apa yang akan di lakukan istrinya itu biarkan dia menyelesaikannya masa lalunya walau ia tak tega namun ia juga tidak mau menganggu kegiatan istrinya.


"Ka-kau mengingat ku?" Lirih Dario menelan ludah nya kasar kali ini nyalinya menciut walau ia kerap kali di katakan sebagai ketua Mafia bengis dan kejam namun jika berhadapan dengan seorang Jons bulu kuduknya merinding seketika.


Jons menatap datar wajah Dario dan tiba-tiba...


"Hahahaha, kenapa wajahmu begitu ketakutan hmmm...? Kau terlihat sangat lucu saat kau takut padaku, astaga ayolah jangan terlalu bawa suasana lagipula itu sudah sangat lama, begini saja bagaimana jika kita berteman supaya kamu tidak ketakutan lagi hmmm....?" Ajak Jons tersenyum lebar bahkan matanya memancarkan sinar kebahagiaan. Tuan Farhan tersenyum tipis ia tahu maksud istrinya itu sedangkan anggota Hades mengehela napas panjang mereka berpikir akan ada adegan horor namun pemikiran nya salah istri Boss nya itu membuat mereka penasaran saja.


Lagi-lagi pria yang terikat itu semakin menciut ia bahkan susah menelan saliva nya dirinya tau itu adalah ancaman bagi nya.


"Hey Dario, aku sudah melupakan perbuatan mu sudahlah tidak baik jika kita bermusuhan kejadian itu sudah sangat lama akan lebih baik kamu hidup damai dan tentram bagaimana jika aku membantu mu menjadi teman hmmmm...? Dan kamu bisa melupakan dosa mu itu?" Senyum lebar tersirat di wajah cantik Jons. Gadis tomboy itu memainkan pisau nya di depan wajah Dario hingga membuat pria tersebut makin was-was anggota Hades memicing curiga apa yang akan di lakukan oleh istri Boss nya? Bukankah dia ingin berdamai? Pikir mereka tidak mengerti.


"Huh! Awas kau Dario akan ku potong-potong dagingmu itu gara-gara kamu Ara ku harus berdekatan dengan mu" geram si bucin menatap tajam.

__ADS_1


Oh ayolah Tuan jelangkung kenapa kau begitu cemburu bukankah Ara mu itu mengatakan bahwa pesona mu tidak tertandingi kenapa kau begitu pesimis apakah kebucinan mu menurunkan kepercayaan diri mu hmmm....?


Jons kembali berujar "Pisau ini sangat tajam, akan sangat bagus untuk membuat mu tentram dan melupakan perbuatan mu 22 tahun silam itu hahahahah" tawa Jons pecah orang-orang di sana bergidik ngeri kecuali Tuan Farhan dan River.


"Hmmm.... Benar-benar pasangan yang cocok" batin River.


"Dia memang istriku" batin Tuan Farhan tersenyum simpul.


"Brengsek kau Jons! Apa yang kau lakukan?!" Teriak Dario menatap tajam.


"Cih! Kau pasti tahu Dario, sudahlah jangan mengganggu ketenangan ku! Aku hanya menolong mu saja" smirik licik tersirat di bibir tipis Jons hingga membuat siapa saja yang melihat nya merasa ketakutan.


Si tomboy langsung mengayunkan pisau itu tepat di pipi Dario hingga membuat sang empu meringis kesakitan darah segar mengalir berjatuhan mengotori lantai. "Ah sangat menyenangkan, bagaimana Dario apa kau sudah mendapatkan ketenangan hmmm....?" Tanya Jons semakin melebarkan senyumnya.


Anggota Hades bergidik ngeri melihatnya, mereka tidak tahu jika istri dari Boss nya sama-sama memiliki hati iblis.


"Akkkkkkkkhhhhhhh brengsek kau Jons! Akan ku bunuh kau!" Teriak Dario menggeram kesakitan jika saja tangannya tidak terikat sudah di pastikan ia akan membalas perbuatan Jons namun ia hanya berteriak saja.


"Cih" Tuan Farhan berdecak sebal "awas kau Dario berani sekali meneriaki istriku apalagi ingin membunuhnya cih! Jangan harap sebelum itu terjadi maka nyawamu sudah menghilang" batin Tuan Farhan mengepal tangannya kuat.


