
Happy reading 🤗
Beri like dan Vote nya yah 🤗❤️❤️
.
.
.
.
.
.
.
.
Tuan Farhan dan yang lainnya sudah sampai di lokasi gedung tua, mereka cepat-cepat keluar dari mobil saat mobil yang mereka tumpangi terparkir di tempat strategis yang tidak di ketahui oleh musuh, sebenarnya Trio jones ingin membawa serta anak buah Black Wolf yang berada di Bali tapi Tuan Farhan melarangnya mereka pasti bisa menghadapi para musuh mungkin musuhnya kali ini ingin meminta uang jadi tidak terlalu sulit untuk menghadapi nya.
Di lain tempat
Di dalam gedung tua ke empat pria yang menculik tiga kerucil iblis dan Alexa mereka membagi dua kelompok, dua orang berjaga di dalam ruangan dan duanya lagi di luar ruangan. Mereka menyekap empat kerucil di dalam ruangan teratas yaitu di lantai ke empat karena gedung tersebut hanya terdiri dari empat lantai.
"Paman lepasin kami, kami mau pulang Lia juga sudah lapal" protes Aulia memandang dua pria dewasa. Mereka menghembuskan napas kasar ternyata menculik anak-anak sangat merepotkan lebih baik menculik bapak mereka ketimbang cecurut banyak bacotnya ini.
Mereka tidak tahu saja, jika anak-anak yang mereka culik adalah anak raja iblis yang di takuti oleh orang-orang.
"Eh kamu pergi beli makanan gih, mereka udah pada lapar tuh" bisik salah satu teman nya.
"Baiklah kamu jaga mereka baik-baik apalagi tuh anak kecil cerewet tiada henti" jawabnya berbisik sambil matanya melirik ke arah Aulia. Aulia menatap garang wajah pria yang melihat nya penuh permusuhan itu.
"Aku akan melempal mayat kalian di kandang Singa Daddy" batin Aulia menatap kesal ke arah dua pria dewasa di depan nya.
"Abang, kalau Daddy telambat nolongin kita, kita halus kabul duluan dali sini" bisik Aulia menatap wajah kedua abangnya dan Alexa.
"Leca takut nanti olang jahat pukulin kita gimana?" Ujar Alexa tidak setuju bahkan matanya sudah berkaca-kaca ia memeluk lututnya erat.
" Kamu bukan anak Tante Amanda sama Uncle Alex yah...? Kenapa Leca jadi takut...?" Tuding Aulia menatap kesal ke arah Alexa.
"Husst...! Jangan ngomong kayak gitu Lia abang tidak suka" ucap Hamas menatap tajam Aulia, Aulia hanya mencebikkan bibirnya kesal.
"Ria kita diam aja di sini tunggu Daddy dan Mommy datang, mereka sebentar ragi norongin kita" sahut Azhar ikut menimpali.
"Dasal semua penakut!!" Gerutu Aulia sebal. Aulia beralih menatap pria di dekat pintu yang juga melihat ke arahnya kira-kira umur pria tersebut sama seperti Tuan Farhan, mereka duduk memang tidak jauh dari pria tersebut dan mereka juga tidak di ikat karena mereka masih kecil jadi tidak mungkin mereka kabur apalagi mereka menempatkan para kerucil-kerucil iblis itu di lantai teratas.
"Paman, nama paman siapa...?" Tanya Aulia, mata polos nya memandang sayu wajah pria dewasa yang menculik nya itu.
"Anak ini tidak takut sama sekali, benar-benar anak yang langkah?" Batin nya terkekeh kecil.
"Sholeh" jawabnya singkat menatap datar wajah Aulia dan yang lainnya.
__ADS_1
Terlihat alis Aulia berkerut ia memutar bola matanya seakan berpikir keras setelah mendengar nama pria di depannya.
"Kata Bunda Ayu, Lia halus menikah dengan plia Sholeh itu belati Paman halus menikah dengan Lia, ummm... Paman Sholeh belum menikah kan...?" Tanya Aulia polos. Pria dewasa tadi terkejut dengan mata melotot tajam ke arah Aulia begitulah Hamas, Azhar, dan Alexa mata mereka membulat sempurna dengan mulut ternganga.
"Apakah aku sedang di lamar oleh anak kecil? Astaga takdir macam apa ini?" Bisik nya dalam hati.
"Aku sudah menikah, dan tahu dari mana kamu tentang pria sholeh apalagi membahas pernikahan, kamu masih kecil tidak boleh berbicara seperti itu" Tuturnya menaikkan sebelah alisnya tinggi.
"Paman halus menikah dengan Lia, pokoknya paman halus bilang sama istli paman jika paman mau menikah lagi, kata Bunda Ayu paman sholeh itu baik dan bisa lindungin Lia dali bahaya" jawab Aulia lagi wajah polosnya begitu semangat saat berbicara tentang pria sholeh sedangkan preman bernama Sholeh begitu tersentuh tapi seketika ia menggelengkan kepalanya pelan ia tidak boleh lemah hanya karena perkataan anak kecil.
