
**Author crazy up nih guys buat kalian yang setia menunggu karena Author tahu menunggu itu melelahkan dan membuat ngantuk wkwkwkk 🤗😂
Ingat THR lebaran guys beri hadiah nya dong 🤣🤣🤣🤣
-
-
-
-
🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒**
-
"Maaf Boss kami kehilangan jejak Tuan muda" ujar seseorang dari sebrang telepon.
"Apa?!" Teriak Tuan Wijaya. Yah setelah kepergian putra semata wayangnya itu Tuan Wijaya dan Nyonya Mita memerintah anggota nya untuk mengawasi anaknya takut jika musuh melukai putranya yang tidak memiliki kemampuan beladiri namun kenyataan pahit menghampiri mereka, bagaimana tidak? Mereka kehilangan jejak putranya kenapa anak buahnya begitu bodoh dan tidak becus hanya mengurus satu orang saja sudah tidak mampu. Memijat pelipisnya kasar berusaha untuk menetralkan kemarahannya
"Kenapa bisa kalian kehilangan jejak nya? Mengurus satu orang saja tidak becus!"
"Maafkan kami Boss, tapi sepertinya ada Geng lain yang membantu Tuan muda hingga kami kehilangan jejak nya" jawabnya jujur.
Mengernyitkan alisnya kala mendengar Geng lain menolong anaknya?, tidak mungkin! Jangan sampai itu adalah musuhnya jika iya tidak akan ia ampuni para Geng tersebut.
"Saya tidak mau tahu cari anak saya sampai dapat jika tidak maka bersiaplah untuk ke neraka!" Ujarnya dengan tegas.
"Baik Boss" jawabnya singkat.
Tuan Wijaya lalu memutus sambungan telepon kepalanya benar-benar pening sekarang, masalah Ayu belum terselesaikan dan sekarang timbul masalah baru karena kecerobohan anaknya itu. Memiliki musuh membuat hidup seakan berada di neraka saja. Memuakkan!.
Tak berselang lama Tuan Wijaya menghubungi seseorang dan...
"Hallo Smith aku butuh bantuan mu anakku Farhan pergi ke California dan sekarang orangku kehilangan jejaknya" ujar Tuan Wijaya frustasi.
Terdengar suara kekehan kecil dari sebrang telepon.
"Jangan kau keluarkan suara mu itu Smith! Anakku sedang dalam bahaya dan kau malah tertawa brengsek!" Bentaknya dengan suara tinggi namun orang di sebrang telepon makin tertawa keras.
"Hahahahah bro tenanglah anakmu akan baik-baik saja percayalah padaku" jawabnya sambil menahan tawa. "Anak mu Farhan bahkan sangat di takuti oleh seluruh dunia kalau kau tahu dia adalah raja di atas raja dunia bawah" sambungnya dalam hati.
"Terserah padamu Smith tapi jika terjadi sesuatu pada anakku maka hancurlah kau!" Ketus nya mendelik kesal bukannya mendapat ketenangan malah di buat jengkel oleh sahabat nya di Amerika.
"Hahahahah baiklah, baiklah kau akan tahu nantinya, sudahlah aku sangat sibuk bye" ucap Smith tersenyum geli dan langsung memutus sepihak takut jika teman baiknya akan langsung meneriaki nya.
Tuan Wijaya mendengus dengan wajah datar ia berdiri dari duduknya dan meninggalkan ruangan pribadi nya itu.
Di lain tempat
"River kumpulkan anggota kita sekarang! hari ini kita akan ke suatu tempat istriku dalam bahaya!" Perintah seseorang dengan sorot mata tajam tangannya terkepal kuat seakan menyalurkan amarah nya yang memuncak.
"Baiklah Devil, anggota kita di Amerika sebentar lagi akan datang kemari" jawab River. "Aku akan mengumpulkan anggota kita di sini" sahutnya lagi dan langsung bergegas keluar dari ruangan pribadi Boss nya. Yah mereka adalah Geng Hades Khithonios yang di bentuk saat Devil berada di Amerika saat dirinya kuliah di sana dan saat itu pula ia menjadi murid dari Daddy Smith kala pertemuan tak terduga dan membuat Daddy Smith mengangkat nya sebagai muridnya. Daddy Smith adalah salah satu Mafia yang di takuti di Amerika.
