Terjerembab Keinginan

Terjerembab Keinginan
Masa lalu nan Indah


__ADS_3

Teriakan Suci pada Anton tompel, mengingat mereka pada saat- saat sekolah dulu,


Anton berlari ke arah Suci dengan gembiranya, hingga senyum merekah Suci, menjadi pembuai hati untuk mengingat masa- masa Indah lalu bersamanya,


"Suci, akhirnya Kamu kutemukan juga, setelah berpuluh- puluh tahun Kita tidak bertemu!" ucap Anton pada Suci dengan rasa gembiranya itu,


"Katanya mau nabrak Aku, coba tabrak sekarang, ha ha ha!" ucap meledek Suci pada Anton dengan bahagianya itu,


Anton hanya menggeleng- gelengkan kepalanya itu, sambil terus menghampiri Suci dan merangkulnya dengan gembiranya


"Sudah sana pergi, katanya sudah ada yang nunggu, gak ada waktu, gimana sih!" ucap Suci pada mantannya Anton dengan berkelakar kepadanya,


Mendengar ucapan Suci yang terus meledeknya, akhirnya Anton tompel pun tertawa menahan malu, dan akhirnya mereka berdua pun masuk ke Cafe Jenggot untuk mengenang masa- masa terindah yang pernah mereka alami itu.


Hari itu tampak Salsa sedang berjalan di keramaian hiruk- pikuk pasar, matanya melirik kanan- dan kiri untuk mencari apa yang akan di belinya itu, ramai pengunjung pasar membuatnya seolah tak bisa tenang untuk mencari sesuatu, hingga akhirnya Ia memutuskan untuk mengisi perut dulu lantaran keroncongan.


Ia mampir di kedai Soto Lamongan, kebetulan sepi pembeli, hanya beberapa orang yang sedang menunggu untuk menyantap nikmatnya Soto Lamongan itu.


Mata Salsa menatap ke arah keramaian dari kerumunan orang- orang dari pengunjung pasar tersebut, dan dengan seolah merasa kenal, Ia perhatikan sesosok wanita sedang duduk menghadap ke jalan dengan Hp di tangannya, dengan setelan baju warna hitam yang memikat, dan perangai wajah yang tak asing lagi bagi Salsa, dan setelah yakin Ia mengenalnya lantas Salsa pun pindah tempat duduk untuk menghampirinya,


"Tante Suci, sendirian disini?" tanya Salsa pada Mama Suci dengan rasa penasarannya,


Mama Suci menatap Salsa dengan penasaran, tatapan akan matanya terus memandang Salsa dengan seksama, lalu dengan yakinnya Ia pun tersenyum pada Salsa, seakan- akan baru menyadarinya,


"Ini Salsa, Bukan?" tanya Mama Suci pada Salsa sambil menunjuknya,


"Iya Saya Salsa, bagaimana kabarnya Tante?" tanya Salsa pada Mama Suci dengan tersenyum,


"Kabarnya baik, Kamu dengan siapa?" tanya Mama Suci pada Salsa ingin tahu,


"Sendirian, Tante!" jawab Salsa pada Mama Suci memberi tahukannya,


"Gimana kabar Yohana, Tante?" tanya Salsa pada Mama Suci dengan basa basinya itu,


"Baik, Dia sibuk di rumah terus, ngurusin Anaknya!" jawab Mama Suci pada Salsa dengan sumbringahnya itu,

__ADS_1


Mereka berdua pun akhirnya bercengkrama ngobrol ngaler- ngidul dengan asiknya, dan tiba- tiba pesanan Soto mereka datang,


"Ini pesanan Sotonya itu, Mbak!" ucap Mas Tarso pada mereka berdua itu,


"Oh Iya, makasih Mas!" jawab Salsa pada Mas Tarso dengan ramahnya pada Mereka,


Dan mereka berdua merasakan nikmatnya Soto Lamongan itu dengan lahapnya, hingga tanpa disadari seseorang sedang memperhatikannya dengan senyum di wajahnya itu,


"Waduh sedang asik rupanya, pantas Aku di lupakan yang sedari tadi berdiri nunggu di tawari!" ucap Anton Tompel pada Suci dengan meledeknya,


Perasaan malu dan kaget menyelimuti hati Suci, Ia melirik pada Salsa dengan rasa penasaran memperhatikannya, dan dengan wajah sedikit memerah, lantas Mama Suci pun memperkenalkannya pada Salsa,


"Mas Anton, kenalkan ini Salsa teman Anakku Darwis!" ucap Suci pada Anton dengan memperkenalkannya pada Salsa,


