
**Happy reading 😘
Beri like dan komen yah ðŸ¤**
.
.
.
.
.
.
.
.
Semalam sudah sepakat si Jelangkung akan mengajak tiga anaknya untuk ikut ke Bali dan di ikuti oleh pasangan Alex dan Amanda karena keinginan putri semata wayangnya ingin ikutan karena adanya Hamas, serta tidak lupa tiga jomblo Richo, Tio, dan Sandy mereka di pilih untuk menjaga anak-anak jadi ia tidak perlu repot-repot untuk menjaga sang anak karena dirinya akan menghabiskan waktunya bersama sang pujaan hati.
Jons sudah menyiapkan peralatan mereka di dalam koper semalam jadi pagi ini ia tidak perlu repot-repot lagi dan sekarang ia berjalan menuju kamar anak-anak nya untuk membangun kan mereka.
CEKLEK
Jons membuka kamar putra pertama nya senyum kecil terukir di bibir tipisnya, melangkahkan kaki menuju kasur sang anak ia duduk di bibir kasur sembari menatap teduh wajah sang putra.
"Aku benar-benar bahagia sekali" lirihnya dalam hati. Jons mengelus lembut rambut Hamas dan berbisik di telinga Hamas "sayang ayo bangun, sejam lagi kita akan berangkat" Hamas menggeliat perlahan-lahan mata kecilnya mulai terbuka walau sedikit buram ia mengerjap matanya berkali-kali untuk memperjelas penglihatan nya.
"Mommy, ada apa Mom? Hamas masih ngantuk!" Tuturnya serak khas orang bangun tidur.
"Kamu lupa sayang, kita akan pergi ke Bali hari ini cepat bangun dan mandi!" Jawab Jons sukses membuat mata Hamas membulat sempurna hampir saja ia melupakan kebahagiaan nya dirinya akan liburan bersama Daddy dan Mommy nya.
"Ah iya... Makasih telah mengingatkan ku Mom, aku mandi dulu" pekiknya tersenyum lebar.
"Apa abang tidak mau memberikan morning kiss buat Mommy?" Gurau Jons dan Hamas hanya terkekeh.
Cup
Hamas mencium kening Jons membuat si tomboy melebarkan senyumnya bahagia untung saja ia menikah andai jika tidak menikah mungkin momen seperti ini tidak akan ia rasakan.
"Terima kasih sayang, Mommy akan membangunkan adik-adik mu dulu"
"Oke" jawab Hamas dengan jari membentuk huruf O ia kemudian berlalu ke kamar mandi sedangkan Jons sudah keluar dan menuju kamar Azhar.
Di buka nya pintu anak keduanya lagi-lagi ia tersenyum tipis menjadi seorang ibu sangatlah menyenangkan ia seperti perempuan bahagia sekarang, Jons duduk di bibir kasur di sentuhnya rambut anaknya yang gondrong dan mengelus penuh kelembutan.
"Sayang, bang Azhar bangun yuk, hari ini kita akan ke Bali ayo bangun nanti kita bisa terlambat ke pesawat nya"
"Hoaam" Azhar mengerjap matanya lucu ia menguap seraya menggosok matanya untuk menghilangkan rasa ngantuk nya.
__ADS_1
"Ahh, Azhar sangat ngantuk... Hmmm,,, baikrah Azhar segera mandi sekarang"
"Bagus cepat mandi setelah itu turun ke bawah untuk sarapan yah Mommy akan bangunin adik kamu dulu" tutur Jons tersenyum lembut berbeda sekali jika bersama musuhnya maka Jons akan berubah menjadi singa betina lapar. Azhar mengangguk kepalanya lalu turun dari ranjang menuju kamar mandi.
Jons berjalan keluar untuk menuju ke kamar putri nya ia tidak perlu repot-repot lagi untuk menyiapkan pakaian untuk anaknya karena semalam sudah ia siapkan semua.
CEKLEK
Jons membuka pintu kamar putrinya namun ia tak melihat putrinya di tempat tidur mengedarkan pandangan menelusuri kamar putrinya yang bernuansa pink itu tiba-tiba ia mendengar suara gemericik air di kamar mandi Jons tersenyum lebar ternyata anak perempuan nya sudah mandiri ia kemudian melangkah pergi menuju kamar mandi.
"Sayang, Lia kamu di dalam" teriak Jons dari luar Aulia seketika menghentikan kegiatan mandinya ia lalu membuka pintu kamar mandi.
CEKLEK
"Mommy, ada apa?" Tanya Aulia tanpa busana ia mengernyitkan alisnya dengan kerutan kecil di dahinya.
"Mommy mau bangunin Lia tapi rupanya Lia sudah bangun" jawab Jons.
