Suamiku Ternyata Boss Mafia

Suamiku Ternyata Boss Mafia
Bab 136 Berakhir Pada Pembajakan Sawah


__ADS_3

Happy reading


Like komen like komen like komen like komen


.


.


.


.


.


.


.


Jika di sebuah apartemen seorang bocah Iblis sedang duduk manja bersama Unclenya maka berbeda dengan raja Iblis yang begitu frustasi menghadapi sang istri yang sedang merajuk.


Tuan Farhan duduk di samping Jons di kursi sofa mereka sama-sama diam Jons menatap lurus ke depan tanpa peduli terhadap Tuan Farhan.


"Ara kau harus percaya padaku aku mana mungkin selingkuh dengan Rio aku masih normal bagaimana bisa kau menuduhku..." tutur Tuan Farhan menggenggam jemari tangan Jons sedang si tomboy hanya membiarkan tanpa menyahut ia masih setia menatap ke depan seakan objek di depan mata lebih menarik daripada pria di sampingnya..., tidak tahu saja jika raja Iblis sudah mengeluarkan tanduknya karena kesal.


"Jangan diemin aku kayak gini aku benar-benar tidak sanggup" lirih Tuan Farhan dengan kepala menunduk sedih.


"Ini semua gara-gara Rio andai dia berhati-hati Ara pasti tidak akan marah padaku! akan ku potong gajimu Rio!" umpat raja Iblis mengepal tangannya kuat hingga terlihat buku-buku jemari kukunya yang memutih.


Jons menghela napas panjang dan menarik tangannya dari genggaman Tuan Farhan, menjawab tanpa mengalihkan pandangannya. "Sudahlah Prince aku capek, aku hanya butuh bukti nyata sekarang jangan membual...!


Tuan Farhan mendesah berat ia kemudian beranjak dari duduknya lalu berujar "Baiklah Ara, kalau begitu tunggu Rio datang membawa buktinya aku mau menyelesaikan pekerjaanku dulu" Jons langsung beralih menatap tajam Tuan Farhan ia mencebikkan bibirnya kesal.


"Dasar suami tidak peka! aku kan lagi marah sama dia bisa-bisanya ia malah beralih bekerja daripada menyelesaikan masalahnya..., dasar kau Prince katanya kamu cinta tapi nyatanya kau lebih mencintai pekerjaanmu huhuhu...!" sungut Jons dalam hati napasnya memburu naik-turun.


Hey raja Iblis kau harus menjadi suami yang peka agar mudah membujuk Aramu lihatlah istrimu sedang mengumpatmu dalam hatinya, memang seorang wanita ingin di manja dan di sayang jika sudah merajuk.


Tuan Farhan berjalan menuju kursi kebesarannya menjatuhkan bokongnya di atas kursinya ia mulai sibuk membaca dokumen dan menandatangani dokumen di atas mejanya, tidak tahu saja jika ada pasang mata yang tengah menatapnya penuh permusuhan.


"Ahhhk, lebih baik aku pergi dari sini daripada melihat laki-laki yang sungguh menyebalkan!" keluh Jons dan langsung beranjak dari duduknya. Menghentak-hentakkan kakinya di atas lantai hingga menimbulkan bunyi bising.


Raja Iblis lantas menoleh ke arah istrinya menaikkan sebelah alisnya tinggi dengan kerutan kecil di dahi kanannya.


"Uruslah pekerjaanmu Tuan muda aku akan keluar mencari angin mungkin aku akan berkunjung ke teman priaku" ketus Jons berjalan menuju pintu hendak memutar knop pintu namun tiba-tiba saja terhenti kala ucapan raja Iblis padanya.


"Kau berani mengatakan hal seperti itu Ara! tidak bisakah kau menunggu sebentar saja! tidak bisakah kau percaya padaku kalau aku tidak selingkuh...! aku kecewa padamu benar-benar kecewa Ara, sudahlah kalau kamu tidak percaya padaku pergilah, pergilah temui priamu itu...!!" Terlihat jelas kilatan amarah juga kecewa di mata raja Iblis bahkan kepalan tangan Tuan Farhan begitu kuat sampai memperlihatkan buku-buku jemari tangannya.

