Suamiku Ternyata Boss Mafia

Suamiku Ternyata Boss Mafia
Bab 24 Tiba-tiba Rindu


__ADS_3

**Up lagi nih guys 🤗


Jangan lupa tinggalkan jejak teman-teman biar Author lebih giat lagi nulisnya hehehehe


- Rate


- Vote


- Like


- Komen**


-


-


Pagi hari Jons terbangun dari tidur syantik nya, semalam ia merasa sedang berciuman namun sosok pria yang menciumnya tidak terlalu nampak wajahnya sehingga Jons tidak dapat mengenalinya.


Jons terduduk lesu entah hari ini ia merasa tenaganya terkuras habis apalagi mengingat semalam ia sedang bermimpi enak-enak. Matanya menyapu seisi ruangan mencari empunya kamar namun tidak di dapatinya.


"Apa gue mimpi basah? gue merasa sedang bercumbu dengan pria? eh! tapi emang wanita mimpi basah juga?" tanyanya pada diri sendiri merasa bingung. Dengan wajah lesunya Jons bangkit menuju kamar mandi. Ia kemudian merendamkan tubuhnya di bathtub dengan air hangat yang sudah di tuangkan sabun di dalam air.


Dua puluh menit kemudian Jons keluar mengganggunakan handuk milik Farhan yang hanya menutupi bagian intimnya saja.


"Ah, segarnya, Tuan Farhan udah berangkat kali yah?" Jons hanya mengedikan bahunya tidak ambil pusing.


"Astaga! ternyata sudah jam 10:45 saja, ya ampun" keluh Jons menggelengkan kepalanya.


"Malas banget harus ke kantor, hmmm apa yang harus gue lakukan sekarang?"


Jons kemudian mengambil pakaian nya semalam celana jeans hitam dan kemeja longgar warna abu-abu. Jons merentangkan tangannya ke atas untuk merenggangkan otot-otot tubuhnya yang terasa pegal.


"Ah, gue kepikiran gadis kecil itu, apa yang sedang dia lakukan di apartemen nya?" gumam Jons tersenyum tipis mengingat tingkah lucu Nadia, kemudian ia memegang bibirnya.


"Ahhhk... Apa yang gue lakukan? sadar Jons! ingat lo akan menjadi istri Tuan Farhan hanya Tuan Farhan yang ada di pikiran lo sekarang, kenapa harus gadis kecil itu sih!" gerutu Jons meraup wajah kasar.

__ADS_1


Aiiihh Jons lo jangan mainin anak Boss Mafia ntar lo malah di mutilasi kalau sampai lo membuat masalah apalagi menyangkut harga diri Tuan Farhan.


"Gue kangen banget sama gadis kecil itu aiiissh bodoh amatlah! kalau harus kena masalah yang penting gue ketemu sama gadis kecil itu" Jons kemudian melangkah keluar dari kamar tidak ada siapa-siapa di bawah mungkin Tuan Wijaya dan Nyonya Mita sedang pergi ke markas utama pikirnya.


Jons mengendarai Jodie nya menuju apartemen Nadia hingga sampailah ia di depan gerbang kemudian ia menekan bel berulang kali namun tidak ada respon dari sang pemilik hingga membuat Jons kesal.


Jons tidak habis akal ia kemudian memanjat gerbang dan akhirnya ia berhasil, jangan meremehkannya ingat! Jons adalah seorang pembunuh jadi untuk masalah memanjat tidak jadi masalah baginya karena dirinya sudah di latih khusus dalam manjat memanjat terkecuali memanjat tubuh Farhan baru dirinya akan lepas tangan karena itu di luar kemampuan nya heheheh.


"Hmmm, tidak jadi masalah gue datang ke tempat Nadia untuk apa gue takut, gue juga gak selingkuh yang terpenting gue masih lurus dan tidak belok" guamamnya pelan kemudian mengetuk pintu berulangkali.


"kemana sih nih anak bikin kesal saja" gerutunya dan tak lama pintu terbuka dan nampaklah sosok gadis imut dengan baju kebesarannya.


