
Up lagi guys 🤗
Beri dukungan nya yah dan jangan lupa hadiah nya untuk lebaran heheheh
-
-
-
-
🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒
Beberapa jam kemudian Aldo sudah kembali sadar mengerjap matanya pelan untuk menetralkan penglihatan nya yang sedikit buram mengerjap beberapa kali hingga penglihatan nya benar-benar stabil hal pertama yang ia lihat adalah wajah tampan dan sedikit cantik siapa lagi jika bukan si tomboy Jons dengan ruangan bernuansa putih.
"Ahh... Bahkan sampai saat aku sudah berada di akhirat Boss selalu mengejarku ah aku memang anggota yang buruk dan penghianat" gumam Aldo pelan namun masih di dengar oleh Jons.
Ia berpikir jika dirinya sudah meninggal dan sudah berada di dunia lain
"Yah penghianat seperti mu seharusnya mati, huh! tapi sayang keberuntungan berpihak pada mu. Sepertinya pistol yang aku pilih tidak membuat mu mati" sahut Jons datar.
"Eh? Apa aku masih hidup?" Pertanyaan bodoh terlontar jelas dari mulut pria yang terbaring lemah di atas brankas.
"Jika kau sudah mati mungkin malaikat neraka langsung menyeret mu ke dalam danau api" menampilkan wajah datar dan menyandarkan kepalanya di dinding sofa. "Jelaskan sekarang kenapa kau bisa berkhianat Aldo?" Tanya nya dengan aura dingin namun Aldo masih tetap bungkam seakan takut akan sesuatu.
"Chip yang mereka pasang sudah aku hancurkan" jawab Jons seakan tahu isi pikiran anggota nya.
Mata Aldo melirik lemas wajah Boss nya, senyum kecil tersirat di bibir pucatnya.
__ADS_1
"Haus" gumam Aldo pelan.
Dengan langkah kaku Jons mengambil gelas yang sudah terisi air di atas nakas dekat dengan brankas yang di tempati Aldo kemudian membantu Aldo untuk memberinya minum.
"Terimakasih Boss, hmmm tapi bagaimana bisa Boss tahu jika ada chip di dalam tubuh ku?" Tanya Aldo penasaran.
"Aku tidak suka orang banyak bertanya Aldo, apa kau ingin mati sekarang? Jelaskan padaku kenapa kau menjadi penghianat?!" Jons kembali menekan kata penghianat sifat dan sikap dingin yang di pancarkan oleh Jons membuat seluruh anggota nya menunduk takut dan hormat.
"Hufft, sebelumnya maafkan aku Boss aku terpaksa melakukan itu, keluargaku di ancam oleh anggota Geng Azteca zez jika aku tidak memberikan peta mansion ini maka keluarga ku akan di jadikan sebagai percobaan obat-obatan terlarang dan sebagian menjual organ tubuh keluarga ku" jawab Aldo dengan tatapan sendu.
"Sudah ku duga ini pasti ulah pemberontak itu awas saja kalian akan aku habisi sekarang juga" batin Jons penuh emosi.
"Boss tolong lindungi keluarga ku, mereka adalah kehidupan ku dan mereka adalah keluarga ku satu-satunya" pinta Aldo memelas.
"Hmmm, istrirahat lah" ujar Jons datar ia kemudian berdiri merapikan kemejanya lalu keluar dari ruangan Aldo.
Setelah semua anggota black wolf sudah berkumpul di ruangan rahasia Jons membuka suara.
"Malam ini kita akan menghancurkan markas azteca buat semua mereka mati apalagi untuk ketua nya aku sendiri yang akan memenggal kepalanya, apa kalian punya ide untuk melakukan penyerangan?" Mata tegas Jons menatap satu persatu anggota nya.
"Bagaimana jika kita membuat tipu muslihat dalam arti kita bisa mengecoh lawan" jawab salah satu anggota.
