Suamiku Ternyata Boss Mafia

Suamiku Ternyata Boss Mafia
Bab 15 Di Culik


__ADS_3

Happy reading guys 😘 jangan lupa dukungannya yah teman-teman 🙏🙏


#####


Jons menghempas tubuhnya di atas kasur king sizenya ia merentangkan dua tangannya lebar-lebar ia menatap langit-langit kamar seakan minta solusi dari masalahnya namun yang di minta tak kunjung kasih jawaban. Dasar memang Jons udah ketularan kali sifat gilanya dari si jelangkung itu wong yang di minta itu benda mati jadi gak ada jawaban kalau pun bisa bicara tapi mana ngerti urusannya nikahan sedangkan dia gak punya pasangan.


"Tidak lama lagi gue udah jadi istri si jelangkung, bagaimanapun gue harus siap menerima apapun yang sudah di gariskan takdir untuk gue, jika gue udah nikah apa gue masih bisa bebas? gue gak mau keluar dari dunia gue, gue udah terlanjur jatuh hati pada pekerjaan gue hah!" gumam Jons menatap sendu jam dinding di kamarnya.


Tiba-tiba Jons terlonjat kaget


"Oh ya ampun kenapa bisa gue lupa hari ini" Jons menepuk jidatnya. "Udah jam tujuh gue harus siap-siap pergi ke rumah si jelangkung itu".


Jons mengambil handuk nya kemudian masuk ke kamar mandi setelah lima belas menit berkutat di dalam ia keluar hanya dengan lilitan handuk yang menutupi tubuh bagian intim.


Ting pesan masuk


Jons mengambil ponsel nya dan melihat satu pesan masuk membuat dahinya mengkerut.


✉️ "Wanitamu bersama kami cepatlah datang kemari atau kekasihmu akan mati di tanganku!"


"What! apakah si jelangkung dalam masalah? tapi pesan ini menyebut wanita? sedang gue tidak memiliki kekasih wanita eh ralat gue masih lurus kok belum belok dan gak akan pernah belok kalau pun belok gue pasti khilaf" gumamnya masih memegang ponsel di tangannya.


Ting


✉️ "cepatlah datang kemari atau tidak kepalanya akan aku potong hahahah"


Seketika membuat sekujur tubuh Jons mendidih menahan amarah yang akan meluap.


Jons melihat seksama foto yang di kirim oleh no asing.

__ADS_1


"Kurang ajar akan ku habisi kalian jika berani menyakiti nya sedikit pun" geram Jons langsung meraih pakaiannya kemeja hitam dan celana jeans hitam melekat di tubuh ramping Jons tanpa menunggu lama Jons keluar dari apartemen nya buru-buru bahkan ia lupa jika dia ada janji dengan Boss besarnya.


Entah ada hubungan apa Jons dengan wanita itu apakah itu pacarnya? jika iya berarti Jons telah belok berpaling dari kodratnya.


Di lain sisi seseorang tengah mengamati ekspresi wanita tomboy dari layar lebar komputer di ruangannya.


"Ada apa dengan dirinya? apa terjadi sesuatu dengannya? wajahnya begitu mengkhawatirkan seseorang" gumam pria misterius.


"Aku harus menyelidiki nya untung saja aku sudah memasang JPS di ponselnya jadi aku bisa melacaknya dengan mudah".


Pria itu bangkit dari duduknya kemudian keluar dari ruangannya menuju ke lantai satu karena ia tadi berada di lantai dua.


"Aku akan keluar sebentar, kalian jagalah markas ini dengan baik" tegas pria misterius dengan wajah datar.


"Baik Boss tenang saja markas pasti aman" jawab salah satu anak buahnya.


Jons menuju markas nya ia harus meminta bantuan pada teman-teman nya tidak mungkin ia pergi sendiri tanpa mempersiapkan taktik karena jika tidak maka dirinya pada akan mati konyol.


Jons sudah berada di markasnya ia melihat anggota nya sedang bersantai.


"Tumben sekali kau datang kemari Jons?" celetuk Richo ketika Jons sudah ikut nimbrung bersama yang lain.


"Aku butuh bantuan kalian" ujar Jons.


anak buah Jons melirik ke arah Jons kemudian mereka ikut duduk bersama mendengar percakapan Boss nya itu.


"Bantuan apa?" kali ini Tio angkat bicara.


Amanda menatap wajah Jons yang begitu sempurna menurut nya wajahnya yang serius menambah kesan manis.

__ADS_1


"Temanku di culik, sepertinya itu ulah Carvendal dan mereka meminta ku untuk menemui mereka tanpa melibatkan kalian aku butuh bantuan kalian untuk berjaga-jaga di luar, aku akan datang sendiri ke sana agar mereka tidak curiga waktuku tidak banyak atau temanku dalam bahaya, aku percaya pada kalian semua" jelas Jons serius menatap satu persatu anggota nya.


" Siapa teman Jons? apakah wanita atau pria? Jons terlihat begitu khawatir" batin Amanda.


"Aku harus pergi sekarang, gunakan kecerdasan kalian jangan sampai rencana kita gagal paham!"


"Paham" jawab anggota Jons.


Jons segera keluar dari markasnya namun langkahnya terhenti kala ada tangan yang menggenggam erat jemari nya.


"Tunggu Jons!"


Jons menatap kesal wanita di depannya.


"Ada apa Amanda?"


tiba-tiba Amanda memeluk erat tubuh Jons


Jons terdiam sesaat


"Shit! drama apalagi ini?" batin Jons.


"Semoga berhasil, aku percaya padamu" Amanda melepas pelukannya dan tersenyum tulus pada Jons sosok yang di cintainya.


Jons membalas senyum hangat.


"Pergilah waktu kita tidak banyak" ujar Amanda dan di anggukan oleh Jons. Jons pergi menuju motornya dan melaju cepat menuju jalanan ramai.


"Aku mencintaimu Jons"

__ADS_1


__ADS_2