
Happy reading guys 😘
Like dan hadiahnya yah 🤗🤗🤗🤗
.
.
.
.
.
.
.
Mobil Lexus merah itu berhenti di tempat parkiran mobil yang sudah di persiapkan. Waktu menunjukan pukul 9 itu berarti tersisa 1 jam untuk memulai acara resepsi pernikahan. Nyonya Mita menggandeng tangan Jons berjalan di atas karpet berwarna putih.
Wanita yang memakai baju pengantin itu mengerutkan keningnya heran, apakah setiap tamu berjalan di atas karpet? bukankah itu di khususkan untuk pengantin saja?. Kenapa dirinya seperti seorang pengantin.
"Astaga, hey lihat pengantin wanita itu! dia benar-benar cantik. Apakah ini yang namanya seorang putri raja?"
"Ya Allah, dia bahkan jauh lebih cantik daripada seorang ratu yang pernah ada di dunia ini"
"Aku mau menjodohkan putraku dengannya, aku yakin putraku pasti akan sangat bahagia"...
"Heh! enak saja dia lebih pantas dengan putraku secara, putraku tampan dan seimbang jika mereka bersanding di pelaminan"
"Aku mau menjadikannya istri keduaku" tutur salah satu pria paruh baya.
"Coba papa ulangi lagi! mau Mama potong adik papa hmmm?" ancam wanita di sampingnya yang sepertinya adalah istrinya.
"Huh!. Begitu beruntung pria yang menikahinya, andai wanita itu mau menikah denganku... apapun syaratnya akan ku penuhi asal aku menjadi suaminya"
"Jangan halu!"
Begitulah bisik-bisik para tamu undangan yang membuat mata mereka langsung berbinar kala melihat pancaran kecantikan dari wajah Jons.
Bukan hanya anggota bisnis Tuan Farhan tapi juga anggota Black Wolf yang sangat pangling melihatnya.
"Tidak ku sangka, pembunuh bayaran sangat cantik bahkan makeupnya terlihat begitu natural" ujar salah satu anggota.
"Iya, Tuan muda sangat beruntung" jawab temannya, mereka tidak menyia-nyiakan kesempatan berharga itu.
"Sebenarnya siapa yang mau menikah? tidak mungkin Boss besar menikahkanku diam-diam dengan pria lain...?". Batin Jons menatap ke semua tamu. Dan pakaian yang mereka gunakan bukan seperti yang dirinya pakai.
Lalu kemudian netranya menatap ke depan, pemandangan yang menurutnya begitu indah. Mereka terus melangkah menuju tempat kedua pengantin itu berada dan itu membuat Jons terheran-heran.
"Mama, apa maksudnya ini? Mama bohong kan untuk pergi ke acara pernikahan teman Mama!. Siapa sebenarnya yang akan menikah?." Bisik Jons di telinga Nyonya Mita membuat wanita paruh baya itu tersenyum penuh arti.
__ADS_1
"Nanti juga kamu tahu sayang" balas Nyonya Mita. Ia lalu menuntun Jons naik ke atas panggung mini.
"Tidak mungkin aku yang menikah. Pasti ini hanya ilusi saja" bisik Jons dalam hati meyakinkan dirinya bahwa bukan dia yang menikah melainkan orang lain, ia hanya pengiring pengantin saja. Pikirnya begitu.
Hingga tiba-tiba sebuah Helikopter terbang dari arah Utara karena posisi panggung berada di arah selatan dan menghadap ke arah Utara otomatis Jons akan melihatnya.
Helikopter berwarna hitam dengan garisan putih di bagian badan Helikopter juga beberapa bunga yang menjadi hiasannya. Jons makin di buat bingung.
"Kenapa jantungku begitu berdebar?"gumam Jons menggenggam gaunnya kuat. Matanya terus menatap ke arah Helikopter begitupun dengan para tamu.
Di dalam Heli itu sudah ada Tuan Farhan, juga tiga kerucil bersama River yang tentunya dialah yang menjalankan Heli tersebut. Karena tidak sabar melihat sang istri Tuan Farhan mengambil teropong yang sudah di siapkannya.
"Bahkan belum sehari aku sudah merindukannya" gumam Tuan Farhan. Dan tiga kerucil menatap datar wajah Daddynya. Yang sungguh bucin itu.
Mata Tuan Farhan membulat sempurna kala melihat istrinya yang begitu cantik, bahkan dirinya hampir tidak mengenalinya, bukannya bahagia terlihat guratan aneh di wajahnya.
"Enak saja kalian lihat gratis! Ara adalah milikku, hanya milikku seorang!." batin raja Iblis mendadak kesal.
"River, kamu urus semuanya aku akan turun ke bawah. Aku tidak mau kecantikan istriku di lihat oleh orang-orang" ujar Tuan Farhan yang sudah mengambil sebuah tali karmantel dan sudah mengikatnya di pinggangnya lalu ujung sebelahnya ia kaitkan di salah satu kursi tempat duduknya.
"Jangan nagaco kamu Devil! kamu mau usaha kita sia-sia" ketus River yang tidak suka dengan jalan pikiran sahabatnya itu.
"Istriku lebih penting daripada segalanya!" tegas raja Iblis yang langsung melompat ke bawah. Padahal rencananya adalah mereka akan membakar kembang apinya namun semuanya jadi gagal akibat kebucinan si Jelangkung batangan.
Orang-orang di sana bersorak gembira kala melihat Tuan Farhan turun dari atas Helikopter, Jons yang menyaksikan itu membulatkan bola matanya terkejut.
