
**Up lagi nih guys 🤗
Tolong beri like dan vote nya yah 😘😘**
.
.
.
.
.
.
🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒
.
.
.
.
.
.
.
.
"Dokter! Dokter cepat istriku akan melahirkan!" Teriak Tuan Farhan saat sampai di rumah sakit teriakan kesakitan dari Jons membuat Tuan Farhan hilang kendali ingin sekali dirinya meruntuhkan bangunan rumah sakit dan membunuh semua dokter dan suster yang begitu lelet dalam bekerja.
"Maaf Tuan muda kami datang terlambat" ucap beberapa dokter merasa bersalah dan takut melihat wajah garang Tuan nya membuat mereka melafalkan doa-doa perlindungan.
"Prince sakit sekali!" Lirih Jons makin kesakitan.
"Dokter cepat bantu istriku!! Atau nyawa kalian akan melayang nantinya!!" Bentak Tuan Farhan melotot tajam.
Oh ayolah raja Iblis jika kau membunuh mereka lalu siapa yang akan menolong istri mu hmmm....? Lagipula bisakah kau mengontrol emosi emang kamu tidak takut tua huh!. Ck menyebalkan!.
"Ma-aafkan kami Tuan muda ayo cepat bawa ke ruang persalinan" gagu mereka lalu segera membawa brankas untuk Jons, Tuan Farhan membaringkan Jons pelan penuh kehati-hatian setelah itu Tuan Farhan membawa masuk Jons ke dalam ruang persalinan.
"Sakit Prince!! Perutku mau pecah rasanya sakit sekali" pekik Jons menarik napas panjang lalu di hembuskan perlahan.
"Lakukan sesuatu dokter kenapa bayi nya belum keluar juga?!" Si Jelangkung yang belum pernah menangani masalah melahirkan membuat kepalanya sakit tujuh keliling, dirinya yang biasa bertarung sampai mati harus di hadapkan dengan sesuatu yang sangat rumit dan tidak begitu ia paham.
"Maaf Tuan muda kita tunggu pembukaan sepuluh dan ini baru pembukaan delapan masih dua pembukaan lagi Tuan" ujar dokter sarah.
"Kamu tidak lihat istriku kesakitan begini dan harus menunggu dua pembukaan kamu gila yah!" Bentak Tuan Farhan menatap tajam, dokter dan suster menelan ludah kasar melihat kemarahan tanpa tahu apa-apa membuat dokter Sarah mendesah berat.
__ADS_1
"Tuan, memang beginilah seorang perempuan yang akan melahirkan, mereka akan merasakan sakit karena itulah fitrah seorang perempuan, tenang saja semua perempuan pernah merasakan sakit seperti ini" jelas dokter Sarah berusaha untuk tidak terbawa emosi.
"Dokter sakit sekali!"
"Tidak apa-apa Nyonya, sedikit lagi pembukaan sepuluh Nyonya yang sabar, Nyonya adalah ibu yang kuat semua pasti akan baik-baik saja" tutur dokter Sarah lembut.
Terdengar helaan napas kasar keluar dari hidung dan mulut si Jelangkung ia sesekali mengecup kening istrinya menyeka keringat yang bercucuran di wajah sang istri membuat nya tidak bisa menahan air mata ternyata begini pengorbanan seorang perempuan yang akan melahirkan seorang anak, ia baru tahu betapa menderitanya ibu nya itu.
"Kamu yang kuat Ara, aku akan selalu menyemangati mu kamu adalah istri sekaligus ibu yang hebat" lirih si Jelangkung ia menatap wajah kesakitan istrinya begitu menusuk relung jiwanya.
"Suster siapkan peralatan nya! Nyonya sekarang sudah pembukaan ke sepuluh Nyonya harus mengikuti aba-aba saya, jika saya katakan dorong Nyonya harus mengejan yah" jelas dokter Sarah memberitahu, si tomboy mengangguk mengiyakan.
Di luar ruangan persalinan Tuan Wijaya dan Nyonya Mita sedang menunggu dengan wajah tegang karena hari ini menantu mereka akan melahirkan sekalipun mereka tahu betapa kuatnya Jons namun ajal siapa yang tahu mereka terus berdoa agar menantu dan cucu mereka selamat lahir batin.
"Ma, kita berdoa saja semoga Jons bisa kuat dan selamat saat melahirkan" hibur Tuan Wijaya.
"Pa, Mama takut jika terjadi sesuatu pada Jons walau tidak di pungkiri dia sangat kuat tapi melihat perut besar nya Mama sangat takut Pa" lirih Nyonya Mita menggenggam kuat tangan suaminya. Tuan Wijaya mengehela napas kasar mengusap lembut bahu istrinya memberi kekuatan dan ketenangan dirinya juga takut dengan keadaan menantunya itu namun ia tak mungkin menampakan kesedihan nya.
Tak lama datang Ayu dan Reyhan mereka baru mendapat kabar jika Jons akan melahirkan hari ini baru saja mereka menikmati indahnya surgawi dunia tak lama ponsel Ayu berdering saat mengetahui informasi yang di beritahu oleh Nyonya Mita membuat nya terkejut dan pada akhirnya di sinilah mereka menunggu kabar dari dokter.
