
Happy reading guys 🤗
silahkan berkomentar sesuka hati teman-teman, Author dengan senang hati dan dengan kebaikan jiwa akan menanggapi setiap kritik dan saran nya hehehehe
-
-
-
-
"Sayang, kau mau ikut aku ke rekan bisnis kita atau kau tunggu saja disini? aku mau bersilahturahim dulu pada mereka" Farhan menatap wajah Jons dengan senyuman manis di bibirnya, Jons yang melihat itu menaikan alisnya sebelah mendengar kata sayang dan senyum yang di tampilkan Tuan muda membuatnya bergidik.
"Kesambet apa tuh si jelangkung? tiba-tiba manggil sayang".
"Tidak! kau saja. Aku ingin istrirahat sebentar, kakiku pegal sekali" jawab Jons datar.
"Ok baiklah, kamu di sini dulu yah" ujar Farhan menampilkan senyum termanis nya kemudian mengecup singkat dahi Jons, lagi-lagi membuat Jons menatap bingung.
"Apa dia sedang merencanakan sesuatu?" gumam Jons.
"untuk mendapatkan silikon dan ladang milik Jons aku harus tebar kebaikan dan perhatian penuh untuk nya, agar dia dengan sukarela memberikan ladangnya sekaligus sertifikat nya hahahah kau sungguh cerdas Tuan Farhan" bisik Farhan dalam hati.
Jons duduk sendiri di kursi menikmati para tamu yang hadir di acara pernikahan nya tiba-tiba terlintas wajah seorang gadis.
"Kenapa gue mencemaskan dirinya? apa yang sedang dia lakukan sekarang? semoga dia baik-baik saja tapi kenapa hati gue begitu khawatir tentang nya" gumam Jons dengan wajah gelisah.
Jons begitu gusar, terlihat jelas dari tangannya mengepal kuat untuk menghilangkan rasa khawatirnya, ia ingin sekali keluar dari hotel ini namun ia tidak mungkin melakukannya karena acaranya belum selesai, dirinya juga gak mau membuat bu Mita berpikir yang bukan-bukan tentang dirinya, dan pada akhirnya ia harus bersabar sampai acara pernikahan nya selesai.
"Kau kenapa sayang? apa terjadi sesuatu hingga membuat mu kepikiran? apa ada yang sakit?" Farhan dari kejauhan melihat Jons yang tidak baik-baik saja memutuskan untuk menanyakan keadaan nya, ia lalu duduk di samping sekertaris nya sekaligus istrinya itu.
"Tidak! kenapa Tuan sangat aneh hari ini? apa Tuan merencanakan sesuatu?" Jons malah balik bertanya dengan mata memicing curiga.
__ADS_1
"Tidak! kau ini selalu saja curiga padaku. Kamu sekarang sudah menjadi Istriku kata Mama aku harus jadi suami yang perhatian untuk istri jadi kalau aku minta sesuatu maka dengan sukarela kamu akan memberikannya" jawab Farhan tanpa dosa.
"Emang apa yang Tuan minta dariku?" tanyanya
Farhan yang mendengar kata Tuan dari bibir Jons mendelik tak suka.
"Aku sekarang sudah menjadi suamimu, bisakah jangan memanggilku Tuan" protesnya tidak suka.
"Si jelangkung ini apa yang dia rencanakan? gue kudu berhati-hati terhadapnya".
"Kalau bukan Tuan lalu aku harus manggil apa?" Sebenarnya Jons ingin sekali pergi dari tempat itu sekarang, pikirannya terus tertuju pada gadis yang di temuinya kemarin, namun lagi-lagi ia menghormati Tuan besar dan Nyonya Mita.
"Panggil aku Prince saja" jawabnya dengan mengedikan matanya. "Tidak ada penolakan!" telaknya lagi.
Jons hanya menarik napas dalam-dalam berdebat dengan Tuan muda tidak akan pernah menang.
"Baiklah Prince sekarang katakan apa yang ingin kau minta dariku?" ternyata si gadis tomboy itu masih penasaran dengan apa yang di ucapkan oleh suaminya itu tadi.
