
Lagi buntut otak Author 🤣🤣
Maaf jika gak seru ceritanya 😔
Like dan komen yah teman-teman 🤗
_
_
_
_
🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒
.
.
Jons terbangun dari tidurnya karena merasa lapar sekarang, di lihat wajah tampan suaminya yang begitu teduh dan damai ia tersenyum tipis memiliki suami yang tampan plus raja Iblis, Gak kebayang di benaknya menikahi raja iblis kegelapan dunia bawah.
Karena tak tega membangun kan Tuan Farhan hingga membuat si tomboy memindahkan tangan suaminya pelan agar tidak menganggu tidur nyenyak raja iblis ia perlahan turun dari ranjang dan membuka pintu lalu di tutup nya tanpa suara. Dirinya menuruni lift untuk turun ke lantai dasar ia akan mengecek terlebih dulu kondisi kedua mertuanya dan beberapa anggota lainnya sebelum pergi ke dapur.
Anggota Black Wolf menunduk hormat memberi salam pada tangan kanan Boss besar si tomboy berjalan dengan gaya cool tanpa berminat membalas sapaan dari anak buahnya. Karena prinsip seorang pembunuh bayaran bahwa waktu adalah nyawa jadi ketika membuang-buang waktu dengan hal-hal tidak penting itu sama saja membuang sebagian nyawa nya itulah sebabnya dirinya tidak menyapa balik anggota nya karena hal itu tidak penting baginya.
Kakinya terus melangkah hingga sampai pada satu ruangan bernuansa putih di buka pelan pintunya dan terlihat dua brankas ukuran besar yang menampung tubuh Tuan Wijaya dan Nyonya Mita, mereka sebenarnya sudah sadar namun karena efek obat hingga membuat keduanya tertidur kembali.
"Cepat sembuh Ma, Pa" gumam Jons lalu kembali keluar. Setelah dari ruangan yang di tempati Boss besar ia beralih ke ruangan sebelah nya yang menampung anggota Black Wolf.
CEKLEK
Pintu terbuka lebar Jons memasuki ruangan dengan nuansa putih seperti kamar sebelah matanya menangkap sosok pria yang sedang menggenggam erat tangan wanita yang terbaring lemah dan mata masih terpejam.
"Alex" panggil Jons datar, Pria yang sedang menunggu kekasihnya menoleh ke arah Jons.
"Jangan lemah hanya karena wanitamu sedang terbaring lemas di atas brankas" seru Jons melipat tangannya di depan dada, masih dengan tampang dinginnya si tomboy kembali berujar "Cepat nikahi Amanda jika dia sudah sadar, agar kau memilih tanggung jawab penuh atasnya dan bisa melindungi nya dari bahaya walau Amanda juga bisa menjaga dirinya" jelas Jons dan hanya di anggukin oleh Alex, pria itu sangat malas hanya sekedar bicara melihat kekasih nya yang terluka membuat dirinya malas untuk menjawab ultimatum dari Jons.
"Cih dasar bucin" gerutu Jons.
"Ayo keluar aku ingin kau membantuku, tidak ada bantahan! Atau kau akan tahu akibatnya!" Ancam Jons menatap tajam ke arah Alex saat pria itu akan protes padanya. Alex hanya mendengus mau tak mau ia mengikuti Jons dari belakang ia tidak mau membantah perintah Jons karena ia tahu bahwa pembunuh bayaran itu tidak pernah main-main dengan ucapan nya.
Jons sudah berada di ruang tengah saat hendak memasuki dapur bertepatan dengan River asisten Tuan Farhan Jons lalu menghampiri River.
"Apa itu pesanan ku" masih dengan gaya datarnya Jons bertanya sambil menunjuk kantung plastik yang di tenteng oleh River, pria itu mengangguk mengiyakan.
"Oke, karena aku sudah sangat lapar dan kau membawa nya kelamaan maka kamu harus memasak untuk ku ingat jangan sampai ada kesalahan!" Titah Jons bersedekap.
"Huh! Beginilah nasib menjadi asisten raja iblis dengan istri iblis angkuh, sabar ini hanya permintaan kecil" batin River menasehati dirinya.
__ADS_1
"Jika kau keberatan tidak masalah, kau akan tahu ak... Ucapan Jons terpotong karena River langsung menyela nya.
"Aku akan memasak untuk mu, apa kau tidak memiliki alergi apapun?"
"Tidak!" Jawab Jons singkat.
"Aku tidak tahu di mana dapurnya bisakah kau menolong ku?" Ujar River.
"Alex!" Panggil Jons datar, Alex yang sudah tahu langsung menuntun River menuju dapur di Mansion Utama. Sedangkan si tomboy berjalan menuju ke ruang tengah ada beberapa anggota Black Wolf yang sedang duduk di sofa, ada juga yang berdiri, dan berjalan.
"Selamat sore Boss" sapa mereka memberi hormat.
"Hmmm" Jons hanya berdehem sebagai jawaban si tomboy kemudian menjatuhkan bokongnya di atas sofa, kepalanya ia sandarkan di sandaran sofa lalu menatap datar wajah-wajah anak buahnya.
