Terjerembab Keinginan

Terjerembab Keinginan
Kesinambungan cinta,


__ADS_3

   Awan putih seolah berarak di langit yang luas, dan biduk angin senja membawa kesejukan dalam diri mereka, serta tawa hujan yang membasahi hati dari peraduan, untuk menggapai cinta yang berganti laksana pagi.


  Pagi itu, tampak Juariah duduk dengan memperhatikan Suaminya Zaki, mereka memang hari itu berencana hendak ke pasar,


   "Sudahlah, jangan terlalu siang kepasarnya, nanti malas untuk berjalannya!" ucap Juariah pada Zaki memberi tahunya,


   "Iya, Ayolah sekarang Kita berangkat!" jawab Zaki pada Istrinya Juariah dengan senyumnya itu,


   Tak lama mereka pun akhirnya pergi juga, bentangan kasih sayang mereka kini seolah muncul laksana Romy dan Juli, manja serta ucap sayang terlontar dari mulut mereka dengan syahdunya.


   Selang beberapa waktu, akhirnya mereka tiba juga, terdengar hiruk pikuk pengunjung, dan suara tawar menawar penjual dan pembeli saling mencari kesepakatan harga dengan riuhnya itu, dan suara bising mesin kendaraan keluar masuk, membuat suasana pasar pagi itu menjadi ramai.


   "Kita mau beli apa dulu, Say?" tanya Zaki pada Istrinya Juariah dengan penasaran,


   "Cari Sembako dulu saja, setelah itu baru yang lainnya!" jawab Juariah pada Zaki Suaminya dengan menerangkannya,


    Mereka akhirnya masuk ke pasar becek itu, dan ramainya Orang dengan sesaknya, hingga bersenggolan dan saling berpapasan sudah tak bisa di hindari,


   Tiba- tiba Seseorang memanggil- manggil mereka dengan lantangnya,


   "Ju..Juariah tunggu!" ucap orang itu pada Juariah dengan berlari untuk menghampirinya,


    Mendengar ada yang memanggil namanya itu, lantas Juariah pun berhenti dan langsung menoleh ke belakang, dimana suara itu berasal,


    "Ju..Juariah!" panggilnya lagi pada Juariah semakin mendekat,


   Setelah mendekat, ternyata yang memanggilnya itu adalah Anton, teman masa lalunya itu, dan di belakangnya tampak berjalan tergopoh- gopoh Mama Suci dengan wajah menahan capenya itu,


     "Ehh..Kamu Ton, kirain siapa!" ucap Juariah pada Anton dengan tersenyum,


     "Gak nyangka Kita bisa bertemu disini, Ju!" jawab Anton pada Juariah sambil melirik pada Suci dengan tersenyum,


     Melihat Suci datang, lalu Juariah pun menatapnya dengan tajam, Juariah mengingatnya siapa gerangan yang berada di samping Anton itu, dan dengan tersenyum, lantas Juariah pun berkata lagi,


   "Ini bukannya Ibunya Darwis, bukan?" tanya Juariah pada Suci dengan menyodorkan tangannya untuk bersalaman,


   "Iya, ini Ibunya Salsa, Juariah!" jawab Mama Suci pada Ibu Juariah dengan saling bersalaman,


   Lalu Anton melirik Zaki yang sedang memperhatikan mereka dengan herannya itu,

__ADS_1


   Dan dengan merasa bangganya, lantas Ibu Juariah pun memperkenalkan Suaminya itu,


  "Oh..Ya, kenalkan ini Suami Saya!" ucap Juariah pada Mereka berdua dengan menggandeng Zaki dengan sayangnya,


  Lantas Zaki pun bersalaman pada Mereka, sambil memperkenalkan diri pada mereka itu,


   "Saya Zaki, Suaminya!" ucap Zaki pada mereka dengan setengah malu itu,


   Akhirnya mereka pun saling berkenalan, dengan rasa senangnya itu,


   "Saya Anton, dan ini Suci, senang bertemu denganmu!" jawab Anton pada Zaki dengan senang dihatinya,


   Mereka akhirnya bercengkrama bersama, perbincangan dan percakapan mengiringi mereka dengan perasaan akrabnya itu, hingga tak terasa waktu pun berjalan menuju Sore,


   "Ju, Kalian menikah kok tak mengundang Aku, Sih?" tanya Anton pada Juariah dengan hati kecewa,


   "Mau nganterin kemana undangannya, Orang Aku gak tahu Alamatmu!" jawab Juariah pada Antin dengan menjelaskannya,


    "Teman Kita Siapa saja yang datang, Ju?" tanya Anton pada Juariah dengan ingin tahunya itu,


    Juariah diam sejenak, mungkin lagi mengingat pikirannya pada masa pernikahan mereka itu, dan tak lama Juariah pun menjawabnya lagi,


    "Aku sih datang, dengan Anakku Darwis dan Yohana!" ucap Suci pada mereka menimpali perbincangan mereka itu,


    "Masa sih, Aku lupa!" jawab Juariah pada Suci dengan merasa tak ingat lagi,


    "Iya, malah sempat ngobrol dulu dengan Anakmu Salsa!" ucap Suci lagi pada Juariah pula,


     Semua seolah senang mendengarnya, melihat sahabat yang dulu bersama, terpisah dan akhirnya bisa bertemu kembali.


