Suamiku Ternyata Boss Mafia

Suamiku Ternyata Boss Mafia
Bab 69 Kesakitan


__ADS_3

Happy reading guys 😘😘


.


.


.


.


.


🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒


.


.


.


.


.


.


.


.


"Ara tidak apa-apa kan aku meninggalkan mu beberapa hari di Mansion? Di perusahaan luar kota terjadi masalah yang harus aku tangani mungkin sekitar dua atau tiga hari aku bisa kembali" ujar Tuan Farhan sembari mengelus perut buncit istrinya. Kini si tomboy pembunuh bayaran telah mengenakan daster yang tidak pernah ada di buku kamus keseharian nya tapi sekarang pakaian itu sudah menjadi rutinitasnya bagaimana tidak perutnya yang semakin hari semakin membesar mengharuskan dirinya memakai pakaian longgar seperti daster agar tidak menyakiti janin di perutnya, kini rambut Jons juga sudah panjang sebahu terlihat sangat cantik dan feminim dan orang-orang di luar sana tidak akan tertipu lagi dengan pesona tampan si tomboy Arrabela Jonas.


"Tidak apa-apa di sini banyak penjaga jangan terlalu mengkhawatirkan diriku, sekarang tugas kamu bukan hanya diriku tapi mereka para karyawan kamu yang harus kamu urus karena sekarang mereka sudah menjadi bagian dari tanggung jawab kamu, pergilah dan hati-hati aku akan selalu menanti kedatangan mu" jawab Jons bijak dengan senyum lembut yang selalu menghangat kan hati raja Hades.


"Terima kasih karena sudah menjadi istri pengertian Ara, aku selalu mencintaimu. Ummm.... Kapan kamu akan melahirkan?" Tanya Tuan Farhan membelai lembut rambut Jons.


"Kata dokter Sarah satu minggu lagi aku akan melahirkan" jawab Jons tersenyum lebar membayangkan dirinya akan menjadi seorang ibu membuat nya begitu bahagia. Ia tidak menyangka jika dirinya akan mendapatkan kebahagiaan yang begitu besar setelah kejadian beberapa puluh tahun yang lalu saat orang tuanya di bunuh dengan sadis membuat hatinya hancur dan tidak percaya adanya kebahagiaan lagi tapi sekarang ia percaya bahwa setiap manusia memiliki kebahagiaan tersendiri, dirinya juga tidak akan mengkhawatirkan Adik satu-satunya karena dia sekarang sudah menikah memiliki suami yang baik dan bisa melindungi nya dan temannya Alex dia juga sudah melepas masa bujang nya bersama Amanda dan sekarang Amanda sedang mengandung satu bulan saat pernikahan mereka empat bulan yang lalu bersamaan dengan pernikahan Ayu dan Reyhan yang di adakan di kediaman Tuan Wijaya Mansion Utama.


"Ah syukurlah, aku masih bisa di samping kamu saat persalinan nanti, sepertinya waktu keberangkatan tidak lama lagi aku harus pergi sekarang jaga diri kamu baik-baik Mama dan Papa akan segera ke Mansion" ujar Tuan Farhan menatap manik istrinya. Sebenarnya dirinya merasa berat harus meninggalkan Jons dengan keadaan hamil besar tapi mau bagaimana lagi jika pekerjaan nya yang harus membuat nya seperti ini.

__ADS_1


"Pergilah aku tidak apa-apa Prince, kau lupa dulu siapa aku hmmm....?" Rupanya Jons tahu kekhawatiran yang ada di wajah Tuan Farhan, si tomboy menggenggam tangan suaminya untuk menyalurkan kehangatan di sana.


"Aku merasa berat meninggalkan mu Ara, apalagi dengan perutmu yang sudah besar" jawab Tuan Farhan dengan raut kesedihan.


"Hahaha aku baru tahu ternyata raja Iblis memiliki rasa takut juga hmmm....?" Ledek Jons mengalihkan pembicaraan walaupun ia juga takut tapi dirinya tidak mau egois tidak apa-apa harus menahan kerinduan bukankah hanya tiga hari itu waktu yang singkat bukan? Jadi tidak apa-apa anggap saja itu adalah proses melatih kesabaran.


"Huh!,,, Baiklah aku pergi dulu kamu hati-hati yah sayang, emm... Beri aku kekuatan biar aku bisa menyelesaikan masalah ini dengan cepat" goda Tuan Farhan mengedipkan sebelah matanya.


"Hahahah dasar mesum! Baiklah karena kamu akan pergi tiga hari maka aku akan memberikan satu bonus" senyum kemenangan tersirat di wajah si Jelangkung beberapa bulan ini ia harus menahan adiknya agar tidak menyentuh lahan Jons karena kandungan Jons tiba-tiba melemah dan akhirnya ia harus bersabar.


