Suamiku Ternyata Boss Mafia

Suamiku Ternyata Boss Mafia
Bab 13 Malapetaka


__ADS_3

Up lagi nih guys jangan lupa tinggalkan jejak nya teman-teman 🤗


###########


Di sinilah ruangan keluarga yang sangat luas Jons tengah duduk di antara Nyonya Mita dan Tuan Wijaya serta tidak lupa jelangkung versi manusianya ikut nimbrung bersama.


Mata Jons menatap kearah dua Boss besarnya yang sedang melempar senyum misterius nya dahi Jons berkerut bingung tugas apa yang akan di terimanya dari Boss nya itu, Jons menetralkan degub jantungnya yang tidak bisa di ajak kompromi entah sejak kapan jantungnya berani menghianatinya, baru kali ini ia merasa ada hawa hawa yang mencekam mending ikut berperang membawa senjata ketimbang berada di situasi horor seperti saat ini.


"Ekheem" Jons berdehem. "Apakah ada hal yang penting sampai Boss memanggil saya ke sini?" setelah merasa tenang Jons memberanikan diri untuk bertanya daripada pusing sendiri mending tanya langsung kepada pemilik jawaban.


Bu Mita tersenyum lalu melirik ke arah Farhan.


"Iya. Ada sesuatu yang penting yang harus saya utarakan kepadamu Jons" jawab Bu Mita.


Sebelah alis Jons terangkat menatap wajah Nyonya besarnya seakan meminta penjelasan yang lebih detail.


"Umur kamu sekarang sudah 26 tahun, dan kamu sekarang masih sendiri itulah sebabnya kami memanggil mu kemari" kali ini pak Wijaya membuka suara.


Lagi-lagi dahi Jons berkerut tidak mengerti dan Farhan hanya menatap datar tanpa ekspresi namun tidak membuat dirinya bosan dengan pembicaraan yang tidak berfaedah menurut Jons.


"Maksud Tuan? saya sungguh tidak mengerti" tanya Jons menatap bergantian ke arah Bu Mita dan pak Wijaya.


"Kami berencana menjodohkan mu" bagai tersambar petir disiang bolong dengan pernyataan Bu Mita


Jons hanya melongo bingung, bahkan dirinya tidak pernah memikirkan untuk memiliki pendamping apalagi membahas pernikahan ia terlalu menikmati masa lajangnya itu.


"Apa-apaan Mama sampai menjodohkan si sekertaris sialan itu, bahkan aku masih penasaran dengan silikonnya" silikon lagi yang di bahas dasar memang jelangkung batangan.


"Hahahahha, ternyata Boss besar bisa bergurau juga selain ahli dalam berkelahi ternyata Boss bisa bercanda, apa gelar wakil Mafia berpindah profesi menjadi pelawak" tawa Jons kikuk, ia yakin jika Bossnya itu tidak main-main dengan ucapannya.


"Kami serius Jons, saya sudah mengganggap kamu sebagai anakku dan kamu harus terima perjodohan ini! saya tidak mau di bantah karena tidak ada kata penolakan di kamus wakil Mafia kamu mengerti kan Jons" Bu Mita berujar penuh penekanan.

__ADS_1


Jons menelan Saliva nya susah ini benar-benar Malapetaka baginya, perintah dari Boss nya ini memang di luar nalar jika ia boleh memilih untuk memburuh bangsa alien untuk di jadikan sandera tentu ia akan memilih memburuh ketimbang harus dijodohkan itu bukan seleranya sama sekali.


"Saya tidak bisa apa-apa, kekuasaan ada di tangan Boss, tapi siapa yang akan di jodohkan dengan ku" pasrah itulah tindakan terakhir, mau bagaimana lagi Jons memang tidak bisa menolak perintah dari Boss nya itu kehidupan nya sudah terikat sejak Bu Mita dan pak Wijaya mengangkat dirinya sebagai anaknya di dunia bawah.


"Farhan" kini suara laki-laki paru baya terdengar di telingaku.


Farhan yang awalnya diam menikmati pembicaraan kedua orang tuanya dengan Jons kini membuka suara bingung.


"Apa maksud ayah menyebut namaku?" tanyanya dengan mata memicing tak suka.


"Kau akan menikah dengan Jons"


"APA?" teriak Jons dan Farhan bersamaan.


"Memang jodoh tak kemana" Bu Mita tersenyum.