__ADS_1


"Heh! jangan harap kau bisa keluar tanpa diriku Ara! akan ku buat kau jatuh dalam pesonaku istriku hehehe" bisik raja Iblis dalam hatinya senyum misterius tersungging di wajahnya yang tampan yang sudah di tumbuhi bulu-bulu halus di wajahnya.


Jons makin kesal saja karena Tuan suaminya malah menginginkannya keluar dengan perasaan tak menentu ia pun keluar dari ruangan suaminya dengan kaki di hentak-hentakanya di antas lantai. Berjalan cepat tanpa melihat suami menyebalkan.


"Kau benar-benar selingkuh dariku Prince!" Sungut Jons dalam benaknya.


Tuan Farhan buru-buru meletakkan pulpennya di atas tumpukan berkas dan segera berlari keluar mengejar sang istri. "Tunggu Ara!" Tuan Farhan menarik pergelangan tangan Jons dan...


Cup


Si Jelangkung batangan mencium dan ******* kecil bibir tipis istrinya setelah itu ia melepas pagutan ciumannya dan menggendong Jons ala bridal style.


Jons begitu terkejut dengan mata membulat sempurna "Apa yang kau lakukan Prince! turunkan aku!" teriak Jons meronta-ronta, raja Iblis menatap tajam istrinya.


"Diam Ara atau kau akan jatuh nanti!" Jons langsung terdiam ia juga takut jika sampai terjatuh di atas lantai bukan takut sakit tapi pasti akan merasa malu tentunya terhadap suaminya itu. Dengan perasaan terpaksa si tomboy menggalungkan tangannya di leher raja Iblis yang tengah tersenyum menang.


Hahahah dasar raja Iblis selalu saja ada kejutan dan kau selalu membuat Jons mati kutu.


Tuan Farhan kembali membawa istrinya masuk ke ruangannya dan menjatuhkan dirinya di atas kursi kebesarannya sedangkan sang istri duduk di atas pangkuannya.


Si Jelangkung memeluk erat pinggang Jons membuat keduanya sangat dekat bahkan napas mereka saling terasa di kulit.


"Hukuman apa yang pantas untuk istri nakal sepertimu Ara? hmmm..., sepertinya hukuman yang cocok adalah ciuman seratus kali yah, bagaimana istriku...?" goda si Jelangkung batangan tersenyum mesum, mengedipkan sebelah matanya membuat Jons mendelik kesal.


"Dasar suami mesum!" ketus Jons dengan bibir mengerucut membuat Tuan Farhan terbahak-bahak.


"Aku masih marah Prince! jangan membuatku semakin marah dengan kekonyolanmu itu!" ujar Jons menampilkan wajah masam padahal dalam hatinya sudah tertawa terbahak-bahak namun ia tak menunjukannya.


Tuan Farhan tak menghiraukan seruan Jons malah dengan cepat ia menangkup kedua pipi istrinya dan langsung mencium bibir istrinya kasar ********** sesekali menggigitnya kasar. Bahkan Jons memukul dada Tuan Farhan karena sudah kehabisan napas namun si Jelangkung batangan itu malah semakin memperdalam ciumannya. Bahkan tangannya sudah meremas silikon Jons membuatnya melenguh nikmat.


"Euugh, ah ah"


Tuan Farhan semakin meremasnya lembut.


"Maaf Tuan" seseorang mengagetkan keduanya membuat Jons langsung mendorong kasar tubuh suaminya hingga ciumannya terlepas. Terlihat kilatan amarah terpancar di mata raja Iblis membuat sekertaris Rio bergidik ngeri.


"Ma-maaf Tuan aku hanya memberikan barang yang Tuan minta, sungguh aku tidak melihat apa-apa suer" jelas sekertaris Rio menelan ludahnya kasar, dua jari telunjuk dan tengah terangkat ke depan menandakan sebuah sumpah.


"Awas Rio! ganggu saja padahal sedikit lagi sudah masuk...! " umpatnya kesal.


Sekertaris Rio segera meletakan flashdisk di atas meja dan segera keluar dari ruangan neraka menurutnya karena sudah tidak kuat melihat tatapan tajam dari sang raja Iblis yang ingin sekali memakannya.


