Suamiku Ternyata Boss Mafia

Suamiku Ternyata Boss Mafia
Bab 6 Kesiangan


__ADS_3

Happy reading 🤗


*****


Malam kembali menjadi terang orang-orang mulai melakukan aktivitasnya sehari-hari sebagaimana mestinya namun berbeda dengan gadis satu ini ia terlalu terhanyut dalam mimpinya, tubuhnya meringkuk di bawah hangatnya selimut tebal berwarna biru bergambarkan kecebong sampai ia tak mendengar dering telepon hingga deringa ke sepuluh baru gadis itu tersadar. Ia menggeliat perlahan-lahan ia membuka matanya.


"Siapa sih ganggu saja" gerutunya lalu meraih gawainya tanpa melihat siapa yang menelepon.


"Hey!! Sekertaris gila kenapa jam segini belum datang ke kantor huh!! Mau aku pecat baru tau rasa apa!! Teriaknya dari sebrang telepon.


Seketika wanita itu menjauhkan gawainya dari telinganya ia tersadar matanya melotot menatap ke arah jam yang menunjukkan pukul 9: 25


"What!!! Oh God aku telat!! Umpatnya lalu berlari ke kamar mandi tak menunggu waktu lama ia keluar dari kamar mandi dan memakai pakaian serba hitam ia berkaca di depan cermin besar


"Perfect handsome" ucapnya tersenyum.


Buru-buru ia melangkah keluar dari apartemen nya di naiknya motor kesayangannya melaju ke arah kantor tak menunggu waktu lama ia sudah berada di tempat tujuan. Seperti biasa ia memasang wajah dingin tapi tetap cool ia berjalan menuju lobi kantor, seperti biasa karyawan wanita akan memasang wajah imut nya dan tersenyum manis ke arah Jons.


"Selamat pagi sekertaris Jons" sapa wanita yang bertugas menjadi resepsionis. Jons hanya menganggukkan kepala ia berjalan cepat menuju lift khusus CEO.


Para karyawan berbisik- bisik kearah Jons yang sudah masuk kedalam lift


"Ternyata pak Jons tak kalah cakep dari CEO kita yah " ujar karyawan A tersenyum membayangkan ia sedang bermesraan dengan pak Jons


"Iya dari jauh aja udah tampan apalagi dekat, uuuh jadi gemes deh pengen jadi istrinya" karyawan B menimpali.


"Hahahha, jangan ngarep dong dia itu orang penting yah kali mau sama kamu orang biasa" karyawan C menyahut.


"Kita kan gk tau, bisa jadi takdir berpihak kepadaku" jawab karyawan B kesal.


"Sudah-sudah ko malah bahas pak Jons sih ayo kerja lagi!" ucap karyawan A membubarkan.


Mereka tidak tahu apa kalau Jons itu adalah seorang perempuan sama seperti mereka hanya karena style nya dan gaya rambutnya Jons terlihat seperti seorang laki-laki yang gagah nan tampan.


Kini Jons sudah berada di lantai 29 tepatnya di depan ruangan CEO tanpa mengetuk pintu Jons langsung membuka pintu tersebut.

__ADS_1


Ceklek


"Maaf Tuan saya terlambat" ujar Jons membungkuk.


Farhan menatap tajam ke arah Jons


"Beraninya kamu meminta maaf!! Kamu bisa kerja gk sih? Baru saja menjadi sekertaris baru saya sudah terlambat, sepertinya ayah saya salah memilih sekertaris untuk saya, cih! Tidak berguna!! Ucap Farhan penuh emosi


"Gara-gara Diana menciumku semalam aku tidak bisa tidur dasar wanita sialan gara-gara dia aku kena omel dari laki-laki jelangkung entah dari mana Boss besar mendapatkan nya, huufft!!. Apa dia tidak tahu kalau aku ini adalah seorang perempuan? Yang pastinya menginginkan ciuman pria bukan wanita, oh astaga bibir mungilku" gerutu Jons dalam hati"


"Maaf Tuan saya salah saya tidak akan mengulanginya lagi" jawab Jons merasa bersalah.


Farhan menatap ke arah Jons dan tersenyum licik. "Ini sangat menarik aku akan berpura-pura tidak tahu jika dia adalah seorang perempuan ini sungguh lucu" ujar Farhan dalam hati.


Entah sejak kapan Farhan mulai suka menjahili Jons.


"Karena kamu sudah membuat kesalahan yang sangat fatal kamu harus mendapat konsekuensi nya paham!" Ujar Farhan penuh penekanan.


Kini Jons hanya bisa pasrah karena memang ini adalah kesalahannya apapun konsekuensinya ia harus menanggung resikonya.


