
**Up lagi guys jangan lupa tinggalkan like dan hadiah nya heheheh 😀😀😀😀😀
_
_
_
_
🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒**
-
Tuan Farhan alias Tuan Jelangkung kini bertekad untuk tidak bertanya perihal keinginan istrinya ia tidak mau kesalahan pertama terulang kembali di katai bodoh oleh sang istri tidak menjadi masalah besar harga dirinya hanya di injak oleh Ara nya bukankah Ara nya adalah belahan jiwanya jadi itu tidak akan merugikan seorang Farhan.
Namun jika permintaan aneh itu kembali dan dirinya tidak bisa mewujudkan nya ia sungguh tidak sanggup harus mendengar suami kedua dari mulut Ara nya, enak saja dirinya mau di madu ia tidak mau membagi silikon ataupun lahan nikmat dengan rivalnya, hanya dirinya seorang yang dapat menikmati surgawi istrinya jika sampai dirinya di madu maka sudah pasti rivalnya akan menjadi nama saja memusnahkan sampah sangat mudah bagi seorang Tuan Farhan apalagi dengan kebucinan akut nya sudah di pastikan tidak akan ada akal sehat yang menyertai tindakan nya itu.
Pria dingin dan cuek yang dulu tidak menyukai sekertarisnya bernama Arrabela Jonas karena dia adalah suruhan dari bokap nya ia tak suka jika kegiatan nya selalu di intai oleh mata-mata ayah nya walau ia tak pernah menunjukkan ketidaksukaan nya secara terang-terangan tapi semua berbanding terbalik setelah melihat silikon milik Jons apalagi saat penjabakan sawah saat malam pertama membuat dirinya tidak bisa berpaling dari siapapun.
Memang takdir berkata lain kini hatinya benar-benar terikat dan di nyatakan bucin kelas akut ia begitu menuruti permintaan istri tercinta nya walau harus membuatnya frustasi seperti sekarang di mana istrinya begitu kekeh meminta untuk ikut ke Markas tempat penyekapan Dario Osiel dan pada akhirnya perdebatan di menangkan oleh Arrabela Jonas, bagaimana tidak jika Tuan Farhan tidak mengikuti permintaan sang istri maka sudah pasti dirinya tidak akan ada jatah setiap hari ah kau sungguh cerdik Jons tahu kelemahan si Tuan bucin saja.
Dan sekarang mereka sudah sampai di markas milik Tuan Farhan para anggota Hades Khithonios memberi hormat saat melihat Boss besar mereka datang.
"Nanti saja aku tanyakan ke prince siapa dia sebenarnya?" Bisik Jons dalam hati.
"Selamat malam Boss" sapa mereka dan hanya di anggukin oleh River sedangkan Tuan Farhan berjalan dengan angkuhnya dan tanpa sedikitpun menjawab ataupun menyapa anggota nya. Uuuh! Sombong sekali kau Tuan jelangkung! Ck, menyebalkan!.
Mereka lalu masuk ke dalam ruangan eksekusi, Jons mengamati setiap sudut ruangan yang cukup luas dengan lampu yang sedikit remang-remang banyak alat-alat tajam di dalam, dirinya hanya menggut-manggut tanpa bicara.
"Cepat keluarkan lintah Azteca zez dan bawah ke hadapan ku sekarang!" Perintah Tuan Farhan pada anggotanya dan langsung di jalankan oleh sang anggota sedangkan Jons si pembunuh bayaran hanya mengamati interaksi suaminya dengan anggota nya.
"Ah shiit! Brengsek!" Teriak Dario Osiel pada dua pria yang menyeret nya kasar.
"Cih! Jangan teriak-teriak! Suaramu sangat menganggu ketenangan kami!" Sahut anggota Hades Khithonios.
Sungguh malang nasibmu Dario, sudah di khianati oleh Geng mu sendiri eh malah di tangkap oleh musuh hmmm... Semoga saja Tuhan masih memberimu umur panjang walau aku tidak begitu yakin jika kamu masih memiliki umur karena saat ini yang menangkap mu adalah malaikat maut yang di takuti.
__ADS_1
Bruuuukk
Dario terjatuh di depan Tuan Farhan dan Jons akibat hempasan kasar dari anggota Hades.
"Brengsek kau Hades! Lepaskan aku, kau akan mati di tangan ku bedebah!" Teriak Dario dengan suara tinggi bahkan urat-urat di lehernya terlihat jelas akibat amarah yang besar.
"Cih" Jons berdecak mengejek sedangkan sang Boss besar hanya menatap datar tanpa menjawab.
"Masih punya nyali rupanya" batin Jons.
"Holla Dario Osiel, Boss Mafia Azteca Zez, hmmm... Ah santapan lezat ku" sapa Jons tersenyum smirik. Dario menatap tajam ke arah Jons.
"Brengsek kau Jons aku akan membalas semua dendamku!" Ujar Dario menatap garang.
Jons mendekati suaminya lalu berbisik sesuatu di telinga Tuan Farhan dan Farhan mengangguk kepala tanda mengiyakan.
Jons kemudian berjongkok dengan gaya coolnya ke-tiga luka yang di torehkan oleh Dario saat pertarungan sudah menjadi bagian dari kehidupan nya tidak sedikit pun rasa sakit bersarang di tubuhnya mungkin karena sudah sering mendapat luka tembakan sudah menjadi kebiasaan nya.
