Suamiku Ternyata Boss Mafia

Suamiku Ternyata Boss Mafia
Bab 81 Baikan


__ADS_3

Up lagi guys jangan lupa tinggalkan like dan vote nya yah 🤗🤗🤗


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Setelah menyelesaikan aktivitas nya di dalam kamar, Tuan Farhan tersenyum ke arah dua kerucil nya ia kemudian mengendong dua baby nya itu, baby Hamas di tangan kanan nya dan baby girl di tangan kiri si Jelangkung.


"Ayo kita ke Mommy kalian, kalian tahu Mommy kalian itu adalah perempuan yang hebat bisa menaklukkan musuh nya dalam sekejap kalian tahu apa yang cocok untuk sebutan untuk Mommy kalian yang pembunuh bayaran itu?" Tuan Farhan begitu bersemangat mengajak ke dua anak nya berbicara walau tidak ada tanggapan namun tak membuat si Jelangkung diam bahkan dirinya semakin semangat berceloteh ketika anak-anak nya tersenyum.


"Sebutan yang cocok yaitu Mommy gagak hitam yang suka sekali menakuti orang bahkan Daddy kalian sendiri takut" curhat raja Hades dengan bibir mengerucut.


"Ta ta ta"


"Ta ta ta"


Celoteh baby Hamas dan baby girl mereka tertawa riang bahkan bertepuk tangan.


Raja Hades terkekeh "Iih kalian suka yah dengan sebutan gagak hitam? Mmm.... Anak baik dan penurut" seru si Jelangkung tertawa kecil. Anggota Black Wolf merasa takut dengan senyuman Tuan muda mereka bukan apa-apa tapi entah kenapa senyuman itu sungguh menakutkan.


"Selamat pagi Tuan muda" sapa anggota Black Wolf menundukkan kepala nya.


Tuan Farhan berhenti di depan mereka "apa kalian tidak menyapa anak ku hmmm...?" Tanya tuan Farhan menampilkan wajah cerianya dengan senyum semanis mungkin.


"Ah, eh yah maafkan kami Tuan muda, selamat pagi Tuan muda kecil" ucap mereka serempak dengan wajah gemetar dengan peluh keringat ketakutan.


"Bagus jangan sampai kalian lupa menyapa anakku atau kalau tidak aku akan memberikan kalian uang kompensasi" jawab Tuan Farhan melebarkan senyumnya.


"Ta ta ta"


"Ta ta ta"

__ADS_1


Celoteh kedua baby iblis itu.


"Ba-baik Tuan muda kami akan selalu mengingat nya di dalam kepala maupun di luar kepala kami"


"Bagus" ujar Tuan Farhan melangkah keluar menuju taman samping yang khusus di buat oleh Nyonya Mita.


"Napas ku hampir saja habis" lirih anggota Black Wolf.


"Aku tidak menyangka harus tinggal dengan Tuan muda aura pemmbunuh nya begitu mendominasi bahkan sepertinya anak-anak nya juga menuruni sifat kedua orang tuanya dan kedua kakek dan nenek nya"


"Aku akan bekerja sebaik mungkin aku tidak mau mendapat masalah"


"Yah kau benar"


Begitulah percakapan anggota Black Wolf andai mereka tahu siapa sebenarnya Tuan muda mereka apa mungkin mereka langsung kehilangan napas akibat syok dengan kebenaran yang sebenarnya.


Tuan Farhan melihat istrinya dan anaknya sedang berjemur di bawah sinar matahari pagi terlihat baby Azhar yang sedang terbaring menatap wajah sang Mommy sedangkan Jons sedang duduk bersila dengan gaya bersemedi.


Kaki jenjangnya melangkah menuju sang istri yang tengah fokus pada kegiatan mengumpulkan vitamin dari sinar matahari.


"Sayang, aku membawa anak-anak" ucap Tuan Farhan saat sampai di samping Jons, si tomboy membuka mata dengan menghembuskan napas panjang, sepertinya Jons tengah melakukan olahraga pernapasan.


"Terima kasih sudah membawa anak-anak ke sini" jawab jons singkat ia kembali menutup matanya sembari menikmati hangatnya sinar matahari tanpa menatap wajah suaminya.


Raja Hades mendesah berat ia kemudian meletakkan baby Hamas dan baby girl di dekat baby Azhar.


"Ta ta ta"


"Ta ta ta"


"Ta ta ta"


"Kalian bermain lah sendiri yah Daddy ada urusan sama gagak hitam" bisik si Jelangkung pada anak nya sedangkan ke tiga anak nya bertepuk tangan seakan menyemangati Daddy nya.


Tuan Farhan menatap wajah istrinya yang terlihat sangat cantik alami ia kemudian mendekati istrinya dan memeluk nya dari samping.


"Kau marah padaku hmmm....? Katakan saja apa salahku? Agar aku bisa menjelaskan padamu aku tidak tahu kenapa kau marah padaku, jangan menghindar lagi aku tidak kuat, hatiku sangat sakit saat kau meneriaki ku, kau bahkan dengan tega nya mengusir ku dari kamar aku terluka sebagai kepala rumah tangga kau memang tahu aku sangat di takuti oleh orang-orang di luar sana Karena kekuatan ku tapi di saat berada di sisimu kekuatan itu hilang" jelas Tuan Farhan dengan dada yang begitu sesak bahkan Jons merasakan bajunya sudah basah karena air mata raja Hades.


