
Up lagi guys jangan lupa like dan vote nya 😘😘
.
.
.
.
.
.
.
Tuan Farhan segera berlari ke kamar mandi menenangkan adik nya yang sedang merajuk padanya padahal dia di sini juga menjadi korban ketidakadilan dari para kerucil-kerucil tengik, setelah bermain dengan partner setia nya di kamar mandi siapa lagi kalau bukan sabun mandi yang masih utuh sekarang sudah menjadi busah kehangatan sementara untuk si Jelangkung.
Setelah cukup berendam air dingin dan adik nya juga sudah tertidur kembali
Tuan Farhan langsung keluar dari kamar mandi, menuju lemari untuk mengambil pakaian ganti nya ia lalu memakai pakaian baru nya yang berada di lemari kemeja hitam dengan di padukan celana jeans biru dongker tidak lupa juga lengan bajunya ia lipat sampai siku membuat nya terlihat sangat tampan padahal dirinya sudah berumur 32 tahun dengan tiga orang anak sekaligus, orang-orang pasti tidak akan percaya di lihat dari penampilan nya sangat tidak cocok jika dia sudah menjadi seorang ayah beranak tiga padahal memang nyatanya seperti itu.
Tuan Farhan berjalan keluar dengan rambut acak-acakan namun hal tersebut semakin membuat kadar ketampanan nya makin tinggi matanya melihat ke arah istrinya yang begitu menyayangi ke tiga kerucil nya, sudut bibirnya terangkat membentuk lengkungan tipis ternyata sekalipun istrinya seorang pembunuh bayaran kejam namun masih memiliki sisi keibuan.
"Anak Daddy jahil banget yah gangguin Daddy nya sama Mommy hmmm.... Cepatlah besar agar kalian bisa tidur sendiri kalian itu harus berbagi sama Daddy jangan main sendiri kalau mau minum vitamin ajak-ajak Daddy" ujar Tuan Farhan pada ke tiga anak nya yang sudah berumur tiga minggu, ke tiga anak nya memandang Daddy nya sambil berkerut mungkin mereka bingung dengan perkataan Daddy nya yang terasa ambigu.
BUGH
Satu pukulan mendarat di bahu Tuan Farhan Jons menatap tajam suaminya, benar-benar membuat nya malu bagaimana tidak si Jelangkung dengan entengnya mengatakan hal fulgar di depan anak-anak nya dan kedua sahabatnya.
Amanda dan Alex hanya berdiam sambil mengamati interaksi pembunuh bayaran dan Tuan muda mereka.
"Semua pria sama saja sama-sama mesum" batin Amanda.
"Jangan kotori otak anak ku dengan perkataan mesum mu Prince!" Ketus Jons dengan tatapan sengit.
"Hahahahah Ara aku hanya bercanda jangan marah yah, oh iya aku ada urusan sebentar kamu akan di atar pulang oleh Rio nanti" jelas Tuan Farhan menghembuskan napas panjang.
"Sepertinya aku harus mencari pelampiasan sekarang" bisik Tuan Farhan dalam hati.
"Kamu mau ke mana Prince?" Tanya Jons mengerutkan keningnya.
"Aku ada urusan kantor tidak apa-apa kan kamu pulang di antar oleh Rio?" Jawab Tuan Farhan membelai rambut istrinya.
"Iya gak papa, kamu hati-hati kerja nya ingat istirahat jangan terlalu memaksakan diri" seru Jons tersenyum hangat pada suaminya.
__ADS_1
Tuan Farhan membalas senyum istrinya ia kemudian memeluk erat tubuh istrinya di kecup nya dahi istrinya lembut.
"Sosweet sekali" gumam Amanda namun masih di dengar oleh Alex.
"Jangan melihat mereka aku bisa lebih romantis daripada Tuan muda" Amanda mencebikkan bibirnya memang suaminya terlalu narsis.
"Aku pergi dulu jaga anak kita l love you"
"I love you too raja Hades" bisik Jons bersemu merah Tuan Farhan terkekeh geli melihat respon pembunuh bayaran yang tampak malu-malu itu terlihat sangat lucu sangat tidak cocok dengan karakter seorang pembunuh bayaran.
"Kalian berdua aku tugaskan untuk menjaga Ara ku dan tiga kerucil ku jika terjadi sesuatu maka di pastikan mata kalian yang akan menjadi bayaran nya" seru Tuan Farhan dengan mimik wajah datar. Alex dan Amanda mengangguk cepat bahkan untuk bernapas saja sangat sulit Tuan muda nya ini begitu lancar mengatakan kata-kata mematikan jiwa.