"Aku tidak mau" jawab keduanya kompak


seketika membuat Jons dan Farhan melirik dengan tatapan tajam.


"Pak, aku gak mau menikah dengan dia!" tunjuk Farhan menatap tajam ke arah Jons. "Aku masih normal pak, apalagi itu silikonnya oh ya ampun masa batang sama batang jadian kan gak seruh pak" sambungnya merengek dengan wajah cemberut.


Hampir saja Jons tertawa terbahak-bahak melihat rengekan dan ekspresi lucu Farhan membuat imannya hampir tenggelam untuk imannya bisa berenang jadi bisa selamat.


"Enak saja, emang siapa juga yang mau sama Tuan, saya juga ogah sama Tuan lembek kaya anak mami tubuh sih ok tapi jika liat sekarang saya makin ilfil" sarkas Jons tak mau kalah.


"Enak saja wanita jadian-jadian, kalaupun aku belok aku gak akan mau sama kamu cowok silikon"


pak Wijaya dan bu Mita saling menatap bingung melihat dua orang dewasa yang saling berdebat yang tentunya bu Mita tidak mengerti.


"Cukup! kenapa kalian malah ribut" sela pak Wijaya dengan wajah datar namun menusuk.

__ADS_1


"Mau kalian tidak terima, pernikahan akan tetap berlangsung saya tidak suka di bantah titik" keputusan mutlak keluar dari mulut si wakil Mafia itu.


Farhan hanya mendengus kesal dan menatap tajam ke arah gadis tomboy tanpa aba-aba Jons menarik tangan Jons kuat hingga membuat Jons meringis sakit.


pak Wijaya dan bu Mita hanya milirik Farhan yang menarik tangan Jons tanpa peduli sedikit pun karena ia tahu Jons pasti tidak akan kenapa-kenapa di tangan putranya yang menurut Jons anak mami dan Bu Mita mengiyakan itu.


Farhan menghempas kasar tangan Jons saat mereka sudah berada di kamar milik Farhan yang berada di lantai dua.


"Apa yang Tuan lakukan, tangan saya sakit keterlaluan!" gerutu Jons sebal.


"Aku tidak mau menikah dengan kamu pria berkedok wanita" tunjuk Farhan ke arah Jons. "Sekalipun silikon kamu bagus tapi tetap saja aku tidak mau menikah dengan mu aku masih normal" sambungnya lagi.


"Oh astaga jelangkung sialan ini, pikir aku cowok".


"Emang siapa juga yang mau nikah sama Tuan, saya sih amit-amit harus nikah sama Tuan lembek".


"Apa kamu bilang lembek? dasar sekertaris kurang sopan, pernikahan ini bagai malapetaka buatku, pokoknya aku gak mau tahu kamu harus membatalkan pernikahan ini"


"Enak saja, Tuan aja yang membatalkan pernikahan kita aku gak mau berurusan dengan Boss besar, dan satu lagi aku bukan pria aku ini wanita" ujar Jons kesal.


Farhan terdiam sesaat ia fokus pada kalimat terakhir benarkah Jons wanita? aku tidak percaya jelas-jelas waktu itu aku melihat dadanya yang datar dan sekarang aku melihat dua gunung di dadanya dan tentu itu pasti silikon aku harus membuktikan nya".


"Ah, benarkah itu kamu perempuan?"


"Tentu saja, emang Tuan mau apa hah?"


Farhan tersenyum jahil kemudian menarik lengan Jons mendekat ke arahnya dan tanpa aba-aba tangan Farhan langsung meremas gundukan milik Jons yang pas di ukuran tangan Farhan, sontak membuat Jons terkejut dan menepis tangan Farhan kasar.


"keterlaluan jelangkungggg"


"Miliknya benar-benar kenyal, apakah itu bukan silikon? nanti aja pas malam pertama hahaha"

__ADS_1


Jons menatap tajam pada Farhan dan dengan secepat kilat Jons melayangkan tinjunya pada pipi Farhan hingga membuat sang empunya meringis sakit, tak sampai di situ gadis tomboy itu melayangkan tendangannya pada perut Farhan sampai tersungkur.


"Itu akibatnya karena sudah lancang memegang aset berharga saya, sengaja saya menendang tidak mengenai terongmu Tuan karena jaga-jaga jangan sampai itu tidak berfungsi dan aku nantinya yang akan rugi" ujar Jons tersenyum mengejek lalu keluar dari ruangan laknat itu.


__ADS_2