Dario ingin sekali menggapai tubuh Jons agar dapat mematahkan seluruh tulang-tulang nya namun ia tak bisa menggapainya akibat tangan nya terikat kuat oleh tali.
"Jangan terlalu menatapnya Ara!" Ketus Tuan Farhan menahan cemburu.
Astaga Tuan jelangkung! Bisakah kamu mengesampingkan rasa cemburu mu itu lagipula istrimu itu tidak akan terjerat pesona Mafia Dario!. Bahkan asisten River dan anggota lainnya tercengang benarkah Boss nya itu sedang cemburu? Wah sepertinya cemburu buta seorang Tuan Farhan perlu di abadikan nih.
Jons mendengus jengkel "pesonamu tidak terkalahkan prince, kau akan selalu menjadi Pria ku yang tertampan" Tuan Farhan langsung sumringah kala ungkapan pujian keluar dari mulut istrinya.
"Astaga" River dan lainnya menepuk jidatnya sedangkan Dario, pria itu menatap jengah musuhnya yang sedang kasmaran. Namun tiba-tiba Jons merasakan sakit menyerang kepala nya hingga membuat dirinya meringis.
"Auww!" Pekik Jons memegang kepalanya begitu sakit seakan di kepalanya itu seperti tertimpa beban berat.
Tiba-tiba terlintas ingatan mengerikan beberapa pria bertubuh besar dengan baju serba hitam menusuk jantung dan perut dua orang di dalam rumah besar hingga membuat kedua orang yang tertusuk pisau itu langsung merenggang nyawa.
"Akkkhhh sakit sekali" pekik Jons menunduk kesakitan.
"Ada apa Ara? Apa yang terjadi padamu?" Tanya Tuan Farhan pria itu begitu khawatir bahkan wajahnya kini berubah menjadi pucat. Tuan Farhan memegang pundak istrinya erat ia kemudian menatap tajam anggota nya "apa yang kalian lihat! Lakukan sesuatu bodoh, brengsek!" Teriak Tuan Farhan dengan mata melotot, Dario tertawa puas melihat musuhnya kesakitan.
"Hahahaha, rupanya ajalmu akan datang lebih dulu Jons" ejek Dario, Tuan Farhan langsung menendang tubuh Dario hingga tubuh pria tersebut terjungkal ke belakang.
__ADS_1
"Shiit!" Umpat Dario.
"Auww sakit sekali" pekik Jons menahan sakit.
"Hey! Ara, sayang lihat aku, tunggu kita akan ke rumah sakit bertahan lah Ara ku mohon!" Tuan Farhan langsung menggendong istrinya ala bridal style namun saat kakinya melangkah suara Jons menghentikan nya.
"Tidak! Turunkan aku aku sudah baik-baik saja" ujar jons menatap manik mata suaminya ia tersenyum lembut untuk menenangkan kekhawatiran Tuan Farhan seketika membuat Tuan Farhan menurunkan istrinya pelan.
"Apa kau baik-baik saja?" Tanya Tuan Farhan lembut. Raut wajahnya masih menyisakan kekhwatiran di sana.
Lagi-lagi perlakuan Tuan Farhan tidak luput dari pengamatan anggota nya.
"Apakah benar ini adalah raja Hades? Benar ternyata jika cinta dapat membolak-balikan hati manusia" gumam anggota Hades Khithonios secara bersamaan.
"Wow, seorang Devil berbicara lembut" bisik River dalam hati.
"Yah aku baik-baik saja, tapi bisakah aku meminta pisau? Kening Tuan Farhan berkerut untuk apa Ara meminta pisau? Pikirnya namun ia tak ambil pusing karena ia tahu bahwa istrinya mungkin kangen dengan sebuah pisau. Aneh!. Ada-ada saja pemikiran mu Tuan jelangkung.
"River! Kemarikan pisau mu!" Pinta sang Boss dan dengan sigap River memberikan pisau kecil nan tajam nya yang selalu ia bawa kemana-mana.
"Untuk apa pisau ini Ara? Apa kau mau bermain hmmm...?" Tanya Tuan Farhan sembari memberikan pisau pada istrinya sedang yang di tanya hanya menampilkan senyum setan nya anggota Hades Khithonios bergidik ngeri melihat senyum iblis dari Jons.
"Tidak salah mereka jodoh, benar-benar iblis" gumam River. Dario menatap was-was kedatangan Jons di depannya hawa dingin mulai merasuki nya ia sudah tahu apa yang akan terjadi berada di depan pembunuh bayaran tidak akan pernah lolos.
"Holla pembunuh" bisik Jons tepat di telinga Dario hingga membuat pria itu kebingungan. Jons tersenyum lebar entah apa maksud dari senyuman nya itu.
"Apa maksud kamu Jons?" Tanya Dario bingung.
"Kau lupa Dario, anak kecil yang kau bunuh orang tuanya saat 22 tahun lalu? Kau merampok harta kedua orang tuaku dan kau membunuh nya! Apa kau lupa huh! Brengsek! Orang tua yang kau bunuh waktu itu adalah orang tuaku!" Teriak Jons dengan suara meninggi bahkan tatapan nya memancarkan amarah besar seketika membuat Dario tak berkutik yah yang membunuh orang tua Jons adalah Dario seorang Mafia bengis dan kejam.
Dirinya melupakan satu hal bahwa ia meninggalkan dua anak kecil di rumah tersebut.
_
🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒
Bersambung
__ADS_1