"Apa kalian punya salon bluetooth streoo MP3?" Tanya Jons.
Anggota Black Wolf nampak berpikir hingga ada satu pria angkat bicara. "Hmmm.... Sepertinya ada Boss, ada di gudang"
"Good, bisakah kau membawa nya ke sini Sandy aku akan menggunakan salon tersebut" jawab Jons pada pria yang bernama Sandy dan pria itu mengangguk setuju.
Sandy pun pergi ke gudang tak berselang lama ia membawa salon yang di minta oleh Jons ke ruang tengah, dahi anggota Black Wolf mengkerut untuk apa salon itu? Tidak biasanya Jons menggunakan alat seperti itu dan itu bukanlah senjata tajam yang biasa di gunakan oleh Jons karena setahu mereka Jons sangat menyukai senjata tajam. Tidak mungkin kan Jons melakukan dance? Itu bukan tipe nya. Pikir mereka.
"Ini Boss salon yang Boss minta" tutur Sandy.
Di lain sisi tepatnya di dapur Mansion Utama River dan Alex sedang berkutat di dapur memasak kepiting besar dan lobster peluh keringat membasahi wajah mereka ini kali pertama mereka melakukan pekerjaan tersebut jika biasanya mereka sering berperang dengan musuh maka kali ini mereka berperang dengan dapur.
Alex bertugas memilih bumbu yang akan di gunakan sedang River mencuci seafood untuk di bersihkan.
Jons tersenyum tipis hampir tak terlihat ia lalu mengeluarkan ponsel nya dari saku celananya kemudian memutar video dance Nunu Nana. Dengan wajah dingin Jons memanggil sebagian anggota nya untuk berkumpul di hadapannya. Ada sekitar 15 orang yang di hadapan Jons.
Si tomboy kemudian bersuara dengan ciri khas nya yaitu berwajah datar "kalian semua nonton video ini dan kalian wajib ikuti gerakannya jika tidak maka bersiaplah nyawa Kalian taruhannya". Jons lalu menyerahkan ponselnya pada sala satu anggotanya, mereka semua menonton video.
Cukup penasaran dengan video yang di berikan Jons pada mereka hingga mata mereka membulat sempurna tubuh mereka meremang seketika melihat video yang tidak pernah terbayangkan di pikiran nya membuat perut terasa tergelitik Karena rasa terkejut.
"Apakah kami akan melakukan dance ini Boss? Kami bahkan tidak tahu caranya meliuk-liuk seperti mereka" tutur salah satu pria menunjuk kearah ponsel milik Jons.
Jons menatap datar lawan bicaranya smirik setan muncul di sudut bibir nya "jika tidak ingin mati maka lakukan sesuai dengan video yang sudah kalian nonton!" Ujarnya bersedekap.
Mereka semua menelan ludah kasar, siapapun tolong kami! Jerit mereka dalam hati.
Kejam memang tapi itulah sifat Jons pembunuh bayaran tanpa rasa empati sedikit pun ia sungguh malas berurusan dengan namanya hati. Namun ia hanya kejam pada musuh yang mengusik dirinya atau orang terdekatnya.
Jons menatap satu persatu wajah anggota nya yang sudah berkeringat dingin hatinya makin senang kala melihat anggota nya ingin menangis ia memainkan pistol yang berkaliber rendah di tangannya.
"Baiklah kami akan dance" pasrah mereka lesu.
"Sandy mana ponsel mu! Aku meminjam nya sebentar" tanya Jons, Sandy lalu memberikannya pada si tomboy.
Jons tersenyumlah kecil ia kemudian mengambil ponselnya lalu menghubungkan dengan MP3 yang sudah di isi daya oleh Sandy setelah itu Jons mulai memutar lagu Jessie Nunu Nana sedangkan anggota Black Wolf sudah bersiap di tempat masing-masing sesuai video yang mereka nonton.
__ADS_1
🎶 I’m trying to give u
something more
So come with me and fly away
away away away away.
Jons merekam video anggota nya yang sedang dance lagu Jessie hingga masuk pada step lirik ke dua membuat dirinya tidak bisa menahan tawa namun sebisa mungkin dirinya tidak tertawa melihat wajah anggota nya yang datar dan tubuh kaku meliuk-liuk seperti ular betina yang sedang bete sama pasangan nya benar-benar lucu bagi Jons namun sungguh memalukan bagi pria-pria yang sedang melakukan percobaan kegilaan si tomboy.
🎶 geuraeseo nan nunnunanna
nunnununanna
Put’ em up in the air
nuna nuna
Like this oh nanana
nuna nuna
eeeei
🎶 nareul jigeum wonhae
Gimme more Gimme more
Gimme more Gimme more
Baby baby yeah I want it
iriro iriro iriro iri on
yunan tteolji ma geuman
wonhandamyeon soljikhaejyeo bwa too much
u baby waseo gajyeoga
I could give u everything anything
Baby can u handle it
Mereka masih asik dengan dance mereka sedang Jons sudah tak sanggup menahan mulutnya agar tidak tertawa keras hingga suara mengagetkan mereka.
"Ara"
.
__ADS_1
🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒
Bersambung