"Sudah Mom kan lia sudah besal, Lia mau mandi sekalang supaya Lia tidak telambat nantinya yasudah Lia mandi dulu" balas Aulia.
"Aulia sayang, tidak mau di bantu Mommy hmmm....?" Jons mensejajarkan tubuhnya dengan putrinya.
Aulia terkekeh geli "tidak Mom, Lia udah besal sekalang jadi Lia halus mandili Mom seling bilang kalau Lia halus mandili lagian Lia malu kalau Mommy mandiin Lia itu belati Mom akan lihat punyanya Lia" jelas Aulia centil sembari menutup aset berharga nya.
Jons tergelak dengan senyum lucu pada putrinya "punya nya Lia kan sama kayak Mommy kenapa harus malu hmmm...?" Jons ikut bergurau iseng pada putrinya tapi tamparan kasar langsung ia dapatkan.
"Mommy jangan mesum!" Pekik Aulia si gadis centil sambil merapatkan tubuhnya kemudian kedua telapak tangannya menutupi aset negara sehingga tak terlihat "Mommy sana kelual jangan lihat-lihat Lia! Liat punya Mommy sendili!" Sambung nya kemudian...
BRAAAAK
"Apakah tampang ku seperti laki-laki mesum? Rambut ku masih panjang... Hmmm... Apa aku sudah belok? Kenapa anakku mengatakan hal seperti itu" Jons bermonolog ia menggeleng kepalanya tidak mengerti pada anaknya itu.
.
.
.
.
.
.
Semua orang sudah berkumpul pasangan Alex dan Amanda serta putrinya ikut sarapan bersama keluarga Tuan Wijaya dan Tuan Farhan mereka duduk menikmati makanan yang sudah di sajikan oleh anggota Black Wolf yang tidak pernah mengecewakan.
"Jika kalian pergi Oma akan sendiri di sini" lirih Nyonya Mita menghela napas panjang.
"Ck! Kan ada Oppa Oma, kalian bisa berdua terus" celetuk Hamas sambil mengunyah makanan nya.
"Iya Oma jangan sedih, Lia pasti akan membawa oleh-oleh untuk Oma dan Oppa" Aulia ikut menimpali.
__ADS_1
"Oma sudah besar jangan manja oke" Azhar generasi kedua dari raja Iblis dan ratu pembunuh bayaran ikut bersuara membuat semua di sana hampir tersedak. Kenapa anak-anak raja iblis memiliki lidah yang menyakitkan.
" Iya, iya Oma tidak akan sedih lagi" Nyonya Mita berusaha tersenyum tidak ingin bicara lagi ia tidak mau jika cucunya menganggap nya lemah padahal kan ia termasuk wakil Mafia itu berarti ia begitu di segani karena kekuatan nya.
"Hamas, Azhar, Lia gak boleh ngomong seperti itu, Oma kayak gitu karena rindu tapi kalian tetap ngotot mau ikut" sinis si Jelangkung melotot.
"Oma maafkan kami" tutur mereka bersamaan.
"Iya tidak apa-apa sayang" .
"Oma, Oppo tidak apa kan kalau kami ikut Mommy dan Daddy?" Hamas menatap wajah Nyonya Mita dan Tuan Wijaya.
"Tentu saja, bukankah kalian anak yang baik, mau mengikuti orang tua walau perjalanan panjang yang melelahkan" kali ini Tuan Wijaya ikut bersuara dan Tuan Farhan menatap jengah papanya ia tahu maksud papanya yaitu mengganggu honeymoon nya.
"Telima kasih Oppa, Oppa memang the best" Lia memekik gembira dengan jempol mengarah pada Tuan Wijaya membuat Nyonya dan Tuan Wijaya tersenyum bahagia.
Terdengar hembusan kasar dari hidung Tuan Farhan anaknya tetap ikut apalah daya tidak ada lagi cara untuk menjauhkan si kerucil iblis dari dirinya dan Ara nya.
"Menganggu saja" gerutu raja iblis dalam hati.
"Kalian jangan buat onar jika sudah sampai di sana" ketus raja iblis.
"Prince!" Tekan Jons melotot.
"Tenang saja Daddy, kami tidak akan membuat masalah" Aulia menyahut.
"Kalau sampai di Bali, Leca mau tidur sama abang Hamas" celetuk Alexa tersenyum pada Hamas.
"Tidak!" Sahut Hamas.
"Halus mau atau abang Hamas akan menyecal nantinya!" Hamas mendengus kesal.
"Lexa diam yah, kalau makan jangan bicara!" Alex menegur sang putri. Alexa mengangguk dan kembali melanjutkan sarapan nya.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
Bersambung