
**Happy reading 🤗
Beri like yah Guys**
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Menjadi seorang Tuan muda begitu menyenangkan, apapun yang ia perintahkan selalu di patuhi oleh anak buahnya seperti yang satu ini... di mana raja Iblis menyuruh River juga sekertaris Rio untuk menjelaskan pada pihak kepolisian tentang kejahatan Clara juga para Gengnya. Bukti-bukti kejahatan Clara sudah ia serahkan pada River dan sekertaris Rio sedangkan dirinya sudah pasti akan bersantai dengan wanitanya yang sudah lama menghilang membuat jiwa kerinduannya berkoar-koar.
Tuan Farhan buru-buru membukakan pintu mobil Lotus Evija berwarna silver mempersilahkan ratunya untuk masuk ke dalam dan dengan senang hati Jons menyambut keromantisan raja Iblis.
Setelah memastikan sang pujangga cinta sudah duduk cantik ia lalu menuju pintu kemudi membukanya dan mendudukkan bokongnya di jok depan.
"Apa kita akan langsung pulang?" tanya Jons setelah memasang safety beltnya. Menatap sekilas wajah Tuan suaminya.
"Tidak! aku masih ingin berdua denganmu... kau tahu kepergianmu itu sungguh menyiksaku. Jadi sebelum anak-anak menyita waktuku denganmu aku akan memuaskan kerinduanku dulu" jawab si Jelangkung batangan tersenyum lembut. Dan Jons membalas senyuman itu.
"Terima kasih sudah kembali Ara" ujar Tuan Farhan tiba-tiba. Mobil Lotus Evija itu melintas keluar dari parkiran hotel yang sempat terjadi hujan darah.
Jons menoleh ke arah sang suami melempar senyum tipis di wajahnya dirinya hanya mengangguk sebagai jawaban.
"Mmm... selama menikah aku belum membawamu jalan-jalan ataupun kencan, emmm... apakah kamu suka sebuah permainan? em, maksudku banyak sekali pasangan wanita yang sangat suka pergi ke tempat wahana" jelas raja Iblis dengan senyum gugupnya telunjuknya menggaruk pipinya pelan. Entah kenapa mengatakan hal seperti itu membuatnya sangat malu dan jantungnya langsung berdegup kencang.
Heh! raja Iblis ekspresi macam apa itu! sangat memalukan sebagai seorang Iblis memiliki jiwa yang mudah gugup namun itulah jika sudah berhadapan dengan belahan jiwa tidak bisa di hindari.
"Di sangat menggemaskan" pekik Jons dalam hati. Ia sangat suka melihat wajah malu-malu Tuan suaminya, astaga apakah setiap raja Iblis akan sangat manis jika mereka malu-malu seperti itu?. pikir Jons.
__ADS_1
"Aku suka permainan, tapi aku ingin bermain dengan Lan... yah sekalipun wajahnya sangat sangar tapi itu terlihat menggemaskan di mataku. Seperti dirimu raja Iblis" sambungnya dalam hati.
"Siapa Lan Ara?" tanya Tuan Farhan datar mendengar nama seorang pria membuat hatinya langsung dongkol. Terlihat bibirnya yang sedikit monyong. "Kau tidak berniat selingkuh kan?" tanyanya lagi membuat Jons berdecak sebal. Lagi-lagi suaminya itu cemburu.
"Aku pikir ide kamu bagus Prince, baiklah aku sudah putuskan Lan akan menggantikan kamu jika kamu per..."
CIIIT
Ucapan Jons terpotong karena saking kaget. Tuan Farhan tiba-tiba menginjak rem mobil membuatnya sedikit tersentak ke depan untung saja ia memasang pengaman jika tidak entahlah! akan seperti apa jadinya. Karena kesal Jons menatap tajam suaminya namun yang di tatap malah justru memberikan tatapan mautnya.
Tanpa bicara sekata pun Tuan Farhan memarkirkan mobilnya di sisi jalan membuka safety beltnya dan menghadap ke arah Jons. Terlihat wajahnya yang merah seperti menahan sesuatu.
"Apa aku salah bicara lagi? kenapa dia sangat sensitif?" batin Jons dengan alis terangkat tinggi.
"Coba ucapakan sekali lagi! Pria jelek itu akan menggantikan posisiku!! apa kau serius Ara?! kau mau selingkuh dariku!" jelas si Jelangkung batangan dengan mata melotot.
"A-apa maksudmu Prince? siapa pria jelek yang kau maksud? aku hanya mengatakan Lan akan menggantikanmu jika..." ucapan Jons terpotong kala Tuan Farhan kembali berkomentar.
"Kau masih tidak mengerti Ara! pria jelek yang ku maksud adalah Lan, yang kau ingin jadikan sebagai penggantiku kan? itu berarti kau mau membuangku! kau tega Ara... apa kurangnya aku. Aku ini tampan, kaya, romantis iya, ketua Mafia iya, dan kamu masih membawa pria lain di rumah tangga kita! aku tidak bisa mentolerirnya Ara! kita bahkan sudah memiliki anak tiga dan akan bertambah lagi dan kau... masih belum puas dengan keperkasaanku ini, aku..."