"Jelaskan lebih detail!" Tegas Jons
"Begini Boss, pertama kita menempatkan seluruh anggota kita ke seluruh penjuru, kita membagi beberapa kelompok dengan tiap kelompok terdiri dari beberapa anggota kita bisa menempatkan setiap kelompok di titik mata angin, pertama kita bisa mengecoh musuh dengan mengirim pasukan dari arah barat, kemudian beralih menyerang dari arah timur kita buat pasukan musuh kelelahan dan sudah tidak bisa apa-apa lagi maka di situlah anggota inti akan bertindak" jelas anggota tersebut panjang lebar. Kedua sudut bibir Jons terangkat ia begitu menyimak dengan serius dan ia hanya mengangguk kepalanya tanda mengerti.
"Bagus apa ada taktik yang lain? Jika ada keluarkan pendapat kalian mungkin kita bisa memodifikasi taktik satu dengan yang lainnya" ujar Jons menampilkan sisi kewibawaan nya.
"Aku punya usulan bagaimana setelah melakukan penyerangan tipu muslihat, kita bisa mengirim beberapa orang untuk masuk ke dalam markas musuh untuk mengahancurkan pertahanan mereka dari dalam jadi kita bisa mudah untuk mengalahkan mereka dengan cepat" kali ini Jonathan ikut menimpali.
__ADS_1
"Bagus bagaimana dengan yang lain apakah ada yang tidak setuju dengan kedua usulan dari teman kita?" Tanya Jons.
"Tidak Boss kami semua setuju dengan dua taktik tersebut" jawab mereka hampir bersamaan.
"Iya Boss kita bisa memodifikasi kedua taktik ini, saya rasa taktik ini cukup untuk membuat kita menang" jawab salah satu dari mereka.
"Oke karena kita sudah sepakat dengan taktik yang akan kita gunakan, anggota yang lain bisa menyiapkan senjata yang akan kita pakai dan jangan lupakan untuk membawa bom supaya bisa membuat musuh keluar dari markasnya" titah Jons tegas sorot mata tajam membuat anggota nya bergidik ngeri. "Dan satu lagi jangan ada yang memulai sebelum ada instruksi dari setiap ketua tim apa kalian paham?!" Sambung nya lagi, Jons tidak mau jika rencana yang mereka susun rapat-rapat hancur hanya karena kelalaian satu orang, ia harus segera menyelesaikan masalah ini karena masih ada orang-orang tersayangnya yang tengah menunggu nya di rumah. Uh sosweet sekali.
"Kami paham Boss!" Ucap mereka tegas.
"Bagus, dan ingat jangan pernah meremehkan kemampuan lawan sebelum kita tahu apa kekuatan mereka, dan intinya kita semua harus bersatu untuk melawan musuh karena musuh kita kali ini memiliki kekuatan yang lumayan besar" suara bariton Jons kembali memperingati semua anggota nya, sebagai seorang pemimpin Jons harus benar-benar mengajari dan memperingatkan anggota nya untuk tidak ceroboh perang besar ini membutuhkan tenaga yang eksra besar dan saling bersatu.
Setelah menyusun rencana dan membawa peralatan yang akan mereka gunakan mereka juga menggunakan pakaian serbah hitam dan tertutup untuk menutupi jatih diri mereka dari musuh. Jons juga membagi anggota untuk berjaga-jaga di mansion dan yang lainnya ikut dalam peperangan namun sebelum pergi Jons menyuruh salah satu anak buah nya untuk membawa keluarga Aldo ke mansion mereka agar mereka aman berada di lingkungan orang-orang yang bisa melindungi kaum lemah.
Mereka akan menunggu sampai tengah malam untuk melakukan penyerangan karena di waktu itu adalah waktu yang pas untuk menyerang lawan yang sedang lengah apalagi mereka dalam mode bersenang-senang bisa jadi para musuh sedang berpesta menyambut keberuntungan besar mereka namun mereka lupa siapa lawan yang mereka hadapi berani mengganggu ketenangan seorang pembunuh bayaran bahkan di juluki dewa kematian oleh orang-orang membuat Jons menampilkan senyum iblis nya kini saatnya ia membantai habis orang-orang bodoh yang tidak berpikir sebelum bertindak. Konyol! Ck menyebalkan!
-
-
-
-
🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒
Bersambung
Beri like dan hadiah nya guys ku yang baik hati 🤗🤗🤗🤗😂😂😂
__ADS_1