Setalah melihat Tuan muda nya pergi Amanda menatap tajam ke arah Jons anggap saja itu sebagai pelampiasan nya pada si Jelangkung.
"Suami mu sangat menakutkan auranya saja yang begitu seram padahal tidak memiliki kekuatan apa-apa bela diri saja tidak bisa sepertinya Tuan muda begitu sombong menikah dengan pembunuh bayaran biar bisa menjadi tameng" dengus Amanda mendelik jengkel.
"Hahahaha kamu bisa saja" balas Jons tersenyum masam mereka tidak tahu siapa sebenarnya Tuan Farhan itu.
"Andai kalian tahu siapa suamiku sebenarnya mungkin kalian akan lupa bagaimana caranya bernapas" batin Jons tersenyum tipis.
Tok tok tok
"Masuk!" Perintah Jons saat mendengar suara ketukan dari luar.
CEKLEK
"Ah yah baiklah" jawab Jons lalu membereskan barang-barang anak-anak nya.
"Ayo baby botak saat nya kita pulang ke Mansion" seru Alex mengangkat tubuh baby Azhar.
"Sekali lagi aku mendengar panggilan botak jangan harap burung tak bersayap mu bisa menyatu lagi!" Ancam Jons menatap nyalang sahabat nya, berani sekali mengatai anak tampan nya dengan sebutan botak walaupun itu adalah kenyataan nya tapi sebagai seorang ibu ia tidak mau jika itu akan menyakiti anak nya.
"Phuuuft" sekertaris Rio menahan tawa nya "tidak salah jika Nona Jons berjodoh dengan Tuan Farhan rupanya sifat mereka benar-benar membuat merinding" batin sekertaris Rio tersenyum simpul.
Sedangkan Alex menelan ludah kasar Amanda hanya menatap datar wajah takut suaminya.
"Dasar pembunuh bayaran" umpat Alex kesal.
"Jangan gendong baby Hamas kau sekarang sedang hamil, itu akan sangat melelahkan bagimu, biar sekertaris Rio yang menggendong baby Hamas saja" jelas Jons pada Amanda, namun Amanda menggeleng kepalanya tanda tidak setuju.
"Tidak! Aku tidak akan lelah!"
"Jangan membantah ku Amanda!" Tegas Jons matanya melirik sekertaris Rio, sekertaris Rio yang paham dengan maksud Jons langsung mengambil alih baby Hamas.
"Tidak apa-apa kan jika aku merepotkan mu sebentar?" Tanya Jons.
__ADS_1
"Tidak Nona, ini memang tugas saya" jawab sekertaris Rio tersenyum lembut, Jons mengangguk kepalanya.
"Kalau begitu ayo kita pulang" ajak Jons dan mereka langsung turun ke lantai dasar menggunakan lift.
Di lain tempat seorang pria sedang menunggu seseorang di dalam restoran tak berselang lama suara yang di kenali nya menyapanya ia menengok ke belakang untuk memastikan jika dirinya tidak salah dengar.
"Aku merindukanmu Vil" tutur seorang wanita langsung memeluk nya dari belakang.
"Laura, kenapa tidak bilang kalau kamu akan ke Indonesia?" Tanya Tuan Farhan menuntun wanita yang bernama Laura untuk duduk di kursi.
"Hahah namanya juga surprise" ucap Laura tertawa kecil Tuan Farhan tersenyum tipis.
"Bolehkah kita jangan di sini? Aku ingin kita di tempat yang tidak terekspos" lirih Laura manja, Tuan Farhan terkekeh memang wanita di depannya selalu bertingkah manja pada nya namun ia tidak pernah mempermasalahkan nya.
"Baiklah Tuan putri ayo kita pergi ke suatu tempat yang tentunya kau akan menyukai nya" jawab Tuan Farhan.
"Benarkah? Aku sungguh beruntung memiliki mu"
"Tentu saja" narsis Tuan Farhan langsung bergegas keluar setelah menaruh uang di atas meja.
Interaksi keduanya tak luput dari pandangan seseorang yang sangat sulit di artikan diam-diam orang tersebut memotret keduanya sudut bibirnya terangkat membentuk senyuman setan.
"Kamu akan mendapat balasan nya Farhan!" Gumam nya tersenyum miring saat melihat beberapa foto mesra yang ia ambil tadi.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Bersambung