Tidak berapa lama sebagian anggota Hades Khithonios sudah berkumpul di markas mereka dan beberapa menit kemudian suara langkah kaki terdengar begitu berisik dan ternyata itu adalah anggota Hades di Amerika sekitar empat ratus anggota yang memiliki postur tubuh tinggi tegap dan besar berjalan menuju tempat Devil dan anggota lainnya.
"Maaf Boss sudah membuat Boss menunggu" ujar salah satu anggota mewakili yang lainnya.
Devil menatap dingin "tidak masalah ayo kita berangkat sekarang aku tidak bisa membayangkan jika istri ku sampai kenapa-kenapa" Tutur nya dan langsung di anggukkan kepala oleh semua anggota di sana.
Mereka kemudian bergegas menuju tempat tujuan nya.
Indonesia
Beda dengan negara satu ini di Indonesia anggota black wolf mereka sedang melakukan penyerangan pada anggota Carvendal.
"Jatuhkan bom dan tembak mereka saya akan masuk ke dalam!" Perintah Tuan Wijaya dan langsung di sanggupi oleh anggota nya.
Seketika malam itu terdengar riuh ledakan dan tembakan.
__ADS_1
Booom
DOR
DOR
DOR
DOR
DOR
DOR
DOR
Mereka melakukan teknik serangan langsung hingga membuat anggota Carvendal keluar menggunakan senjata karena mereka sudah tahu jika black wolf akan menyerang mereka kedua anggota itu saling menembak membabi buta dan saling menjatuhkan lawan.
Tuan Wijaya dan Nyonya Mita serta Alex, Richo, Tio dan Amanda mereka menyusup masuk ke dalam Markas Geng Carvendal berjalan mengendap-endap agar tidak menimbulkan bunyi.
DOR
"Awas Amanda!" Teriak Alex kala melihat seseorang menembak ke arah Amanda.
Amanda terpental cukup jauh dan untung saja Alex bergerak cepat. Geng Carvendal langsung adu jotos dengan Tuan Wijaya dan anggota lainnya.
BUGH
BAGH
BUGH
BAGH
BUGH
Tendangan dan pukulan saling bersahutan dari kedua anggota tersebut geng Black Wolf yang memiliki kemampuan bela diri cukup tinggi membuat mereka bisa melumpuhkan lawan apalagi geng Carvendal tidak terlalu banyak di markas nya itu.
"Hahahaha, wanita itu pasti sedang menyenangkan Boss kami" jawabnya dengan kekehan mengejek.
Tuan Wijaya, Nyonya Mita dan anggota lainnya mengepal tangan nya kuat.
"Brengsek! Bedebah! Richo, Tio, Alex cepat cari di mana Ayu berada sekarang!" Teriak Nyonya Mita ketiga pria tersebut langsung berlari mencari tempat penyekapan Ayu. Tersenyum Devil dan langsung mengarahkan pistolnya pada pria yang di cengkram kuat oleh Tuan Wijaya dan...
DOR
DOR
Dua tembakan tepat mengenai kepala dan mata pria tersebut darah mengalir segar keluar mengotori lantai bersih.
"Pa, kita harus cari di mana Ayu sekarang, aku tidak mau nantinya Jons mengetahui nya papa tahu kan kegilaan si tomboy" lirih Nyonya Mita dan suaminya Tuan Wijaya langsung mengangguk setuju. Mereka bertiga kemudian mencari keberadaan Ayu berada.
Kembali ke Meksiko
Pasukan Geng Hades Khithonios berhenti tepat di depan gerbang besar yang menjulang tinggi membentengi Mansion milik Tuan Zeus para anggota Azteca zez yang berjaga di depan gerbang langsung mengangkat senjatanya kala melihat banyaknya pasukan yang tak di kenal.
"Hey siapa kalian?!" Teriak anggota Azteca zez.
"Malaikat maut, yang akan mencabut nyawa kalian" ujar Devil dingin.
"Hahahaha lelucon buruk" tawa mereka semua. "Seranggggg!" Teriak lagi
DOR
DOR
DOR
DOR
__ADS_1
DOR
Mereka saling menembak membabi buta anggota Azteca membuka gerbang yang menjulang tinggi itu karena merasa terhalang dengan adanya pagar yang menghalangi keseruan game yang mereka mainkan namun mereka lupa jika dengan membuka gerbang bisa saja musuh dapat masuk ke dalam dengan mudahnya dan dapat menghancurkan mereka. Devil dan River tak menyia-nyiakan kesempatan emas itu mereka langsung bergegas masuk ke dalam sedang anggota nya menghalang para dedemit sampah anggota Azteca.
