Suamiku Ternyata Boss Mafia

Suamiku Ternyata Boss Mafia
Bab 43 California


__ADS_3

**NIH GUYS GUE UP LAGI NIH 😎 TINGGALKAN JEJAKNYA YANG GENGSTER JONS 😂😂😂


-


-


-


-


🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒**


Setelah mengatakan bahwa dirinya akan pergi beberapa hari karena menerima tugas dari Boss besar membuat si jelangkung batangan atau suami bucin itu mengamuk bagiamana tidak ia masih berstatus pengantin baru dan ayahnya sudah meminta istrinya untuk pergi bertugas di tempat yang berbahaya, yang benar saja? Di saat dirinya sudah jatuh dalam pesona diri Jons ayahnya yang gila itu memutuskan untuk memisah nya dengan istri tercinta, ini tidak bisa di biarkan ia tidak mau jika istrinya itu kenapa kenapa apalagi ada yang terluka di bagian favorit nya. Huh! Apa lagi kalau bukan silikon yang ada di otaknya dasar pria mesum!.


Namun si Jons yang sudah belajar akting dari adiknya si ratu drama membuat Jons harus di acungi jempol. Jons benar-benar meyakinkan Tuan muda Farhan bahwa dirinya akan baik-baik saja dan dia pasti akan kembali dengan tubuh yang utuh tanpa lecet sekalipun, dengan kata-kata mutiara dan kalimat cintanya dan akhirnya membuat Farhan melepas kepergian istrinya walau dengan berat hati karena ia pasti akan sangat merindukan istrinya itu. Sebelum keberangkatan Jons pasangan muda itu saling berpelukan seakan tidak rela jika salah satu dari keduanya pergi.


"Prince, aku percayakan padamu tolong jaga adikku dia adalah harta berharga satu-satunya yang aku punya yah walaupun aku tahu kau adalah anak mami manja dan lembek tapi kau harus menjaganya dengan sepenuh jiwa dan ragamu ingat itu!" jelas Jons terkikik geli karena berhasil membuat suaminya menggeram kesal.


"Yah, yah aku adalah anak mami kau tenang saja sayang aku akan menjaga adikmu yang pebinor itu" jawab Farhan dengan bibir mengerucut.


"Hey jaga mulutmu kakak ipar! Aku bukan pebinor tahu lagian Jons itu kakak aku aku juga punya hak selain kamu tahu!" Sahut Ayu ketus dengan mata melotot tajam.


"Jaga matamu gadis kecil! Tidak tahu sopan santun sekali kau ini huh!" Balas Farhan tak mau kalah.


"Hey kalian diamlah! Kenapa kalian berisik sekali!" Teriak Nyonya Mita sedang Tuan Wijaya memijat pangkal hidung nya.


"Maaf sayang kau jadi harus mengurus masalah ini" tutur Nyonya Mita.


"Tidak apa-apa Ma, aku senang dengan tugas menantang" jawab Jons tersenyum penuh arti.


"Jons maaf kami tidak dapat mengantar mu sampai ke bandara takut jika musuh mencurigai keberangkatan mu nanti" Tuan Wijaya ikut menimpali.


Jons mengangguk kepalanya mengerti.


"Sayang ingat yah kau harus jaga silikonmu aku tidak mau ada satupun luka jika sampai aku melihatnya entah apa yang terjadi yang pasti kau akan menyesal nantinya" pesan Farhan dengan senyum liciknya.


Orang-orang di sana menatap Farhan bingung, apa yang di maksud Farhan? Silikon? Kata apalagi itu? Dasar anak jaman sekarang bikin pusing saja.


Jons menghembuskan napas kasar suaminya ini selalu saja mesum bahkan saat dirinya akan bepergian jauh entah itu nyawanya masih akan selamat atau bahkan sudah pergi menghadap Tuhan.

__ADS_1


"Yah, yah baiklah aku akan selalu mengingat pesan mu itu Tuan mesum" bisik Jons di telinga Farhan, Farhan hanya tersenyum kecut.


"Ka aku pasti akan sangat merindukan mu cepat kembalilah ka!" Ayu segera merengkuh tubuh kakaknya erat ia menangis di dekapan sang kakak.


"Jangan lama-lama peluknya dia istriku tahu, hanya aku yang boleh memeluk nya ingat itu!" Protes Farhan langsung menarik tubuh istrinya hingga masuk dalam dekapannya.


"Kau ini Farhan ayu itu adalah adik Jons kenapa kau pencemburu begitu sih" geram Nyonya Mita melihat kelakuan anaknya yang kekanakan membuatnya menggeleng kepalanya pusing.


"Hahaha kau adalah putra ku son, kau harus melindungi milikmu dari siapapun" ujar Tuan Wijaya tertawa.


Jons dan Ayu melongo anak dan ayah sama-sama gilanya.


"Ini waktunya aku harus pergi sampai jumpa suamiku, Ayu, Ma, Yah" pamit Jons setelah berpelukan dengan keluarga barunya itu Jons segera menjalankan Jody nya untuk pergi ke tempat rahasia.