"Ma, Pa, bagaimana keadaan kak Jons? Semoga kakak baik-baik saja" tutur Ayu dengan raut wajah sedih. Ayu dan Reyhan menyalami Tuan Wijaya dan Nyonya Mita.
"Kita berdoa saja semoga kali ini misi pembunuh bayaran berhasil" canda Tuan Wijaya membuat Nyonya Mita memberikan cubitan kuat di lengan Tuan Wijaya.
Kembali ke ruang persalinan
"Prince sakiiit sekali!!" Teriak Jons saat merasakan kesakitan yang luar biasa pada bagian bawah perut terutama ****** nya.
"Araaaaaaaa sakitt! Araaaaaaaa jahat banget sih" teriak Tuan Farhan. Para dokter dan suster menahan tawanya sebisa mungkin mereka menahannya, dan mereka menjadi serius kembali.
"Ayo Nyonya sedikit lagi bayinya akan keluar" ujar dokter Sarah.
"Akkkkkhh sakiiit, kenapa sakitnya mengalahkan malam pertama ahhhkkk dokter sakit sekali!!" Teriak Jons kesakitan.
Oeeeekkkk
Oeeeekkkk
Oeeeekkkk
"Alhamdulillah bu anak pertama ibu laki-laki, sekarang satu lagi yah bu ayo siap-siap" arah dokter Sarah.
"Kamu pasti bisa sayang kamu adalah wanita yang kuat" Tuan Farhan memberi semangat tiada henti Jons mengangguk lemas ia harus bertahan demi buah hatinya sekalipun sakit tapi ia akan memperjuangkan anak yang di kandung nya itu.
"Ayo Nyonya dorong, yah dorong lagi bagus kepalanya sudah terlihat sedikit lagi dia akan keluar" tutur dokter Sarah menyemangati.
"Akkkhhh, prince sakittt sekali aku udah gak kuat!" Teriak nya menggema sampai ke luar ruangan, mereka yang di luar makin di buat tegang mendengar kesakitan yang di rasakan Jons membuat mereka tak henti-hentinya berdoa.
"Mas, aku takut jika, jika kak Jons kenapa-kenapa" lirih Ayu memeluk suaminya.
"Kita berdoa saja ingat ada Allah yang akan membantu kita, kita serahkan saja pada yang kuasa dia lebih tahu daripada kita" jelas Reyhan mengusap bahu Ayu ia membalas pelukan istrinya memberi rasa ketenangan.
"Ahhhkkkkkk sakiiit!!" Teriak Jons lagi.
__ADS_1
Oeeeekkkk
Oeeeekkkk
Oeeeekkkk
"Alhamdulillah anak kedua ibu laki-laki dan terlihat sangat tampan" ujar dokter Sarah tersenyum ke arah Tuan Farhan dan Jons.
Jons dan Tuan Farhan tersenyum melihat betapa gantengnya anak mereka mirip sekali dengan si Jelangkung bahkan tak sedikit pun yang sama dengan Jons dua bayi itu seperti duplikat si Jelangkung.
"Kami akan membersihkan anak Nyonya dan Tuan terlebih dulu" ujar salah satu suster dan di anggukin oleh Jons dan Tuan Farhan.
"Terima kasih sayang aku sungguh mencintaimu" ucap Tuan Farhan mengecup seluruh wajah Jons. Namun ada yang aneh pada Jons, terlihat wajah pucat dan keringat bercucuran membasahi sekujur tubuhnya, si Jelangkung melihat keanehan di wajah istrinya membuat nya panik.
"Sayang apa yang terjadi? Kenapa kamu seperti menahan sesuatu? Apa yang sakit?" Dokter Sarah melihat kekhawatiran di wajah Tuan muda nya segera menghampiri mereka.
"Ada apa Tuan? Apa terjadi sesuatu?" Tanya dokter Sarah.
"Kamu jadi dokter bisa kerja gak sih? Aku tidak tahu apa yang terjadi dengan istriku, akan ku buat nyawa kalian menghilang jika terjadi sesuatu dengan Ara ku!!" Bentak Tuan Farhan menatap tajam, di genggam nya tangan Jons kuat.
"Sakiiit dokter tolong aku! Akkkhhh Prince sakit sekali!" Pekik Jons merasakan kesakitan yang luar biasa.
Dokter Sarah begitu panik kenapa tiba-tiba pasien nya kesakitan.
.
.
.
.
.
.
.
ingatlah bahwa setiap manusia pasti akan kembali ke sisi Allah tidak ada yang dapat lari dari takdir kematian itulah sebabnya kita di haruskan untuk memperbanyak banyak ibadah agar kelak di akhirat nanti tempat kita akan nyaman sesuai dengan kadar kebaikan kita.
maaf teman-teman sepertinya Author tidak berpihak pada kalian Jons akan kehilangan nyawa nya.
.
.
.
.
.
Bersambung
__ADS_1