Suamiku Ternyata Boss Mafia

Suamiku Ternyata Boss Mafia
Bab 44 PMS?


__ADS_3

Uuuh baiknya Author up lagi nih GUYS 😘


Semoga dapat menghibur teman-teman 🤗


Jangan lupa tinggalkan jejaknya yah guys 😊


-


-


-


-


🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒


Sehari setelah kepergian Jons si Tuan bucin itu nampak uring-uringan ia semakin berwajah datar pada siapapun tidak ada orang tercinta di samping membuat rasa rindunya semakin besar. Dasar ABG tua labil baru jatuh cinta langsung bucin aja.


Kaki jenjangnya melangkah masuk ke dalam perusahaan nya yang menjulang tinggi dengan sekertaris Rio yang mengekor di belakangnya.


Para karyawan wanita menatap takjub ke arah dua pria tampan dan tentunya mereka adalah Farhan dan Rio. Karyawan wanita lebih heboh menatap CEO mereka yang begitu tampan seperti seorang pangeran bak pria sempurna tidak ada celah pada wajahnya tubuhnya yang atletis, dan kecerdasannya menambah nilai plus nya.


Farhan semakin berdecak sebal seharusnya yang ia lihat adalah wajah istrinya kenapa wajah-wajah menyebalkan ini yang ada di depan matanya.


"Apa yang kalian lihat! Cepat kerjakan pekerjaan kalian! Apa saya mengaji kalian untuk bersenang-senang huh? Dan ingat wajah tampan ku ini untuk wanitaku seorang, dan kalian harus menundukkan pandangan kalian apa kalian paham!" Teriak Farhan persis wanita yang sedang PMS saja.


Orang-orang di sana terkejut dengan langkah terbirit-birit mereka segera berlari menghindar amukan dari sang Tuan bucin. Mereka baru kali ini mendapat bentakan yang cukup memekakkan telinga ternyata kepergian Jons meninggalkan perubahan besar bagi Tuan muda.


"Huh! Ada apa dengan sifat Tuan muda Farhan? Apakah ini karena faktor di tinggal Nona Jons? Jika iya sehari di tinggal jauh membuat emosi Tuan muda tidak stabil suka teriak-teriak apalagi kalau setahun bisa habis nih rambutku akibat rontok beruntutan" batin sekertaris Rio bergidik ngeri.


Farhan segera melangkah masuk ke dalam lift dengan wajah garang tak bersahabat, sekertaris Rio hanya berdiam diri tanpa berani menasehati atasannya itu karena ia tahu menasehati orang yang sedang bucin itu sama saja dengan menyerahkan diri ke kandang anaconda.


Ting


Pintu lift terbuka Farhan segera keluar dari dalam lift kaki jenjangnya melangkah masuk ke dalam ruangannya dan langsung menghempaskan bokongnya di singgasananya ia mengendurkan dasinya melipat lengan bajunya sampai ke siku.


Sedangkan sekertaris Rio langsung menuju ke ruangan nya yang tidak jauh dari ruangan Tuan Farhan.

__ADS_1


Farhan menatap berkas-berkas yang ada di atas mejanya kemudian membuka satu persatu, matanya memicing tajam ada begitu banyak angka yang termanipulasi pada rincian keuangan.


"Kurang ajar mereka mau bermain-main denganku rupanya" gumam Farhan geram.


"Riooooo, Riooooo! Riooo sialan! Bangsat!" Maki Farhan menggebrak meja kasar.


"Riooooo!!" Farhan kembali memanggil nama sekertaris namun sang sekertaris tak kunjung muncul.


"Astaga ruangan ini kedap suara sia-sia aku meneriaki namanya" Farhan menepuk jidatnya pelan ia menggeleng kepalanya terasa pusing. Tuan muda Farhan apakah faktor kelupaan mu juga karena Jons meninggalkan mu hmmm....? Bisa-bisanya kamu seperti orang bodoh Tuan Farhan.


Farhan segera menghubungi sekretaris Rio menggunakan telepon genggam di atas mejanya.


"Cepat ke ruanganku brengsek!! Sekertaris tidak berguna!" Teriak Farhan dan langsung menutup panggilan.


Sekertaris Rio tergelak ia begitu terkejut mendengar teriakkan dan makian dari Tuan nya itu.


"Aman, kau tidak apa-apa jantung? Semoga Tuan muda baik-baik saja. Nona Jons segera kembali lah saya tidak bisa menghadapi kegilaan Tuan muda yang begitu bucin pada anda" batin sekertaris Rio mengusap pelan dadanya.