Suara tembakan bersahut-sahutan menggema di dalam Mansion besar langkah kaki besar Devil serta asisten nya berlari masuk ke dalam dan...
DOR
DOR
"Araaaaaaaa!" Teriak Devil matanya membulat sempurna tubuhnya gemetar hebat kala netranya menangkap belahan jiwanya bersimbah darah.
"River! urusi mereka dan jangan biarkan setan yang menembak istriku lari!" Teriak Devil menggema.
Sedangkan anggota Azteca yang mendengar suara teriakan dari seorang pria yang memakai topeng menyeringai jenaka.
"Bodoh! Kalian berdua tidak akan selamat karena berani masuk ke dalam baka" tutur salah satu anggota Azteca sombong.
Sedangkan perempuan yang terkena tembakan meringis sakit ia memegang lengan atas nya yang terluka dan satunya di bagian betisnya, alis perempuan itu berkerut siapa pria bertopeng itu? Kenapa dia memanggil nya Ara dan terlihat begitu khawatir. Pikirnya
Seringai iblis tercetak jelas di wajah pria bertopeng tangannya perlahan namun pasti membuka topeng yang menutup wajahnya seketika membuat anggota Azteca membeku tubuh mereka gemetar hebat hantaman ketakutan melanda jiwa mereka.
"Hades" gumam Dario dan anggota nya.
"Prince" gumam perempuan itu yang tak lain dan tak bukan adalah Jons. Jons tak menyia-nyiakan kesempatan di raihnya pistol salah satu anggota Azteca yang terjatuh dan...
DOR
DOR
DOR
Tiga tembakan mengenai mata dan kepala anggota Azteca. Astaga Jons kau sedang terluka parah dan kau masih sempat menembak musuh Wow bravo you're the best Jons.
DOR
Dario Osiel yang begitu geram dan dendam dengan Jons langsung menembak Jons tepat mengenai perutnya.
"Akhh shiit!" Ringis Jons.
"Araaaaaaaa" panggil Devil atau di sebut Farhan. Pria tampan itu berlari ke arah Jons yang sudah lemah dengan darah yang terus mengalir.
"Bodoh! Akan ku habisi kau jika kau bertingkah bodoh lagi Ara!" Bentak Farhan yang sudah berkaca-kaca Jons terkekeh kecil.
"Maaf Boss kami tidak bisa menyerang kedua pria tersebut kami mengaku kalah mereka bukan lawan kita pria bernama Hades adalah raja di atas raja dunia bawah tentunya Boss juga tahu tentang Hades" tutur anggota nya bahkan mereka sudah meletakkan senjata mereka di lantai.
"Jangan bertingkah bodoh! brengsek! Dia tetap manusia yang pasti mati kenapa kalian begitu takut padanya! Angkat senjata kalian bedebah dan bunuh Hades sekarang!!" Teriak Dario ia begitu geram kenapa juga anggota nya begitu takut dengan manusia satu itu bukankah Hades juga manusia yang bisa mati lantas kenapa harus takut jika tubuhnya terkena peluru maka pasti Hades raja dunia bawah itu akan mati.
"Maafkan kami Boss kami tidak berani"
"HAHAHAHA, bagaimana Dario ketua Mafia bengis dan brengsek?!" Sahut River menyeringai setan.
"Karena kalian sudah mengaku kalah maka aku akan memaafkan kalian tapi dengan jaminan tangkap Boss kalian untuk ku" Jawab Farhan datar dan langsung di anggukan kepala oleh Geng Azteca zez.
"Hey lepaskan bodoh! Brengsek! Lepaskan! Aku ini adalah Boss kalian!" Bentak Dario murka wajahnya yang putih berubah menjadi merah padam akibat menahan amarah yang sudah di ubun-ubun.
"Maaf Boss kami tidak bisa melawan raja Hades" ujar mereka kompak.
"River urus mereka aku akan membawa Ara ku ke rumah sakit" perintah Farhan.
-
-
-
🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒
**Semangat Author 😂
__ADS_1
Yah menyemangati diri sendiri 🙈**