Jons juga merasa sesak di hatinya ia merasa bersalah karena terlalu kejam pada suaminya ia lupa pada statusnya seharusnya ia tak memperlakukan Tuan Farhan seperti itu.


"Ma-aafkan aku Ara jangan buat aku menderita kau bisa menembakku atau menusuk ku dengan pisau tapi jangan kau diamkan aku jangan pernah acuhkan aku aku sungguh tersiksa Ara" tubuh Tuan Farhan bergetar bahkan ia memeluk tubuh istrinya begitu kuat.


Jons kemudian memutar tubuhnya menghadap ke arah Tuan Farhan ia melerai pelukannya menatap wajah suaminya yang sedang menangis Jons sangat tersentuh dengan aksi Tuan suaminya anggap saja ia adalah istri durhaka entah kenapa ia ingin sekali tertawa terbahak-bahak namun dirinya hanya tertawa dalam hati.


Jons menghapus air mata di pipi suaminya ia kemudian mencium kedua mata Tuan Farhan lalu beralih ke dahi dan terkahir di bibir si Jelangkung membuat pria itu bersorak kegirangan.


"Aku juga minta maaf Prince karena terlalu egois dan tidak sabar menghadapi mu, maafkan aku yang kekanakan dalam menyikapi masalah, aku janji tidak akan mengacuhkan mu tapi kamu harus jujur padaku aku hanya ingin di dalam rumah tangga kita di landasi dengan kepercayaan dan kejujuran supaya tidak ada kesalahpahaman yang seperti ini" jelas Jons lembut tangannya mengusap lembut wajah Tuan Farhan.


Raja Hades mengangguk patuh "aku juga minta maaf yang tidak peka sebagai seorang suami" lirih Tuan Farhan menunduk, ke tiga anaknya menatap kedua orang tuanya yang tengah berhadapan mereka diam sambil menikmati dua sejoli yang sedang kasmaran seakan mengerti dengan masalah Mommy dan Daddy nya membuat mereka tidak mau menganggu waktu keduanya.


Jons membawa tubuh Tuan Farhan dalam pelukan nya ia kemudian mengusap punggung suaminya memberi ketenangan dan kehangatan ia ingin dirinya menjadi tempat ternyaman dan tempat bersandar bagi suaminya, ingin menjadikan rumah ternyaman bagi suaminya agar tidak ada celah bagi pelakor dalam rumah tangga nya kelak.

__ADS_1


"Kemarin aku pergi menemui Laura dia adalah adik angkat ku saat aku kuliah di Amerika, dia datang ke Indonesia untuk bertemu kekasihnya, kau tahu kan River asisten ku? Dia adalah kekasih Laura, itu sebabnya dia memintaku bertemu dengannya di restoran agar mengantar nya untuk bertemu dengan River" ujar Tuan Farhan ia sangat menikmati aroma mawar di tubuh istrinya.


"Sepertinya ada yang memata-matai rumah tangga ku" batin Jons.


"Terima kasih karena telah jujur padaku, apa kau tidak ke kantor? Kamu akan terlambat jika kau tidak berangkat sekarang" tutur Jons melerai pelukannya.


"Ah yah kau benar aku ada meeting pagi ini, datanglah ke kantor aku akan sangat merindukan ke tiga kerucil ini" jawab Tuan Farhan menghampiri ke tiga anaknya di kecup ke tiga kening anak-anak nya dengan lembut.


"Iya aku akan ke kantor membawa anak-anak"


"Jangan berdandan seperti kemarin saat datang ke kantor jangan memakai bedak ataupun pewarna bibir aku tidak suka" sahut si Jelangkung dengan wajah datar.


"Yah baiklah" jawab Jons malas ia pikir suaminya akan merasa senang karena tampil cantik di depan orang-orang tapi beda dengan si Jelangkung batangan ia tidak mau jika wanita nya terlihat cantik ia tidak akan rela mata-mata kotor pria lain melihat miliknya dengan nafsu buas nya.


"Berikan aku obat semangat agar pekerjaan ku cepat selesai" seru Tuan Farhan tersenyum penuh arti.


Alis Jons berkerut "aku tidak punya obat semangat" jawab nya singkat, karena memang dirinya tidak tahu obat semangat yang seperti apa.


"Kau memang istri payah, baiklah aku akan memberitahu mu obat semangat itu" Tuan Farhan mendekatkan wajahnya ia menekan tengkuk Jons agar memperdalam ciuman nya Jons dengan senang hati membalas ciuman itu, Tuan Farhan memainkan lidah nya mereka saling bertukar saliva seakan lupa jika ada mata suci yang harus di jaga.


Saat asyik dengan kegiatan indahnya tiba-tiba ke tiga kerucil nya mengeluarkan suara andalan nya.


"Oeeeekkkk"


"Oeeeekkkk"


"Oeeeekkkk"


Jons mendorong tubuh Tuan Farhan kuat membuat raja Hades terjungkal ke belakang raja Hades menampakkan wajah masam nya dan menatap tajam wajah anak-anak nya.


"Aku akan membawa kalian ke Afrika Utara" batin raja Hades.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Bersambung 🤣

__ADS_1


__ADS_2