_______


Sedang di negara bagian Utara orang-orang di mansion yang begitu besar sedang menyiapkan beberapa senjata yang akan di gunakan untuk bertarung melawan para musuh yang suka menindas kaum orang miskin dan suka sejenak jidat, mereka para pemberontak selalu membuat rusuh di berbagai wilayah bahkan pihak keamanan negara begitu sulit untuk mendeteksi siapa Boss mereka dan untuk menangkap anggota pemberontak itu begitu sulit mengingat orang-orang tersebut begitu ahli dalam bersembunyi apalagi mereka juga jago dalam hal IT sudah pasti mereka memanipulasi identitas mereka sehingga bisa mengelabui polisi.


Saat pertarungan minggu lalu antara anggota Geng azteca zez dan Gengster Golf itu hanyalah sebuah peringatan untuk Gengster Golf agar mereka cepat meninggalkan mansion tersebut sepertinya Geng azteca ingin menguasai mansion Gengster Golf untuk di jadikan sebagai markas percobaan obat-obatan terlarang pada tubuh manusia.


Zeus yang mengetahui rencana licik Geng azteca membuat nya geram ia mengumpulkan semua anggotanya untuk berjaga-jaga karena sewaktu-waktu para pemberontak bejat itu pasti akan menyerang mereka kembali.


"Yah semuanya sudah paman siapkan, apa kau tidak berubah pikiran? Paman takut kau akan terluka cuma kamu dan adik kamu satu-satunya keluarga paman apalagi ayah kamu sudah menitipkan mu pada paman dan paman harus menjagamu dan adikmu" jelas Zeus pada ponakannya. Yah Larissa adalah ponakan Zeus ayah Larissa adalah adik kandung dari Zeus mereka hanya memiliki dua bersaudara saat pertarungan beberapa tahun yang lalu saat Gengster Golf membebaskan ratusan anak-anak yang akan di jadikan percobaan obat terlarang Geng Azteca sangat murka hingga membantai Gengster Golf dan ayah Larissa bernama Kendra mati di tebas oleh ketua Geng Azteca langsung.


"Keputusan kami sudah bulat paman! Jangan pernah menyuruh kami untuk meninggalkan tempat ini! Karena aku akan membalas kematian ayah ku jiwa iblis ku saat ini telah bangun dari tidur panjangnya aku ingin merasakan bagaimana tangan ini yang akan memenggal langsung kepala Iblis itu" Terdengar sahutan tegas dari belakang mereka, wanita cantik dengan rambut panjang yang di ikat kuncir kuda itu mendekat wajahnya hampir mirip dengan Larissa tapi wajah Larissa terlihat lebih imut.


"Karla" gumam Zeus Sined dan Larissa bersamaan.


"Biarkan kami membantu paman, lagian aku ingin menguji kemampuan ku paman, seperti apa kekuatan ku ini? Apa aku bisa mengalahkan mereka? tapi jika tidak maka aku harus belajar banyak dari ka Tezca hmmm.... Tapi ka Tezca tidak pernah kembali lagi padahal sudah sangat lama dia pergi" ujar Karla dengan wajah sendu, Tezca sudah seperti malaikat baginya ia sangat mengagumi sosok seorang Tezca Sined itulah sebabnya keangkuhan nya itu adalah ciri khas seorang Tezca.


"Iya paman, itung-itung aku sedang melatih kemampuan menembak dan bela diri ku" sahut Larissa ikut menimpali.


"Yah baiklah, paman percayakan pada kalian, jangan sedih Karla kakak mu Tezca pasti akan kembali kau tenanglah" kata Zeus sedikit menghibur.


"Kita berdoa saja semoga ka Tezca cepat kembali dan menuntas habis orang-orang kejam itu!" Larissa dengan wajah murka nya ikut menghibur adiknya yang beda empat tahun itu.


"Hey! Jangan pasang wajah jelekmu itu! Tidak cocok kau berwajah garang!" Canda Zeus dan Karla bersamaan.


Karena Larissa memiliki wajah imut membuatnya tidak cocok menampilkan wajah marah akan terlihat semakin lucu jika musuhnya yang melihat wajah emosi Larissa pasti mereka akan terbahak-bahak karena melihat wajah imut Larissa itu.

__ADS_1


"Hahahahaha" tawa ke tiganya pun pecah.


Namun tiba-tiba...?


DOR


DOR


DOR


Suara tembakan menggelagar dari arah luar mansion.


"Boss orang-orang Geng Azteca menyerang kita dan bahkan sudah mengepung mansion ini" ujar salah satu penjaga dengan napas ngos-ngosan.


"Baiklah panggil semua anggota dan berikan semua senjata ini jangan ada yang panik oke!" Jawab Zeus dengan wajah merah menahan emosi.


"Baik Boss" penjaga itu langsung berlari memberi informasi pada yang lain.


"Larissa, Karla, ambil senjata ini kalian siap bertarung?" Zeus kembali memastikan kedua ponakannya itu.


"Jangan tanya lagi paman, sepertinya aku ragu dengan kedudukan paman sebagai ketua Mafia hmmm....?" Canda Karla terkekeh kecil. Aissh kamu bisa aja Karla di saat situasinya sedang genting begini kau masih saja bercanda.


"Hahahaha kau bisa saja Karla, ayo kita habisi orang-orang pemberontak itu!" Seru Zeus berlari kecil


"Ayoo!" Ajak Larissa dan ikut berlari diikuti Karla di belakangnya.


-


-


-


-


-


🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2