"Jonss! pekiknya kaget kemudian berlari secepat kilat, bukan apa-apa dirinya merasa malu takut jika wajahnya sekarang sedang jelek karena habis bangun tidur bahkan belum mencuci muka takut jika ada kotoran mata dan iler iih bikin ilfil saja.


"Ada apa dengan gadis itu? aneh sekali apa dia kesurupan atau sudah tidak waras" Jons melangkah masuk acuh dengan tuan rumahnya yang belum memberi izin padanya.


"Aduhh! malu sekali kenapa juga kamu gak cuci muka dulu sih Nadia bodoh!" umpatnya frustasi dengan wajah di tekuk.


"Apa Jons melihat kotoran mataku? aiiissh semoga saja dia tidak lihat mana tadi nampak sekali iiiihhh kesal deh" Nadia memukul mukul kepalanya benar-benar bodoh.


"Kenapa kau lari saat melihat ku?" tatapan mengintimidasi tertuju pada gadis yang baru keluar dengan sedikit polesan bedak hingga membuat wajahnya lebih fresh.


"Ah! i-tu, ah iya aku sedang kebelet pipis" jawabnya tersenyum canggung.


"Semoga Jons melupakan wajah jelekku tadi ahh, malunya aku"


"Kau tidak apa-apa kan? kau tidak menyembunyikan masalah kan Nadia?" tanya Jons dengan mata memicing curiga.


"Tidak! tidak terjadi apa-apa" jawab Nadia cepat.


"Aduuh kenapa juga Jons menatap ku seperti itu"


"Aku ingin menyampaikan sesuatu" tutur Jons mengatur posisi duduknya kemudian menarik napas dalam-dalam.


"Aiiishh.... kenapa juga gue gugup segala kayak habis di pergok pacar saja" gumam Jons dalam hati.

__ADS_1


"Apa Jons? Apa dia akan menyatakan cintanya?" Nadia tersenyum kecil mencuri-curi pandang Jons.


"Hmm,, aku akan menikah" jawab Jons menatap wajah terkejut Nadia.


"What!" pekik Nadia dengan menatap tajam.


"Tidak! aku tidak mau kau menikah Jons! kau adalah milikku ingat kau milikku!" teriak Nadia dengan air mata yang sudah bercucuran.


"Wah, wah, hebat Jons bahkan perempuan saja terpikat dengan kesempurnaan wajahmu" sombong Jons gadis tomboy.


"Hey! kenapa menangis!" Jons segera menangkap tubuh Nadia yang hampir terhuyung jatuh.


"Kau adalah milikku" gumamnya lirih.


Nadia menatap mata indah milik Jons kemudian beralih pada bibir merah dan tipis tanpa babibu Nadia dengan sangat rakus ******* bibir Jons, gadis tomboy itu terkejut matanya membola bahkan dirinya tidak bisa melepas pagutan ciuman Nadia yang kasar.


"Apa yang kau lakukan Nadia!" bentak Jons frustasi pasalnya ia takut jika Farhan mengetahui masalah ini habis sudah riwayatnya.


"Cih!" Nadia tersenyum sinis "Aku akan lakukan apapun agar kau bisa jadi milikku" tegas Nadia dengan wajah merah padam.


"Jangan gila kamu Nadia! ingat aku ini wanita sama seperti mu aku bukan pria!"


"Hahahah" Nadia tertawa renyah


"Jangan membodohi ku Jons, kau adalah pria, kau adalah Pria ku ingat itu!"


"Keras kepala!" umpat Jons menatap tajam ke arah Nadia.


Di tempat lain seseorang sedang menyaksikan perdebatan keduanya lewat komputer di depannya.


"Oh, jadi namanya Nadia. Awas aja kau! kau sudah mencium paksa bibir wanitaku akan ku habisi kau, dasar wanita gila!" umpat seorang pria mengepal tangan nya kuat.


**Bersambung.


SEMANGAT BERI LIKE NYA GUYS 😘**

__ADS_1


__ADS_2