Suamiku Ternyata Boss Mafia

Suamiku Ternyata Boss Mafia
Bab 94 Liburan Pertama


__ADS_3

**Happy reading 🤗🤗


Beri like dan vote nya yah kak 🤗❤️**


.


.


.


.


.


.


Mobil Mercedes Benz S-Class terparkir di parkiran bandara internasional Soekarno Hatta rombongan keluarga Tuan Farhan dan Alex keluar dari dalam mobil, Trio jones yang tahu akan pekerjaannya langsung mengangkat barang-barang milik mereka untuk di bawa ke pesawat yang mereka tumpangi.


"Yeah akhilnya Lia pelgi libulan juga" pekik Aulia bersorak kegirangan.


"Iya Azhar juga senang sekari akhirnya kita akan pergi riburan" si gondrong ikut bersorak hingga orang-orang di sana menatap ke arah mereka.


"Kasihan sekali mereka yah, orang tua mereka tidak pernah membawa mereka untuk liburan".


"Sungguh orang tua yang tidak berguna"


"Apa mereka di kurung dalam sangkar emas, sampai membuat mereka begitu udik?"


Begitulah bisik-bisik orang-orang di parkiran mobil bandara sambil memandang kasihan dan remeh pada mereka.


"Cari mati rupanya mereka... Tempat kalian pasti di neraka" gumam raja iblis dalam hati sembari menatap tajam orang-orang yang berbisik-bisik tentang mereka.


"Jangan norak!! kalian adalah sang penguasa jadilah seperti orang yang besar apa kalian mengerti!" Ujar Tuan Farhan dengan wajah datar.


"Menyebarkan sekari!" Gerutu Azhar.


"Daddy tengik awas aja kau! Akan Lia kuliti dilimu itu!" Sungut Aulia dalam hati. Bahkan ia malas sekali menatap wajah menyebalkan Tuan Farhan.


Jons menghela napas panjang anak dan ayah sama-sama keras kepala dasar satu turunan.


"Awas saja jika kalian membuat rusuh akan ku buang kalian di tanah Afrika!" Balas Tuan Farhan dalam hati, menatap wajah putra dan putri nya.


"Ayo kita masuk ke dalam tidak lama lagi kita akan berangkat" tutur Jons melerai perdebatan dalam hati anak dan ayah itu.


Mereka semua masuk ke dalam bangunan, yang sungguh luas dan besar Trio jones dengan segera membawa barang-barang milik Tuan nya mengikuti langkah kaki Tuan Farhan banyak pasang mata yang mengagumi keindahan ciptaan Tuhan yang sungguh elok di pandang mata.


"Ingat Prince jangan pasang wajah tampan mu atau jatah makan mu aku potong" bisik Jons pada Tuan Farhan. Tuan Farhan tahu maksud jatah makan, itu berarti jatah pembajakan sawah yang tidak ada kata bosan dalam kamus nya.


Tuan Farhan terkekeh dan itu membuat para cewek dan ibu-ibu berteriak histeris, sungguh pemandangan yang membuat iri.


"Tenang saja tubuh dan hati ini adalah milikmu kau bisa merasakan nya setiap saat" ujarnya dan itu membuat pipi si tomboy merona bak buah Cherry. "Tidak mungkin aku berpaling jika silikon ini makin berisi" sambungnya dan itu membuat Jons tergelak.


Suami mesumnya ini sungguh tidak tahu tempat benar-benar menyebalkan.

__ADS_1


"Jangan mesum di depan umum! Banyak yang tidak membawa pasangan!" Hamas mendelik jengkel dan itu membuat Jons dan Tuan Farhan terbatuk-batuk. Sungguh ucapan penerus iblis menohok jiwa.


Trio jones, Alex dan Amanda menahan tawa agar tidak keluar kalau tidak habis mereka di bantai raja iblis.


"Ck! Sok anak ABG, telnyata umul udah tua!" Kali ini si Aulia centil ikut bersuara.


"Dad, Mom... Mesraan nya sampai di hoter yah kasihan Uncre tiga itu lagi jones" ujar Azhar menimpali sambil melirik tiga pria tampan namun masih jomblo.


Richo, Tio dan Sandy seketika merubah raut wajahnya menjadi datar ungkapan Tuan muda kecil Azhar sungguh menyakiti hati.


"Buruan cari pasangan biar gak di katain jones!" Seru Alex terkekeh.


"Yah, cepat cari sebelum mubadzir ribuan sel anak lo!" Tutur Amanda.


"Tante emangnya sel anak nya di apain sampai mubadzil?" Si centil mulai kepo dan itu membuat orang-orang dewasa diam seribu bahasa.


Sepertinya mereka salah membahas perkara sel anak di depan anak-anak seperti Tuan muda kecil yang memiliki banyak pertanyaan.


.


.