Lantas Salsa menganggukkan kepalanya pada Anton, sambil terus menyantap Sotonya itu,


Lalu dengan sekonyong- konyong Mama Suci pun bicara pada Salsa untuk memberi tahunya, Siapa sebenarnya Anton itu,


"Anton ini teman sekolah sewaktu SMA dulu, sudah lama hampir dua puluh tahun tidak bertemu, Sa!" ucap Mama Suci pada Salsa dengan menjelaskannya,


"Berarti Om dan Tante, sedang reunian dong!" ucap Salsa pada mereka berdua sambil tertawa,


Mereka berdua pun tersenyum mendengar Salsa bicara seperti itu, dan dengan rasa gembiranya Anton pun menjawabnya,


"Benar juga katamu, reunian sambil menyelami lagi kenangan indah masa lalu kita berdua!" jawab Anton pada Salsa dengan guyonannya itu,


Mendengar guyonan Anton itu, Salsa pun tertawa lepas, di dalam pikirannya bertanya mungkinkah mereka ini pasangan mantan cinta masa lalu, dan dengan memberanikan diri karena rasa penasaran, akhirnya Salsa pun berucap pada mereka,


"Kayaknya Om dan Tante, adalah pasangan kekasih di masa lalu sewaktu di sekolah dulu, betul gak?" ucap Salsa pada Mereka berdua dengan rasa ingin tahunya itu,


Mendengar ucapan Salsa seperti itu, membuat wajah mereka memerah merasa malu, dan dengan perasaan tak menentu, akhirnya Mama Suci pun menjawabnya,


"Benar apa katamu itu, Kami dulu pacaran, tapi karena nasib, Kami berpisah dan sekarang akhirnya bertemu lagi, sungguh tak terduga semuanya ini!" jawab Mama Suci pada Salsa dengan jujurnya bercerita tentang masa lalunya itu.


Lalu Mama Suci menggeleng- gelengkan kepalanya seolah tak percaya dalam dirinya itu, dan tiba- tiba Mas Tarso kembali datang dengan pesanan Anton di tangannya,

__ADS_1


"Ini Mas pesanan Sotonya itu!" ucap Mas Tarso pada Anton sambil menaruh di depannya itu,


"Oh Iya, Terima Kasih, Mas!" ucap Anton pada Mas Tarso dengan senyum ramahnya itu.


"Salsa, Kamu mau tambah gak Sotonya?" tanya Mama Suci pada Salsa menawarkannya,


"Ini saja sudah kenyang, Tante!" jawab Salsa pada Mama Suci dengan perasaan kenyangnya itu,


"Biar nanti semua, Tante yang bayar!" ucap Mama Suci pada Salsa dengan memberi tahunya,


"Wah jadi gak enak, Makasih Tante!" jawab Salsa pada Mama Suci sambil melihat Hpnya itu,


Mereka pun akhirnya ngobrol bareng sambil menikmati Soto Lamongan itu, perbincangan dan pertanyaan serta canda dan tawa mengiringi mereka berbincang dengan akrab dan hangatnya itu.


Dan dari kejauhan terlihat Davi datang, dan langsung menghampiri Salsa, untuk segera menjemputnya,


"Sudah lama disini, Sa?" tanya Davi pada Salsa ingin tahu,


"Lama juga, Kamu mau nyoto dulu, gak?" tanya Salsa pada Kekasihnya Davi dengan menawarkannya,


"Gak ah, Ayo kita langsung pulang!" ucap Davi pada Salsa dengan bergegas pergi keluar, agar Salsa mengikuti dengan segera,


Lalu Salsa pun segera pamit pada Mereka berdua, untuk segera pulang, karena yang menjemputnya sudah datang,


"Tante, Om, Salsa pamit untuk pulang dulu, terima kasih untuk Soto gratisnya!" ucap Salsa pada Mereka berdua sambil mengangguk pada mereka itu,


"Itu pacarmu yang menjemput, bukan?" tanya Mama Suci pada Salsa dengan seakan- akan ingin tahu padanya,


Mendengar Mama Suci bertanya seperti itu pada Salsa, membuat wajah Salsa memerah karena rasa malunya itu, dan dengan menahan rasa malu dalam dirinya itu, lantas Salsa pun menjawabnya sambil bergurau padanya,


"Bukan pacar Tante, tapi calon Suami Salsa!" jawab Salsa pada Mama Suci dengan guyonnya itu,


Guyonannya Salsa itu membuat keduanya tertawa lepas, rasa senang dan gembira mereka terpancar dari guratan wajah Sang Empunya itu, dan lantas Ia pun bicara,


"Dasar Kamu.....

__ADS_1


__ADS_2