   Malamnya sepulang dari pasar, Ibu Juariah duduk termenung di ruang tengah, Dia memikirkan kedekatan Anton dengan Suci Ibunya Darwis, pikirannya meraba- raba tentang hubungan mereka diotaknya itu, hingga Suara Suaminya menyadarkan dari lamunannya,


   "Dalam amat kayaknya melamunnya, melamun apa?" tanya Zaki pada Istrinya Juariah dengan rasa ingin tahunya,


   "Ini Aku lagi mikirin tentang Anton tadi!" jawab Juariah Istrinya pada Zaki Suaminya, menjelaskan,


   "Memang kenapa dengan Anton, Say?" tanya Zaki pada Istrinya Juariah dengan penasaran,


   "Lihat gak tadi, Anton dekat dengan Suci Ibunya Darwis itu, Mereka kayaknya dekat, atau mungkin pacaran?" tanya Juariah pada Suaminya Zaki dengan rasa ingin tahunya itu,

__ADS_1


    Zaki terdiam sejenak sambil mengingat- ingatnya, dan dengan merasa heran, akhirnya Zaki pun menjawabnya,


    "Iya, kayaknya sudah dekat, itu terlihat dari cara mereka bicara dan tangannya yang selalu bergandengan." jawab Zaki pada Istrinya Juariah dengan menerangkannya,


     "Jangan- jangan Anton calon Ayah dari Darwis dan adiknya itu, kalau begitu lucu juga akhirnya!" ucap Juariah pada Zaki dengan tersenyum padanya itu.


   Mereka seolah membayangkan bagaimana jadinya bila Anton dan Suci menikah nanti, sungguh hati mereka menjadi tertawa dalam bayangannya itu.


   Tiba- tiba terdengar Salsa dan Davi beserta Andreas datang,


   "Assalamualaikum, Bu!" ucap Salam Salsa pada mereka berdua dengan melangkah masuk,


   "Waalaikum Salam," jawab Ibu Juariah pada Salsa dengan membuka pintunya itu,


   Brakk! Pintu terbuka, dan tampak Salsa dan Davi beserta Anaknya Andreas berdiri depan pintu sambil menatapnya dengan tersenyum,


   "Eh..Cucu Nenek yang ganteng, sini Nenek gendong, Ayo masuk- masuk!" ucap Ibu Juariah pada Mereka dengan gembiranya,


   "Masuk Davi, langsung ke ruang tengah saja, biar nyantai!" ucap Zaki pada Davi dengan tersenyum pada mereka itu,


   "Salsa Ibu kemarin bertemu dengan Ibunya Darwis dengan lelaki, yang kayaknya pacarnya deh!" ucap Juariah pada Salsa seolah menginfokan kabar baru,


   Lalu dengan tertawa pada Ibunya itu, lantas Salsa menjawab dengan entengnya,


  "Lelakinya pasti Om Anton, benar Bu?" tanya Salsa pada Ibu Juariah dengan herannya itu,


  "Kamu mengenal Anton, Salsa?" tanya Ibu Juariah pada Salsa dengan penasaran,


  Salsa hanya diam pada Ibunya, yang semakin saja Ibu Juariah lebih besar lagi keingintahuannya itu.


"Sewaktu Ibu menikah Mama Suci pun datang, dan Aku goda tentang Om Anton, Mama Suci seolah malu hingga muka merahnya terlihat jelas!" ucap Salsa pada Ibunya Juariah dengan menjelaskannya,


Salsa memandang Ibunya dengan keheran- heranan dalam jiwanya itu, dan sosok Anton pun Ibunya mengenalnya, dan dengan penasaran, lantas Salsa pun menjawabnya,


"Ibu kenal Om Anton dari mana?" tanya Salsa pada Ibunya Juariah dengan rasa curiga,


Melihat Anaknya bertanya dengan merasa curiga, akhirnya Juariah pun langsung menjawabnya,


"Anton itu teman masa lalu Ibu, setelah puluhan tahun berpisah, kemarin tak diduga bertemu lagi di pasar, dengan menggandeng Suci Ibunya Darwis, Ibu Jadi bertanya- tanya, apakah mereka itu pasangan? Soalnya begitu mesra Ibu melihat mereka itu!" jawab Ibunya Juariah pada Salsa dengan penasaran dengan dalamnya itu, Dan Salsa pun hanya terdiam, bingung melihat Ibunya Juariah.

__ADS_1


__ADS_2