"Ah selamat, berlama-lama di dalam bisa membuat dagingku terbakar hangus" gumam sekertaris Rio saat sudah di luar tangannya mengelus dadanya pelan bersyukur bisa lolos dari ancaman maut.


Sedang di dalam ruangan Tuan Farhan mengambil flashdisk dan memasukkannya pada lubang USB laptop di atas meja. Kali ini posisi Jons tengah menghadap ke arah laptop dengan sebelah tangan suaminya memeluknya erat dan tangan sebelahnya memegang mouse mencari data yang baru di salin.

__ADS_1


Tuan Farhan langsung mengklik memutar video rekaman CCTV yang baru beberapa menit terjadi sehingga mengakibatkan kesalahpahaman di antara mereka.


"Nontonlah Ara agar kau tidak curiga lagi padaku" bisik raja Iblis meletakan dagunya di atas pundak sang istri. Si tomboy begitu serius melihat benda persegi di depan matanya. Matanya membulat sempurna kala adegan di mana sekertaris Rio tersandung dan tak sengaja terjatuh di atas tubuh suaminya tepat saat itu ia masuk ke dalam.


Jons nyengir kuda kala merasakan gigitan kecil yang di lakukan oleh si Jelangkung. "Kau sudah berprasangka buruk padaku Ara, tidakkah kau harus minta maaf"


Jons masih nyengir kuda ia kemudian berpindah posisi menghadap raja Iblis.


"Maaf tidak percaya padamu Prince bahkan sampai berkata kasar..." lirih Jons dengan kepala menunduk sedih. Tuan Farhan tersenyum lebar mengangkat kepala istrinya dan menyelipkan rambut Jons di telinga belakang.


"Tidak apa-apa sayang, yang penting kamu tidak marah lagi, tahukah kamu Ara... aku sangat sedih bahkan sangat takut jika kau akan pergi dariku apalagi mendengar kamu mau ke tempat pria lain membuatku sangat cemburu" jelas Tuan Farhan mencium dalam kening istrinya membuat Jons tersenyum tipis.


"Tapi Prince bagaimana dengan foto wanita tadi...?" Jons kembali menatap sebal ke arah sang suami namun anehnya si Jelangkung malah terkekeh.


"Ara, wanita yang kamu lihat di foto tersebut adalah kamu" jelas si Jelangkung batangan mengambil ponsel di dalam tas sang istri dan memperlihatkan fotonya yang memangku seorang wanita.


"Lihatlah garisan foto ini juga warnanya bukankah ini adalah sebuah editan tapi anehnya kenapa memakai foto kamu, foto ini adalah foto yang aku ambil saat pertama kali kau datang menggunakan baju wanita" jelas Tuan Farhan mengingat kembali memori dirinya dan sang istri... Jons langsung mengamati foto di tangan suaminya dan benar saja itu adalah dirinya.


"Siapa yang sudah berani bermain-main denganku bahkan sampai membuatku marah sama Prince...?" batin Jons sedikit kesal. Tidak tahu saja dalang di balik masalahnya adalah ulah si triplets bocah tukang rusuh.


"Aku akan cari tahu siapa yang membuat kita salah paham Ara jadi tidak perlu repot-repot..., sekarang kau harus membayar kebodohanmu" Tubuh Jons melayang di udara membuat Jons memekik kaget karena si Jelangkung sudah membawanya ke ruang pribadinya.


"Prince turunkan aku! aku mau pulang" teriak Jons yang sudah merasa was-was.


"Hahahaha kau harus membayarnya dulu Ara" jawabnya dan langsung membungkam mulut si tomboy dengan bibirnya. Menciumnya rakus dan ********** penuh kelembutan.


"Kita buat dede baru buat si triplets" bisik si Jelangkung dan itu membuat si tomboy melebarkan matanya terkejut. Dan pada akhirnya ketakutannya menjadi kenyataan pembajakan sawah pun terjadi di waktu menjelang siang tepat di perusahaan sang suami.


"Hahahaha tidak apa-apa jika Araku marah-marah kalau pada akhirnya bayarannya adalah membajak sawah" batin Tuan Farhan tertawa puas.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung


Pengen nangis aku udah nulis sampai seribu lebih kata tiba-tiba kehapus pengen teriak eih capek banget dan sekarang malah nulis ulang 😭😭😭😭😭


__ADS_2