Suamiku Ternyata Boss Mafia

Suamiku Ternyata Boss Mafia
Bab 76 Sakit


__ADS_3

**Akhirnya Up juga setelah melewati hari-hari yang sulit 😁🤣


Jangan lupa like dan vote nya 🤗🤗🤗**


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Sekarang mereka sudah berada di lantai teratas Jons berjalan di depan sembari menggendong baby girl yang masih tidur manis dalam dekapan ibunya begitu pula dengan baby Hamas dan baby Azhar yang sangat nyaman di gendongan Alex dan Amanda.


"Sayang, apakah baby Hamas nya berat? Kamu sedang mengandung sekarang takut jika terjadi apa-apa bagaimana?" Ujar Alex merasa khawatir melihat betapa besarnya baby Hamas membuat nya merasa was-was untuk istrinya.


"Huh! Tenang saja kamu lupa aku berasal dari mana hmmm....? Bayiku pasti kuat karena orang tuanya berasal dari dunia lain" jawab Amanda, Alex terkekeh dan menggelengkan kepalanya kenapa semua anggota Black Wolf begitu narsis. Dia lupa jika dia juga berasal dari Geng Black Wolf. Ckck!


Jons berhenti di depan pintu ruangan Tuan Farhan menarik napas panjang lalu menghembuskan perlahan-lahan entah kenapa dirinya merasa gugup sekali padahal saat di Mansion tidak pernah segugup ini.


"Ada apa Jons?,,,,, Kenapa kamu berhenti di depan pintu dan tidak masuk?" Tanya Amanda mengernyitkan alisnya sebelah.


"Sepertinya pembunuh bayaran sedang merasa gugup... Memang kalau sudah cinta seperti itu akan gugup, bawaan hati namanya" ledek Alex tertawa kecil, Jons menatap tajam sahabat nya itu.


"Diam! Atau ku kuliti kepala mu itu!" Ancam Jons dengan suara pelan penuh penekanan.


"Huh! Kau dengar botak plankton Mommy kamu itu jahat sekali kalau kamu besar nanti jangan ikut jejak pembunuh bayaran setidaknya kamu menjadi jalan lurus bagi kedua orang tua kamu" bisik Alex namun masih di dengar oleh Amanda dan Jons.


Jons melotot tajam ke arah Alex berani sekali padanya. "Tunggu sampai di Mansion akan ku habisi kau Alex berani memprovokasi ku pada anak ku"


"Sudah-sudah kapan kita masuk nya baby Hamas sangat berat aku mengaku kalah dia bukan tandingan ku, jadi please sekarang kita masuk saja" putus Amanda, yah dari tadi ia menahan pegal-pegal di badan nya baby Hamas sudah sangat besar apalagi ia dengan keadaan hamil sering cepat membuat nya kelelahan.


"Sorry, baiklah" Saat ingin menarik knop pintu tiba-tiba pintu terbuka dari arah dalam terlihat pria yang cukup tampan berdiri mematung menatap wanita di depan matanya ini benar-benar bidadari sangat cantik.


Masih dengan memandang Jons, si tomboy mengernyitkan alisnya matanya memicing sebelah bukankah pria ini adalah sekertaris Tuan Farhan yang bernama Rio.

__ADS_1


"Cantik sekali" ucap sekertaris Rio pelan sepertinya dirinya sudah terhipnotis oleh kecantikan Jons yang notabenenya tidak pernah berdandan


"Siapa Rio? Kenapa belum keluar juga?" Tuan Farhan berjalan ke arah sekertaris nya yang sudah lima menit berdiri di depan pintu bahkan ucapan nya pun tidak di hiraukan Karena tidak seperti biasanya sekertaris Rio seperti itu Tuan Farhan berjalan ke arahnya merasa penasaran apa sebenarnya yang membuat nya sampai tidak mendengar ucapan nya.


Jons, Amanda dan Alex menatap sekertaris Rio dan Tuan Farhan, Amanda dan Alex langsung menunduk hormat sambil menyanggah baby Hamas dan Azhar agar tidak terjatuh.


Mata si Jelangkung membulat sempurna melihat wajah cantik istri nya apalagi senyuman nya membuat nya mematung seketika. Sekertaris Rio belum menyadari keadaan sekitar matanya masih setia tertuju pada Jons dan baby girl.


Tuan Farhan makin di buat jengkel tiba-tiba senyum smirik tercetak jelas di wajah nya.


"Oh rupanya karena ini sampai membuat mu menjadi patung dadakan" batin si Jelangkung.


"Rio! gaji kamu bulan ini akan di potong 50 persen! Berani sekali melihat Ara ku dengan mata kotor mu!" Ujar raja Hades menatap tajam,,, sekertaris Rio langsung tersadar menelan ludah nya kasar ia lupa jika dirinya sudah membuat kesalahan besar sekarang.


"Maaf Tuan, saya salah apa tidak bisa di maafkan? Saya benar-benar khilaf" keluh sekertaris Rio.


"Push up seratus kali maka gaji kamu akan tetap utuh" seru nya dengan aura dingin.


"Lebih baik push up seratus kali dari pada di potong gaji 50 persen".