"Apapun yang Tuan berikan akan saya laksanakan" ujar Jons pasra.


"Baiklah hukumanmu adalah pus up 50× dan kamu harus membuka kamejamu, bagaimana?" Tanya Farhan menyeringai.


Jons yang mendengar hukuman dari Farhan terkejut bagaimana tidak ia akan membuka kamejanya dan itu akan terlihat aset kebanggaannya di depan Tuan nya itu, itu tidak akan mungkin terjadi bagiamana pun caranya ia harus menghindar" pikir Jons.


Jons menangkan dirinya untuk mencari alasan yang tepat.


"Bagaimana Jons apa sudah siap" tanya Farhan penuh semangat. Apa mungkin hukumannya kurang apa perlu saya menambahkannya menjadi 2× lipat secara kamu adalah pria kuat" sambung Farhan agar tidak menimbulkan kecurigaan.


Jons berusaha tetap tenang ia melihat jam di tangan kanannya


"Maaf Tuan 5 menit lagi akan ada meeting dengan perusahaan B di restoran XY" ujar Jons mengingatkan dan ini adalah sebuah anugerah bagi seorang Jons karena bisa menghindar dari hukuman gila yang di berikan Farhan.


Farhan berpikir sebentar sebelum menanggapi perkataan Jons. "Batalkan meeting dengan perusahaan XY hari ini!!" Ujar Farhan. "Dan kamu harus segera melaksanakan hukuman yang saya berikan" sambung Farhan tersenyum tipis.

__ADS_1


"Maaf Tuan meeting ini tidak bisa di batalkan karena ini adalah kesempatan kita untuk melakukan kerjasama dengan perusahaan XY dan tentu perusahaan kita akan mendapat keuntungan yang besar Tuan "balas Jons cepat.


"Semoga tuan Farhan berubah pikiran" doa Jons penuh harap.


"Baiklah siapkan berkas yang akan di gunakan untuk rapat nanti" jawab Farhan. Dan cepat keluarlah!!! Titah Farhan dengan wajah kesal.


Jons yang mendengar itu tersenyum menang "baiklah terimakasih Tuan, saya pergi dulu". ujarnya sambil tersenyum lalu pergi meninggalkan ruangan Farhan.


Farhan dan Jons sudah menyelesaikan meeting dengan perusahaan XY tentunya mereka dapat menjalankan kerjasama dengan mudah karena keahlian dan kepintaran Farhan dan juga Jons dalam merangkai kata bisa dengan mudah membuat lawan bisnis percaya pada mereka walau Farhan terkesan gila di mata Jons tapi tidak dapat di pungkiri bahwa Jons juga diam-diam mengagumi keahlian dan kelicikan Farhan dalam meyakinkan kawan bisnisnya itu.


Jam sudah menunjukkan pukul 5 sore itu tandanya jam kantor kerja sudah selesai sebagai karyawan sudah pulang dan sebagian karyawan lainnya masih mengerjakan tugas yang belum selesai. Sedangkan disisi lain Jons wanita tomboy tapi dianggap pria oleh kebanyakan wanita, ia sedang membereskan berkas yang di meja kerjanya


"Huuuft" helaan napas Jons. "Akhirnya Tuan Farhan tidak mengingat hukuman buatku, semoga saja Tuan Farhan amnesia dengan masalah tadi pagi jangan sampai dia tahu tentang diriku" guamamnya mencoba menenangkan pikiran.


Tok tok tok


Suara ketukan pintu terdengar.


Jons segera membuka pintu ruangannya


Ceklek


Jons terkejut melihat pria gagah dan tampan berdiri di depan dirinya pria yang sedang ia bicarakan kini sudah berdiri tepat di hadapannya.


"Umur pendek Tuan Farhan" umpatnya dalam hati.


"Ekhem" Jons berdehem. "Ada apa Tuan?" Tanya Jons sopan walau rasanya ia ingin lari dari hadapan Farhan.


Farhan menyeringai lalu berbisik ke telinga Jons


"Sekertaris tampan jangan lupa hukumanmu besok" ujarnya dengan nada sensual, lalu pergi meninggalkan Jons yang sedang mematung tanpa ekspresi.


"Sudah kuduga umurnya sangat pendek dasar jelangkung karet" umpatnya geram.


"Aku harus bagaimana ini? Ahh pusing ah mending aku cabut aja capek banget dengan kerjaan perusahaan, mending aku berburu" kata Jons lalu meninggalkan ruangannya.

__ADS_1


**bersambung


Hmm bagaimana nih guys kira" hukuman Jons? apakah Farhan akan mengetahuinya? saya juga tidak tahu heheheheh


__ADS_2