Kasihan sekali kau sekertaris Rio harus menanggung kebucinan Tuan muda mu, biasalah pengantin baru, yang baru merasakan ladang milik gadis perawan jadi begitulah sikap nya, sehari tidak menjabak sawah akan terasa galau cangkul nya itu.


CEKLEK


"Apa yang bisa saya bantu Tuan muda?" Tanya sekertaris Rio dengan perasaan was-was melihat wajah tak bersahabat Tuan nya membuat nya menggeram frustasi.


Farhan dengan murkanya melempar berkas di wajah sekertaris nya


"Apa kau tidak bisa bekerja dengan baik Rio? Aku merekrut kembali dirimu karena kau bisa di andalkan tapi aku salah! Di mana kemampuan mu Rio pekerjaan ini saja kamu tidak bisa mengatasinya dengan baik? kenapa sampai ada dana perusahaan yang bocor?! Jawab sekertaris sialan apa kau sudah sangat bodoh huh! Tidak bisakah kau bekerja lebih baik lagi siapa yang sudah melakukan penggelapan dana?! Katakan bedebah!" Maki Farhan menggebrak meja kasar.


BRAAAAK


"Maafkan saya Tuan muda saya mengaku salah" ujar sekertaris Rio takut-takut.


"Sekertaris tidak berguna kenapa harus minta maaf bodoh! Cepat cari siapa pelaku penggelapan dana dua M itu segera bawa ke hadapanku sekarang!" Perintah Farhan masih dengan wajah memerah amarah.


"Baik Tuan muda, kalau begitu saya permisi" sekertaris Rio segera keluar dari ruangan yang panasnya mengalahkan neraka jahanam ia bergidik ngeri melihat kemarahan Tuan mudanya sangat mengerikan padahal selama bekerja menjadi sekertarisnya ia tidak pernah melihat Tuan muda nya marah-marah apalagi kemarahan nya begitu du luar batas padahal masalah ini pernah terjadi namun Tuan Farhan menyikapi dengan kepala dingin tapi sekarang berbanding terbalik 380°. Wah hebat kau Jons rupanya ladang yang kau miliki sangat berpengaruh besar.


"Sial! sial! Siap yang sudah berani bermain-main denganku brengsek! Akibatnya aku menjadi sasaran amukan anak singa hufffftttt"gerutu sekertaris Rio dalam hati.

__ADS_1


🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒


"Hey tenanglah Clara, kenapa kamu setiap hari bawaannya marah-marah terus, ada apa hmmmm.....?" Tanya seorang pria tampan.


"Ka Bayu pokoknya aku ingin kau menghabisi Jons dia sudah melukaiku, bahkan dia merebut pacarku ka aku tidak rela ka pokoknya aku mau kakak membalas perlakuan kasarnya padaku" rengek Clara manja.


Kedua alis Bayu bertautan.


"Jons siapa yang kau maksud Clara?" Tanya Bayu penasaran.


"Si Jons sekertaris pacarku dia itu yang berpakaian laki-laki tomboy sekali padahal dia itu perempuan tahu" jawab Clara jujur.


"Tidak salah lagi Jons pembunuh bayaran itu" bisik Bayu dalam hati.


"Apa kau punya fotonya?"


"Tentu saja punya aku diam-diam mengambil fotonya" jawab Clara dan menyerahkan hp nya pada kakak laki-laki nya.


"Tenanglah ini urusan gampang, kamu hubungi Louis dan bilang padanya cari kelemahan Jons saat ini entah itu keluarga atau kekasihnya atau apalah" ujar Bayu "Yah walaupun tidak ada yang bisa menandingi kekuatan pembunuh bayaran itu" sambungnya dalam hati.


Bayu tidak tahu jika pacar yang di maksud adiknya adalah Tuan muda Farhan anak musuh bebuyutan nya jika ia tahu entah apa yang akan dia lakukan.


"Aku mencintaimu ka, baiklah aku akan segera hubungi ka Louis" Clara bersenandung riang ia yakin Jons akan kalah, cih! mengalahkan dirinya? Tentu dia tidak akan kalah karena ia memiliki kakak seorang mafia.


Hahahah Clara kau tidak tahu jika kakak kamu sendiri begitu takut dengan kekuatan Jons si pembunuh bayaran yang sudah di latih sejak umur lima tahun kau akan menyesal nantinya karena tidak mendengar peringatan dari seorang pembunuh bayaran. Mengalahkan seorang Jons? Tentu kau harus berpikir menggunakan otak cerdas, yang benar saja kau amuba kecil berani menantang malaikat maut. Cih! menyebalkan!


-


-


-


-


-


Bersambung

__ADS_1


🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒


__ADS_2