"Pergilah! Dan ingat jaga batasan mu!" Menatap tajam sambil mengibaskan tangan nya di udara. Sekertaris Rio menghembuskan napas panjang kemudian berlalu pergi, mendapat hukuman? padahal kan jika di pikir-pikir dirinya tidak salah bukankah mata di ciptakan untuk melihat? Lalu kenapa dirinya mendapat hukuman karena melihat wajah cantik Jons.


"Dasar Tuan muda selalu seenaknya" gerutu sekertaris Rio.


Rupanya sekertaris Rio tidak terlalu tahu sifat raja Hades, berani menyentuh milik nya seinci pun atau bahkan melihat nya tanpa sengaja maka bersiaplah untuk memotong habis anggota tubuh kalian karena berani pada milik raja iblis itu.


"Mati aku! Bukan membuat senang malah mendapat masalah" batin Jons mengikuti langkah kaki raja Hades.


"Sepertinya Tanduk Tuan muda sedang keluar" bisik Alex pada Amanda.


"Yah, kita harus berhati-hati tempramen Tuan muda sangat buruk jika itu menyangkut pembunuh bayaran" balas Amanda sambil berbisik.


"Ada apa dengan kalian berdua berbicara sambil berbisik-bisik? Apa pita suara kalian bermasalah?" Tanya Tuan Farhan datar matanya mengintimidasi Alex dan Amanda membuat kedua manusia itu menunduk.


"Karena ke-tiga kerucil ini masih tidur kalian jagalah mereka aku ada urusan dengan Ara ku, kalian tidur kan saja tiga kerucil di atas sofa dan ingat jangan biarkan mereka bangun" rupanya mood raja Hades benar-benar buruk sekarang setelah mengucapkan perintah pada Alex dan Amanda ia langsung menarik Jons masuk ke dalam ruangan pribadi nya.


Alex dan Amanda membuang napas kasar mereka lalu membaringkan tubuh baby Hamas dan baby Azhar di samping baby girl.


"Apakah mereka sedang bertengkar di dalam?" Tanya Amanda menatap pintu yang sudah tertutup.


"Tidak!" Jawab Alex santai. Alis Amanda terangkat sebelah "kenapa tidak? Jons pasti sedang di marahi oleh Tuan muda" bantah Amanda.


Alex terkekeh "apa kau tahu mereka sedang melakukan apa hmmm....?" Tanya Alex menatap wajah cantik istrinya Amanda membalas tatapan suaminya, pria yang sangat mencintai nya.


"Aku akan menjelaskan apa yang di buat oleh Jons dan Tuan muda" bisik Alex lalu memegang dagu Amanda di tatap nya wajah wanita yang sudah lama ia cintai dan sekarang rasa cinta itu makin besar karena sekarang wanita itu sudah menjadi istrinya dengan buah hati mereka yang masih di dalam perut.


Alex mendekatkan wajah nya ke arah Amanda di cium nya bibir itu lembut Amanda langsung menutup matanya menikmati ciuman suaminya Alex tersenyum senang akhirnya ia akan bersenang-senang dengan istrinya di tempat dengan suasana baru.

__ADS_1


Di lain tempat tepatnya di dalam kamar yang cukup luas dengan kasur king size dan lemari sedang yang menjadi perabotan ruangan tersebut.


Tuan Farhan menindih tubuh Jons membelai lembut kulit Ara nya dan mengusap bibir pink yang sudah menggoda nya dari tadi.


"Jangan pernah berdandan saat keluar, pakailah pakaian mu yang seperti biasanya jangan seperti ini aku tidak mau berbagi keindahan dengan orang lain" ujar Tuan Farhan suaranya bahkan sudah parau matanya menahan kabut gairah.


Karena tidak tahan Tuan Farhan langsung menyerang bibir pink itu di ***** nya pelan namun buas lidahnya menjelajahi rongga-rongga mulut Jons yang terasa manis, Jons membalas permainan suaminya namun cepat-cepat ia menghentikan kegiatan nya kala teringat sesuatu.


"Aku masih nifas Prince" lirih Jons.


"Aku tahu, aku akan bermain di atas saja, ingat jangan pernah berdandan ini adalah hukuman bagimu" tutur si Jelangkung kembali menyerang bibir pink istrinya ia lalu membuka resleting baju istrinya agar lebih leluasa bermain dengan silikon nya.


Setelah melepas baju dan bra Jons matanya menatap penuh rindu dua silikon nya yang sudah lama sangat susah ia dapati dan sekarang silikon itu sudah di depan mata.


Lidah ny langsung bermain-main di ****** silikon Jons dan tangan sebelah nya tak tinggal diam di remas nya penuh penghayatan sekarang silikon ini adalah miliknya ia tersenyum senang namun saat beberapa menit terdengar suara pengacau.


Oeeeekkkk


Oeeeekkkk


Oeeeekkkk


Ke tiga anak nya menangis serempak entah mereka ingin membuat Daddy mereka frustasi atau apalah.


"Prince ke tiga kerucil menangis aku pergi dulu" Jons lalu memakai kembali baju nya meninggalkan raja iblis yang mungkin sedang menangis karena kehausan.


"Akkkhhh sakiitt sekali" teriak raja Hades sesenggukan.


Untung saja kamar pribadinya kedap suara kalau tidak suara tangis nya akan terdengar.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2