Setelah selesai mendapat asupan gizi Tuan Farhan segera bergegas keluar karena mendapat pesan dari sekretaris nya bernama Rio yang sudah menunggu nya di depan dan pada akhirnya ia harus melepas kenikmatan nya yang sementara.


Sekarang Tuan Farhan sudah berada di lantai satu ia berjalan dengan langkah lebar namun beberapa menit ia mendengar alarm dari lantai satu.


Tiiiit tiiiit tiiiit


Alarm darurat.


"Maaf Tuan muda sepertinya alarm itu berasal dari kamar Nona Jons" ujar salah satu anggota Black Wolf. Tuan Farhan yang mendengar itu langsung berlari menaiki tangga wajahnya berubah menjadi pucat pikiran-pikiran buruk ia tepis jauh-jauh Ara nya pasti baik-baik saja.


BRAAAAK


"Prince aku tidak tahu perut ku tiba-tiba sangat sakit, aku sudah merasakan dari kemarin tapi tidak separah ini bantu aku Prince ini sangat sakit" lirih Jons memegang perutnya.


"Ara, bagaimana caranya aku, a-aku harus bagaimana Ara?" Tanya si Jelangkung panik bahkan pikiran nya tiba-tiba blang, kosong seketika.


"Bodoh! Cepat bawa aku ke rumah sakit Prince, sepertinya aku akan melahirkan sekarang!!" Teriak Jons merah padam.


"Ah, yah baiklah, kita akan ke rumah sakit sekarang kamu bertahan lah" tutur si Jelangkung lalu menggendong Jons ala bridal style.


"Uuh,, Ara kau berat sekali, sepertinya anak kita banyak yah di dalam perut mu" ujar si Jelangkung polos.


Yah Jons dan Tuan Farhan memutuskan untuk tidak melakukan USG pengecekan berapa banyak anak yang di kandung oleh Jons karena mereka akan melihat langsung seberapa banyak bibit penerus raja Hades yang akan lolos melewati rintangan yang di berikan oleh pembunuh bayaran hingga penerus raja Hades bisa di akui oleh seluruh dunia, mereka harus melakukan semedi dulu untuk mengumpulkan kekuatan mereka agar tak tertandingi di dunia bawah maupun dunia properti baru mereka akan keluar dari sangkar pembentukan Jons.


"Berani mengatai ku berat akan ku kuliti terong mu itu!!" Bentak Jons melotot tajam. Sepertinya rasa sakit yang di perutnya membuat dirinya menjadi mudah marah bahkan kata-kata lembut yang baru saja di dengar oleh Tuan Farhan hilang dalam sekejap.


Tuan Farhan bergidik ngeri melihat aura pembunuh membuat nya menutup rapat-rapat mulutnya agar tidak menyinggung perasaan si pembunuh bayaran.


"Kalian hubungi Tuan dan Nyonya besar aku akan membawa Ara ku ke rumah sakit kita!!" Teriak Tuan Farhan berjalan cepat ke arah luar.

__ADS_1


"Baik Tuan muda" jawab mereka.


"Rio! Rio!! Siapkan mobil cepat istriku akan melahirkan dan tunda keberangkatan kita hari ini!!" Perintah Tuan Farhan dengan suara lantang.


"Prince aku sudah tidak kuat! Ini sangat sakit sekali rasanya perut ku akan meledak dan.... Ahhhkkkkkk sakit sekali" teriak Jons mencengkeram kuat bahu Tuan Farhan.


"Kamu yang sabar sayang, semua akan baik-baik saja" tutur Tuan Farhan frustasi.


"Ini sangat sakit! Dan kamu bilang untuk sabar kamu gila yah!" Teriak Jons sambil menyentuh perutnya.


"Rio percepat jalan nya apa kamu tidak lihat betapa sakit nya Istri ku huh!!" Bentak Tuan Farhan.


"Ini sudah di atas rata-rata, lagipula ini juga bukan jalan milik kita Tuan" ujar sekertaris Rio menahan untuk tetap terkontrol.


"Diam!!" Bentak Tuan Farhan dan Jons.


"Astaga!" Gumam sekertaris Rio frustasi.


"Tolong jangan persulit pekerjaan ku, aku tidak bisa fokus jika kalian berdua ribut!" Tutur sekertaris Rio sedikit menyindir.


"Sakit sekali Prince! Kenapa bukan kamu saja yang hamil dan melahirkan huh!!" Jons semakin ngelantur.


"Aku harus bagaimana Ara, jika itu bisa aku siap mengganti posisi kamu" kata Tuan Farhan menggenggam erat tangan Jons.


"Tarik napas dan buang secara perlahan Nona" tutur sekertaris Rio memberi saran.


"Iya kamu tarik napas terus hembuskan perlahan Ara kamu pasti kuat" ajak Tuan Farhan dan langsung di ikuti oleh Jons.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung 🤣


__ADS_2