"Ahhhkkkkkk brengsek! Hentikan brengsek kau Jons!!" Teriak Dario menggema lagi-lagi orang-orang yang melihat itu menelan ludah kasar.


"Benar-benar gila! Iblis nya telah bangun" batin salah satu anggota Hades


"Hey kenapa berteriak? Aissshh aku pikir kamu akan tenang tapi malah kesakitan begini aduh! Maaf, maaf Dario aku tidak sengaja" ujar Jons dengan wajah menunduk dan tak lama wajah itu kembali mendongak menatap datar pria di depannya.


Si tomboy kembali menggerakkan pisau kecil itu pada bagian tengah dada Dario ia menusuk sampai ke dalam daging lalu menekannya turun ke bawah sampai ke perut suara laki-laki itu kembali berteriak kesakitan.


"Akkkhhh sakit bedahan! Brengsek" teriak Dario makin melemah bahkan keringat kesakitan bercucuran membasahi seluruh tubuhnya bau amis darah menyengat menyeruak menusuk penciuman orang-orang di dalam Markas.


"Hey itu hanya pemanasan Dario dan kau sudah berteriak?Ah,,, payah sekali tapi tak apalah aku tetap menikmati nya" ujar Jons santai dengan senyum manisnya ia kemudian mengarahkan pisau nya di dada kanan Dario padahal kondisi Dario sudah sangat darurat bahkan matanya nyaris tertutup mungkin pria tersebut sudah mati akibat beberapa tusukan di area sensitif.


"Sungguh tidak seru padahal aku ingin sekali mendengar kan suara teriakan mu tapi rupanya kau sudah tertidur hmmm.... Ah baiklah aku juga sudah lelah terlalu lama berjongkok tidak baik untuk ibu hamil" dengus Jons mengerucutkan bibirnya ia kemudian berdiri merenggangkan otot tangan dan juga kaki nya kemudian mengelus lembut perut nya yang rata. "Sayangnya mommy, rupanya kau mengikuti jejaknya mommy yah senang sekali membunuh orang hahaha" tutur Jons berbicara pada bayi di dalam perut nya anggota Hades bergidik ngeri rupanya ada yang lebih sadis dari Boss mereka dan orang itu adalah istri sang Boss entah mau jadi apa nanti anaknya itu jika orang tuanya suka sekali membunuh.

__ADS_1


"Ara, apa sudah selesai hmmm....?" Tanya Tuan Farhan menghampiri istrinya dengan senyum manisnya.


"Yah sudah selesai prince, sangat menyenangkan terima kasih sayang" jawab Jons tersenyum lebar.


"Aku bahagia jika kamu bahagia Ara, baiklah kita langsung pulang saja"sahut Tuan Farhan kemudian matanya memandang anggota nya lalu berujar dengan tampang datar "kalian urus mayat ini tapi sebelum itu potong lidah nya, gorok kepala nya lalu bakar tubuhnya berani sekali dia meneriaki Ara ku" anggota nya langsung mengiyakan perintah dari sang atasan.


"Wah, Prince kau rupanya tahu isi kepalaku baru saja aku akan mengatakan untuk memotong lidah serta kepalanya lalu membakarnya" kata Jons tersenyum lebar.


"Benarkah Ara?" Tanya Tuan Farhan tersenyum senang karena kali ini ia mendapat pujian dari istrinya dan hal tersebut sangat membahagiakan sepertinya pujian itu akan selalu di simpan di dalam hatinya. Jons mengangguk mengiyakan


Cup


Jons mencium pipi suaminya seketika membuat Tuan jelangkung itu menganga tak percaya.


"Sayang bisakah kau mengulang nya lagi? Aku tidak merasakan nya" ujar si jelangkung mulai mesum.


"Ish" dengus Jons namun tetap melakukannya


Cup


Jons mengecup singkat bibir suaminya saat ingin melepaskan si jelangkung batangan itu langsung menahan tengkuk Jons lalu ********** pelan namun pasti ia menggigit bibir tipis istrinya untuk memperdalam ciumannya.


"Aku harus mencari pacar sekarang" batin River meneriaki kemesraan Boss yang gak ada akhlak.


"Mending kabur saja daripada keburu berdiri dan harus bersolo itu sungguh tidak enak dan tersiksa" gumam para anggota bersamaan.


_


_


_


🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒

__ADS_1


-


Bersambung


__ADS_2