Suamiku Ternyata Boss Mafia

Suamiku Ternyata Boss Mafia
Bab 82 Hati Malaikat


__ADS_3

**Up lagi Gengster Iblis 🤣🤣😎


Beri like dan vote nya yah 😲😲😲😲**


.


.


.


.


.


.


.


.


Jons bergegas masuk ke dalam kamar kembali, anaknya ia titipkan pada anak buah nya ia baru saja mendapat pesan yang sangat membuat si tomboy muak bagaimana tidak dirinya sudah sangat rapi dengan dress cantik berwarna pink namun pesan singkat padat jelas dan lebih parahnya lagi dengan sedikit bumbu-bumbu mengancam pada akhirnya Jons melakukan apa yang di minta oleh suaminya si raja iblis menyebalkan.


Bagaimana tidak isi pesan dari raja Hades untuk istri tercinta nya


✉️ "Jangan coba-coba menggunakan dress saat keluar dari Mansion atau kalau tidak kau akan mendapatkan akibatnya!! kau tahu kan apa hukuman nya untuk orang yang tidak menuruti ku? kau akan ku garap setiap malam selama lima jam, jadi jika kau melanggar maka bersiaplah untuk tidak bisa berjalan Ara ku 😋😋😋"


Mata Jons melotot tajam bagaimana tidak raja iblis nya memiliki kekuatan **** yang begitu besar dua jam saja sudah membuat pembunuh bayaran itu kelimpungan apalagi lima jam setiap malam nya, itu sungguh penyiksaan yang menyakitkan, walau Jons memiliki kekuatan dalam bertarung tapi sepertinya tidak ada yang bisa menaklukkan kekuatan seorang raja iblis kuat bertempur di medan perang apalagi di medan ranjang.


"emot yang menyebalkan!" gerutu Jons mendelik jengkel.


Dan pada akhirnya Jons harus kembali ke kamar lagi ia tidak mau mengambil keputusan salah, membuat raja iblis marah itu sama saja membuka pintu neraka bagi dirinya walau menikah dengan raja iblis, raja di atas raja neraka namun Jons tidak mau harus bersama di dalam tempat penyimpanan api yang sungguh mengerikan bagi dirinya.


Terpaksa Jons harus mengganti pakaiannya dengan menggunakan style lama nya yaitu jeans dan kemeja dengan kancing kemeja terbuka dua di atas rambut nya juga ia ikat kuncir kuda dan ingat tidak ada polesan make up dan pewarna bibir seperti kemarin, namun wajah Jons terlihat cantik alami yah sekalipun terlihat tomboy namun tidak sama seperti dulu karena sekarang dua silikon nya terlihat jelas bagaimana tidak jelas itu semua adalah ulah dari raja iblis yang selalu memainkan tanpa absen.


Di lain tempat

__ADS_1


Tuan Farhan tengah duduk di kursi kebesarannya dengan kaki di atas meja tangannya memegang satu batang rokok di hisapnya penuh nikmat kemudian asapnya ia semburkan pada seorang pria paruh baya di depan nya.


"Berikan alasannya kenapa kau memakan uang yang bukan milik mu?" Tanya Tuan Farhan dengan ekspresi datar menatap malas wajah pria di depan nya.


Sekertaris Rio berdiri di samping Tuan Farhan mengamati interaksi Tuan nya dengan pelaku korupsi.


"Dia berani sekali bermain api dengan ular anaconda aku saja yang setiap saat berada di sisi nya seakan kehilangan pasokan oksigen sedikit demi sedikit" batin sekertaris Rio.


Tubuh pria itu gemetar bukan main ia bahkan tidak berani menatap wajah sangar raja Hades.


"Maafkan saya Tuan, saya melakukan ini karena terpaksa demi putri saya" jawab nya dengan suara lirih, keringat dingin bercucuran membasahi wajah nya.


Menyedot rokoknya sesaat kemudian menyandarkan punggungnya di sandaran kursi.


"Kau sedang berbicara dengan siapa pak Halis? Kau sungguh tidak belajar etika berbicara dengan orang lain hmmm...?" Sindiran dingin begitu menusuk hati pak Halis andai ia punya keberanian untuk meminta ia akan melakukannya ia juga tidak berniat memiliki masalah dengan Boss nya yang kejam tapi apalah daya Putri satu-satunya sangat berharga bagi hidupnya ia tidak punya pilihan lain selain mengambil uang perusahaan namun ia akan mengganti nya sebelum Boss nya menyadari hal itu.


"Maafkan saya Tuan Farhan, saya melakukan ini untuk membiayai operasi putri saya, saya benar-benar terpaksa melakukan itu mohon ampuni saya, saya akan membayar uang yang saya ambil itu" tutur pak Halis dengan bibir bergetar matanya beradu pandang dengan Tuan Farhan.