"Oh jadi ini adalah rencana raja Iblis" gumam Jons tersenyum lebar.
"Astaga, Boss selalu bertindak sesuka hati! lalu bagaimana dengan petasan kembang api ini?" ujar River yang merasa kesal pada Tuan Farhan. Ia yang hendak mendarat langsung di hentikan oleh Hamas.
"Kita bakar saja sekarang." Tutur Hamas memberikan solusi dan River mengangguk setuju.
"Tuan muda memang pintar" puji River tersenyum lebar.
"Iyalah, masa Paman Livel pintal? begitu saja tidak bisa. Sangat payah" cemoh Aulia tanpa perasaan sedangkan pria yang memegang kendali Heli itu hanya tersenyum kecut.
"Aduh, Nona Aulia kalau bicara pedas banget!" batin River.
"Tuan muda Farhan benar-benar pria yang tampan tidak salah jika wanitanya cantik" ujar para tamu.
Tuan Farhan melepas tali yang melilit di pinggangnya berlari cepat ke arah panggung hingga sampai di depan panggung, Tuan Farhan menarik kain berwarna putih tipis yang berada di atas meja. Merobeknya menjadi dua bagian lalu menghampiri sang istri dan memasangkannya menutup wajahnya. Ujung belakang yang sedikit panjang di ikatnya pada kepala Jons hingga menutupi wajah cantik istrinya terkecuali mata.
Jadi penampilan Jons saat ini dia tengah memakai cadar. Membuat Tuan Farhan tersenyum tipis. Dan membuat orang-orang di sana terkejut bukan main.
"Apa yang kau lakukan Prince! kenapa wajahku di tutup seperti ini?" ketus Jons yang akan hendak membukanya namun di tahan oleh si Jelangkung batangan.
"Kau adalah milikku Ara! itu berarti aturannya hanya aku yang boleh melihatmu. Kau paham istriku?!" bisik Tuan Farhan membuat tubuh Jons merinding.
"Astaga sosweet banget! Tuan muda sangat posesif, aku mau dong punya suami seperti Tuan muda" pekik seorang wanita.
"Iya aku juga mau, oh Tuhan sisakan satu untukku yang seperti Tuan muda Farhan" sahut salah satu temannya.
__ADS_1
"Ah, sayang sekali wajah secantik itu hanya Tuan muda yang beruntung" tutur seorang pria membuat si Jelangkung batangan tersenyum sinis.
"Heh! wajah seperti kalian hanya mendapatkan ukuran yang di bawah standar...!" ujar raja Iblis dalam hati sedikit menyombongkan dirinya.
Saat sedang memuji ketampanan Tuan Farhan dan Jons, tiba-tiba mereka di kagetkan dengan suara petasan di udara. Kembang api warna warni itu seketika menciptakan sebuah tulisan "Will You Marry Me My Wife?". Lalu kemudian muncul tulisan lagi. "I Swear. Only You Will Be My Girl In My Life".
Semua di sana bertepuk tangan, berteriak heboh seakan jantung mereka tiba-tiba saja terjatuh dari gantungan.
"OMG! sosweet banget!" pekik mereka semua.
"Apakah kau sedang melamarku Tuan Hades?" tanya Jons dengan senyum tipis di wajahnya keduanya saling bersitatap.
"Apakah belum jelas Nyonya Hades?" tanya Tuan Farhan balik membuat keduanya tersenyum lebar. Sungguh Jons belum pernah mendapatkan perlakuan seperti ini, dan hari ini dirinya benar-benar bahagia.
"Apa kau sekarang tengah berdebar?" bisik Tuan Farhan di telinga Jons.
"Sedikit" lirihnya pelan. Tuan Farhan terkekeh geli, pria itu lalu melepas cadar yang di buatnya.
"Aku akan memberikan stempel kepemilikanku di sini..." Tuan Farhan mendekatkan wajahnya pada leher jenjang Jons. Menggigitnya dan menghisap pelan. Membuat semua mata para penonton melebar seketika.
"Mama tolong!!!" teriak ibu-ibu yang hadir di sana menutup mulutnya saking kaget.
"Ah, Prince!" dengus Jons sedikit terangsang. Tuan Farhan lalu kemudian beralih pada leher sebelahnya melakukan hal yang sama seperti tadi. Hingga menciptakan warna merah kebiruan di leher Jons yang putih itu.
"Ahhh, aku malu!" ibu-ibu itu kembali berteriak menutup mata mereka dengan tangan namun dengan jari-jari yang saling berjarak. Heh bukankah itu sama saja. Ah dasar emak-emak!.
"Aku umumkan pada kalian semua! bahwa wanita di sampingku adalah milikku seutuhnya... tidak ada yang boleh memikirkan ataupun memiliki perasaan pada Araku, jika itu terjadi!!. Maka pilihlah kematian seperti apa yang cocok untuk kalian!!" teriak Tuan Farhan lantang, dengan tatapan elangnya yang menatap ke semua tamu. Rahangnya yang tegas juga bulu-bulu halus yang tumbuh di bagian bawah dagunya terlihat sangat maskulin.
"Aaaaaakkk, aku padamu Tuan muda!" teriak ibu-ibu heboh.
"Mengerikan" gumam para pria yang begitu takut melihat raut wajah menakutkan raja Iblis.
"Wow Daddy sangat kelen!." Seru Aulia bertepuk tangan.
"Cih! aku tidak kalah keren dari Daddy" ujar Azhar dan Hamas bersedekap dada.
.
.
.
.
.
.
.
Bersambung
__ADS_1