"Aku keluar dulu jangan kemana-mana atau kalian akan tahu akibatnya!" Ucap pria bernama Sholeh lalu bergegas keluar karena tidak mampu lagi menghadapi Aulia.
Hamas dan Azhar menatap tajam ke arah Aulia.
"Kamu jangan bicara sembarangan Lia apalagi mau menikah dengan orang jahat" bentak Hamas.
"Iya Ria, kamu jangan macam-macam kita sekarang sedang di curik" sahut Azhar ikut menimpali. Aulia yang di bentak sama kedua kakak nya menunduk sedih.
"Tapi kata Bunda Ayu Lia halus menikah dengan paman sholeh!! Hiks hiks hiks... Abang jahat Lia benci abang...!!" Teriak Aulia menangis ia berlari di sudut ruangan dan berjongkok di sana sambil sesenggukan.
Di lantai satu Tuan Farhan dan lainnya sedang bertarung melawan beberapa pria berbadan kekar.
"Brengsek di mana anak ku!! Aku tidak pernah mencari masalah dengan kalian...! Kenapa kalian menculik mereka?!" Teriak Tuan Farhan menatap nyalang lima pria di depan nya.
"HAHAHAHA"
"Kami memang tidak punya urusan dengan kalian tapi kamu sudah membuat masalah dengan Boss kami" jawab mereka enteng sembari tertawa puas.
"Di mana Boss kalian? Dan serahin anak-anak ku maka kalian akan selamat sekarang" ujar Jons menatap datar musuh di depan nya, saat ini ia memakai celana jeans longgar dan kaos oblong milik Tuan Farhan jadi memudahkan dirinya untuk bertarung nanti.
"Bedebah...!"
"Baiklah jika itu yang kalian inginkan"tutur Jons. "kalian bertiga cari di mana anak-anak, aku dan yang lainnya akan mengalihkan mereka" sambung Jons berbisik pada Trio jones. Trio jones mengangguk setuju.
"Majulah!" Seru Tuan Farhan menunjuk mereka menggunakan telunjuk nya meminta ke lima pria untuk menghadapi mereka.
"Berani sekali kalian, rasakan ini!!" Teriak musuh berlari menyerang.
BUGH
BUGH
BUGH
Amanda dan Alex membantu Jons dan Tuan Farhan menghadapi musuh, mereka begitu lihai menghindar serangan dari tikus-tikus tak berharga itu.
"Sudah lama aku tidak berkelahi seperti ini, ahh,,,, rasanya otot ku perlu pemanasan" celetuk Jons tersenyum misterius.
Andai mereka tahu lawan mereka adalah pembunuh bayaran dan raja Hades mungkin mereka akan meminta untuk membunuh diri daripada di hajar oleh raja Hades.
BUGH
Satu tendangan mengenai rahang musuh Jons memutar tubuhnya ke belakang dan...
__ADS_1
BUGH
Satu tinju yang di layangkan Jons mengenai tulang rusuk musuh membuat pria itu terbatuk-batuk. Jons melihat keadaan musuhnya tidak baik-baik saja langsung saja menyerangnya tanpa ampun, Jons memberikan beberapa bogeman di wajah dan perut musuh dan satu bogeman telak mengenai batang leher preman membuat nya langsung terjatuh KO dan pingsan.
Jons beralih membantu Tuan Farhan yang di serang oleh dua musuh jadi saat ini mereka menyerang satu lawan satu.
Tuan Farhan menyeringai setan ia lalu menarik tangan musuhnya terarah ke depan dan kakinya ia layangkan tepat di ketiak musuh dan...
BUGH
KRETAK
Terdengar bunyi patah tulang dari musuh
"AAAAKKKHH sakit brengsek...!" Teriak nya kesakitan.
Tuan Farhan terkekeh ia menyukai musuhnya kesakitan ia masih belum puas memegang kepala musuh nya yang terbaring di atas lantai lalu memutarnya
KREEEK
Bunyi tulang kepala di putar terdengar nyaring di telinga, tidak sampai di situ ia menginjak jari-jari musuhnya.
"AKKKHHH, sakit brengsek...!!! Jangan injak tangan ku!!" Teriak nya lagi teman-teman nya tidak bisa membantu karena mereka juga sedang sekarat.
"Jari-jari ini yang menculik penerus ku, seperti nya kepala mu harus ku injak juga" seru Tuan Farhan menatap binar musuh nya, sedangkan pria yang sudah tidak berdaya menggeleng kepalanya pelan mengisyaratkan untuk tidak melakukan nya lagi ia sudah bertobat.
Namun Tuan Farhan tidak mendengar nya ia mengayunkan kakinya ke udara dan...
BUGH
BUGH
BAGH
Kepala pria tersebut menumpahkan darah segar ke lantai kotor Tuan Farhan terkekeh kecil, Amanda dan Alex melihat itu begitu merinding ketakutan.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
**Bersambung
Beri like dan Vote nya yah guys 🤗**