Raja Hades tersenyum kecil nyaris tak terlihat.


"Apa dengan memotong tangan kah? Hmmm... Apa memenggal kepala pak Halis? Sepertinya itu adalah hadiah yang sangat menarik" sambung nya lagi dan itu membuat pak Halis hanya diam dengan kepala menunduk.


"Maafkan saya Tuan, saya berjanji tidak akan melakukan kesalahan lagi, saya akan melakukan apapun untuk Tuan yang penting Tuan bisa memaafkan saya" ujar pak Halis memandang rapuh wajah Tuan Farhan kedua tangan nya mengatup di depan dada seraya memohon pada raja Hades, sedangkan Tuan Farhan hanya mengedikan bahu acuh.


"Kasihan sekali semoga Tuan Farhan berhati iblis memiliki belas kasih pada nya" doa sekertaris Rio dalam hati. Ia sebenarnya tidak tega dengan keadaan pak Halis ia sudah menyelidiki kebenaran nya dan pak Halis berbicara jujur ia menggunakan uang perusahaan untuk operasi putri nya, penyakit kanker bukanlah penyakit yang ringan dengan biaya murah penyakit kanker bahkan menghabiskan uang sampai miliyaran rupiah namun pak Halis juga salah karena tidak berani jujur.


Tuan Farhan terkekeh "melakukan apapun?" Tanya Tuan Farhan dan pak Halis mengangguk mengiyakan.


"Bagaimana dengan kepalamu? Itu adalah negosiasi yang paling mudah untuk menebus kesalahan dan biaya putri mu?" Ujar Tuan Farhan menyeringai setan.


"Kau tidak berani bukan? Bagaimana dengan memenggal kepala putri mu pak Halis? Itu sangat menyenangkan bukan? Kau tahu aku sangat benci dengan namanya penghianat!!" Ucap Tuan Farhan berkata santai, pak Halis menggeleng kepalanya ia tidak mungkin mengorbankan hidup putri nya biarlah dirinya yang menanggung konsekuensi ini toh umur nya juga sudah tua dan mungkin tidak lama lagi akan mati.


"Jangan libatkan putri saya Tuan, saya bersedia dengan keputusan anda tolong lepaskan Putri saya, dia tidak bersalah saya mohon" tutur pak Halis dengan air mata yang mengalir tangannya terkepal kuat ia merasa bersalah menjadi orang tua yang tidak punya apa-apa dan tidak bisa menolong putrinya sendiri.


Tuan Farhan menurunkan kaki nya dari atas meja ia lalu berdiri dari duduk nya merapikan jas nya sambil mengamati wajah menyedihkan karyawan nya ia terkekeh geli melihat ekspresi wajah lucu dan menggemaskan pak Halis.

__ADS_1


"Apakah aku semenakutkan itu? Sampai wajah pak Halis pun berubah pucat seperti mayat hidup tanpa darah" batin si Jelangkung tertawa puas.


Entah Nyonya Mita ngidamnya apa sampai melahirkan anak tengik menyebalkan seperti si Jelangkung itu bahkan dirinya tidak merasa bersalah sudah menyebabkan ketakutan bagi pak Halis.


"Ara ku sudah datang, Rio urus pak Haris beri dia jabatan sebagai kepala direktur di cabang perusahaan Surabaya aku akan turun ke lantai bawah" seru Tuan Farhan tersenyum tipis nyaris tak terlihat sedangkan sekertaris Rio dan pak Halis melongo kaget bahkan mulut mereka terbuka lebar andai ada tentara nyamuk yang lewat mungkin mereka sudah menjadikan sarang di mulut sekertaris Rio dan pak Halis.


"Pak Rio, apa saya salah dengar? Saya tidak jadi di hukum?" Tanya pak Halis ragu-ragu.


"bisakah saya katakan bahwa raja iblis berhati malaikat" batin sekertaris Rio.


"Tidak, yang bapak dengar adalah benar. Ingat pak Halis, Tuan Farhan sudah memberi kesempatan pada bapak, jadi Jangan sekali-kali menghancurkan kepercayaan itu jika tidak ingin nyawa bapak taruhannya bersyukurlah karena hari ini hati Tuan Farhan sedang baik" jelas sekertaris Rio tersenyum kecil baru kali ini kesalahan sebesar ini Tuan nya tidak menjatuhkan hukuman yang layak mungkin hari ini adalah hari yang baik dan hari keberuntungan.


"Terima kasih banyak saya akan menjaga kepercayaan ini" seru pak Halis menunduk hormat dengan mata berkaca-kaca.


"Terima kasih lah pada Tuan Farhan" ujar sekertaris Rio. "Mari saya akan mengantar anda langsung menuju perusahaan cabang" lanjut sekertaris Rio dan di anggukin oleh pak Halis.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2