"Berhenti! cukup Prince! cukup!" teriak Jons menatap nyalang pria sensitif di hadapannya. "Kamu selalu tidak bisa mendengar sampai selesai. Ucapanku selalu saja kau potong dan sekarang kau menuduhku! aku capek Prince? capek!." teriak Jons menahan air matanya. Terlihat matanya yang sudah memerah menahan amarah yang memuncak.
Si Jelangkung batangan seketika mematung menatap sedih wajah istrinya yang sudah menangis, ia seperti pria linglung yang tiba-tiba hilang ingatan. "A-apa aku salah bicara Ara? bukankah kamu ingin selingkuh?" tanya Tuan Farhan masih dengan tampang bodoh. Jons mendengar itu kembali mengepal tangannya kuat.
"Hah"
Sungguh ingin sekali Tuan Farhan menghancurkan perusahaan musik saat ini, karena sudah membuatnya takut. Menghembuskan napas leganya menyandarkan tubuhnya di sandaran kursi. Tangannya terulur mengelus dadanya yang bergemuruh hebat, ia yang menyaksikan istrinya berteriak di depannya seperti orang gila membuatnya sangat takut.
"Astaga, jantungku hampir saja terlepas" gumam raja Iblis dalam hati. Ia melihat istrinya yang masih menangis lantas membuka sabuk pengaman yang di pakai Jons membawa tubuh istrinya yang terlihat sedikit tidak berisi ke dalam pelukannya. Sesekali mencium pucuk kepala Jons.
"Cup, cup. Maaf sudah berkata kasar padamu, aku hanya cemburu kau menyebut nama pria lain kau tahu kan betapa besarnya cintaku padamu Ara, dan aku tidak bisa menerima kenyataan..." Jons mendorong tubuh Tuan Farhan kuat melempar tatapan permusuhan.
"Sudah ku bilang berhenti! aku hanya ingin mendengar musik hiks, hiks". Tangis Jons pecah membuat Tuan Farhan kalang kabut.
"Ah, baiklah, baiklah. Aku akan menyetel lagu sekarang jangan nangis yah" Tuan Farhan meraih ponselnya dari saku celananya membuka aplikasi musik dan segera memutarnya.
Namun Jons masih saja menangis membuat Tuan Farhan heran.
"Hey sayang, aku sudah memutar musiknya kenapa masih menangis hmmm...?" tanya Tuan Farhan lembut. Kembali dirinya meraih tubuh Jons ke pelukannya.
"Hiks, hiks. Aku ingin kau yang bernyanyi untukku. Entah kenapa aku sangat ingin mendengar suaramu Prince" jawab Jons sesenggukan. Si tomboy menatap harap pada Tuan Farhan. Itu sangat menggemaskan di mata raja Iblis.
__ADS_1
"Tapi aku tidak bisa bernyanyi Ara, aku bahkan tidak pernah melakukan hal seperti itu, kau tahu suaraku tidak terlalu bagus" jelasnya frustasi.
"Cobaan apa lagi ini, astaga!". keluh si Jelangkung batangan meraup wajahnya frustasi.
"Hiks, hiks, kau tidak mencintaiku lagi Prince!" ketus Jons menghapus air matanya kasar. Ia lantas membelakangi raja Iblis.
Tidak ada pilihan lain selain mengiyakan permintaan sang belahan jiwa, sebelum menjawab dirinya menarik napas panjang kemudian menghembuskan perlahan-lahan.
"Ara sayang, baiklah aku akan menyanyikan lagu untukmu" si Jelangkung batangan menarik lembut tubuh Aranya membawanya kembali ke dalam dekapannya.
"Benarkah?" tanya Jons antusias terlihat harapan yang besar dari mata cantiknya.
"Iya sayang" jawabnya tersenyum tipis.
"Makasih suamiku" tutur Jons tersenyum lebar si tomboy memeluk erat tubuh Tuan Farhan. Ia sangat bahagia seperti baru mendapatkan sesuatu yang sangat berharga.
"Untung sayang jika tidak... habislah" batin si Jelangkung batangan.
"Kamu mau aku menyanyikan lagu apa sayang?" tanya Tuan Farhan menatap wajah cantik istrinya.
"Ummm, bagaimana jika lagu dangdut bawa aku ke penghulu" ujar Jons antusias, terlihat senyum lebar di bibir Jons membuat Tuan Farhan tidak enak menolaknya. Dengan sekuat hati raja Iblis mengangguk setuju namun tiba-tiba senyum licik itu tercetak di bibirnya.
"Baiklah, hmmm... bagaimana jika kita berciuman dulu agar suaraku terdengar indah saat bernyanyi nanti" jelas si Jelangkung batangan.
Dan tanpa di duga Jons langsung mencium bibir Tuan Farhan karena tidak mau melepas kesempatan si Jelangkung batangan langsung ********** rakus.
Tidak apa-apa menyanyi yang penting bisa mendapatkan nutrisi dari Aranya. Pikir Tuan Farhan tersenyum misterius.
"Heheheh, kena kau istriku, aku akan membuatmu langsung tidur di pelukanku" batinnya licik.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
**Bersambung
Author kehabisan ide jadi ceritanya sedikit ngelantur**