.


.


.


Pesawat yang di tumpangi keluarga Tuan Farhan mendarat tepat di Bandar Udara Internasional Ngurah Rai menempuh waktu 1 jam 58 menit sungguh membuat badan seakan kaku walau Tuan Farhan dan rombongannya menyewa jenis kelas ekonomi tinggi dengan ruangan extra bagus namun tetap membuat bosan karena tidak bisa bergerak banyak.


"Yeahh abang Hamac akhilnya kita sampai juga" pekik Alexa berjingkrak bahagia.


"Gak usah nolak!" Ketus Aulia bersedekap alisnya terangkat sebelah seakan menatap rendah Alexa.


"Iiiih... Bilang aja ili kak Lia" sungut Alexa menjulurkan lidahnya pada Aulia membuat gadis kecil itu menggerutu kesal.


"Jangan pelnah dekatin abang Hamas, Lia akan buat kamu di benci abang Hamas mau!" Ancam Aulia tersenyum licik.


"Jangan!! Oke Leca tidak akan ganggu kak Lia lagi, pich..." Tutur Alexa dengan wajah imutnya tak lupa jari nya membentuk huruf V dan itu berarti dirinya tengah bersumpah.


"Hahaha kena kau anak kecil emang enak" bisik Aulia tertawa menang dalam hati.


"Kalian berdua jangan berisik! Tuh di liatin orang-orang" kata Jons melerai.


"Bodoh amat!" Jawab Aulia dan Alexa bersamaan.


"Hey jangan ikut-ikutan dong!" Seru Aulia menatap tajam wajah Alexa.


"Ciapa yang ikutan ama kak Lia... Ih gak kalec" balas nya tak mau kalah.


"Leca!" Teriak Aulia berkacak pinggang.


"Kak liaaaa!!" Alexa tak mau kalah ia malah berteriak kuat dan berkacak pinggang.

__ADS_1


"Diam! Kalian berdua mau Daddy pulangkan!" Bentak Tuan Farhan menatap tajam wajah kedua bocah tengil yang sudah menguras tenaganya.


Mereka terdiam akibat bentakan Tuan Farhan bahkan mata keduanya telah berkaca-kaca ingin menangis.


"Jangan tunjukkan tampang pura-pura kalian!... Jika tidak mau di pulangkan maka jangan berisik! Atau aku buang kalian di laut mati saja" seru Tuan Farhan dengan mata melotot tajam.


"Daddy Tengik awas saja...!" Gerutu Aulia dalam hati.


"Daddy kalau mau ke laut mati pelgi saja sendili jangan bawa-bawa Lia" jawab Aulia, gadis kecil itu bahkan mengibas-ngibaskan tangan nya di udara, itu artinya pergi tanpa mengikutsertakan dirinya.


Orang-orang dewasa di sana melongo dengan tampang bodoh apalagi raja iblis yang ingin sekali mencekik leher putri satu-satunya namun berbeda dengan Hamas dan Azhar mereka nampak biasa seakan itu adalah hal lumrah terjadi.


"Iya, Om kalau mau mati, mati saja sendili jangan panggil Leca dan kak Lia, kami kan macih kecil" sahut Alexa ikut menjawab. Alex dan Amanda menelan ludah kasar.


"OMG, girl berhenti bicaranya!" Seru Alex dalam hati.


"Mati aku" batin Amanda tak berani menatap wajah Tuan Farhan.


"Kalian berdua berani dengan ku!" Tuan Farhan berkacak pinggang sambil menarik napas panjang.


"Om belisik!" Celetuk Alexa datar.


"Daddy tengik, ayo kita pelgi Lia udah capek beldili telus di sini" Aulia malah tak ambil pusing dengan Tuan Farhan membuat raja iblis itu benar-benar menahan amarah.


"Prince" Jons angkat suara melihat wajah suaminya yang tidak baik-baik saja. Namun seruan Jons tak di tanggapi oleh Tuan Farhan.


"Richo!!" Panggil Tuan Farhan.


"Iya Tuan muda, ada yang bisa aku kerjakan?" Tanya Richo segera menghadap pada Tuan Farhan.


"Bawa Aulia dan Alexa untuk pulang ke Jakarta!" Titah Tuan Farhan tanpa di bantah.


"No!!!" Seru Aulia dan Alexa, mereka saling bertatapan. Bahkan rombongan Tuan Farhan pun terkejut dengan mulut terbuka lebar.


Kenapa anak kecil seperti mereka mempunyai lidah seperti silet?. menyakitkan sekali.


"Baik Tuan muda" jawab Richo.


"Kabul!" Teriak Aulia dan Alexa bersamaan mereka langsung berlari kuat menghindar dari kejaran Richo.


"Entah bibit siapa dia itu?" batin raja Hades.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


Bersambung 🤣


__ADS_2