"Oh itu, aku ingin meminta ladang milik mu" jawab Farhan menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
"Bukankah Tuan memiliki banyak lahan, kenapa harus minta padaku?"
Farhan menatap tajam ke arah Jons, gadis tomboy yang menyadari kesalahannya langsung meralat ucapannya.
"Prince" panggil Jons dengan senyum manisnya.
"Lahan milikku beda dengan lahan punyamu sayang, lagipula aku mau lahan darimu sebagai hadiah pernikahan kita, aku ingin jadikan ladang untuk bercocok tanam "bayi-bayi kita" sambung nya dalam hati dengan senyum yang terus terukir di bibirnya rupanya si Tuan jelangkung itu sedang menghayal akan menjadi petani di ladang milik Jons.
"Tuan muda sudah gila, padahal banyak sekali orang di luar sana berlomba-lomba menjadi CEO sedang dirinya ingin menjadi seorang petani" batin Jons.
Rupanya Jons tidak tahu maksud lahan dari si jelangkung suaminya, padahal maksud dari suaminya adalah yah berbuat enak-enak di atas ranjang hahahahha. Jons kau sungguh parah.
"Baiklah aku akan memberikan lahan itu untuk mu prince" jawab Jons tersenyum.
__ADS_1
"Benarkah? yeah terimakasih istriku cantik" ujarnya dan refleks mencium pipi Jons hingga membuat sang empu terkejut dan membuat pipi si tomboy merona.
Sedangkan orang tua Farhan tersenyum bahagia melihat anaknya yang tersenyum lebar, dan mereka sangat yakin bahwa Jons dapat melindungi anaknya dari kejaran musuh, padahal mereka tidak tahu jika si jelangkung batangan adalah sosok yang sedang bersembunyi di balik kebaikan hati seorang Farhan yang di sebut anak mami oleh Jons.
Di lain sisi seseorang sedang mengamati keduanya dengan perasaan cemburu hatinya begitu teriris menyaksikan kedekatan si pengantin.
"Lupakan dia, lagipula cintamu itu salah, kau mencintai sesama jenis dan Jons tidak suka itu. Jons sudah memiliki kehidupan baru, mulailah belajar melupakannya dan hiduplah layaknya seorang wanita pada umumnya" tepukan hangat mendarat di pundak Amanda.
Amanda menatap wajah temannya kemudian mengangguk kepalanya.
"Terimakasih. Kau benar aku harus keluar dari dunia gelap dan hidup layaknya manusia normal, maukah kau membantuku?" Amanda menatapnya dengan senyum manis yang terukir di bibirnya hingga membuat jantung Alex berdetak tak karuan.
"Aku akan berusaha mengeluarkan mu dari sisi gelapmu" jawabnya mentralkan degub jantungnya.
Amanda memeluk tubuh pria di depannya ia sangat beruntung memiliki teman yang sebaik Alex yang mau menerima kekurangan dirinya.
"Lihatlah sepertinya Alex sudah meluluhkan hati si Amanda" celetuk Tio menatap ke dua sejoli yang sedang berpelukan.
"Iya, baguslah jika Amanda ingin berubah" sahut Richo yang berdiri di samping Tio. "Tinggal kita berdua yang belum memiliki pasangan, apa kau tidak mau mencari pasangan?" Richo melirik sekilas wajah Tio.
"Bagaimana jika kita berdua jadian" tanya Tio dengan tatapan mesum yang langsung kena sentilan dari Richo hingga membuat sang empu meringis sakit.
"Aku masih normal, aku tidak suka batangan karena adikku akan sangat alergi bersentuhan dengan kembarnya".
"Hahahaha, cepatlah mencari pasangan jika tidak maka adik kesayangnmu itu akan aku habisi" Tio tertawa lepas melihat wajah Richo merinding ketakutan, dan langsung meninggalkan Tio yang masih setia tertawa.
"Sepertinya aku harus mencari pasangan wanita, untuk menghilangkan kelainan ku ini" guamamnya dalam hati.
-
-
-
__ADS_1
-
Bersambung.