Aku Bukan/Hanya Bayangan

Aku Bukan/Hanya Bayangan
Pisah kamar..?


__ADS_3

Dua minggu ini Aluna di jaga ketat hingga dirinya tak bisa kabur dari rumah sakit, Aluna merasa sangat sehat namun dirinya terus diberi obat yang terakhir dirinya diminta untuk kemoterapi hingga harus mencukur habis rambutnya atas saran dokter karna cepat atau lambat Aluna akan kehilangan rambutnya, Aluna ingin lari namun penjaga disana tak mengijinkannya keluar.


Aluna melihat cermin penampilannya sungguh mengerikan dia tertawa sendiri lalu menangis dan menjerit.


Adam benar benar berniat membuatnya gila.


.


.


Adam, Alyla dan Azka baru saja tiba dirumah mereka disambut bibi dengan bahagia "Ya Allah bu alhamdulillah ketemu,den Azka bibi kangen" bibi memeluk Azka dam mencium pipinya gemas.


"Ma..maaf Pak, Bu, bibi soalnya kangen banget" bibi merasa tak enak karna sudah lancang memeluk majikannya.


"Gak apa bi, aku juga kangen" Alyla tanpa segan memeluk bibi, bibi merasa terharu nyonya nya memang baik hingga dirinya sebagai pembantu merasa menjadi keluarga.


Alyla dan Adam menaiki tangga untuk ke kamar mereka namun bukannya memasuki kamar mereka Alyla malah masuk ke kamar Azka, "Loh sayang?"


"Aku tidur disini sama Azka" Alyla masuk ke kamar Azka, tanpa menghiraukan Adam.


"Tapi sayang..?" wajah Adam sudah memelas, apa apa an mereka pisah kamar? Adam menyusul ke kamar Azka "Aku sudah tidur sendiri dua minggu ini masa sekarang harus tidur sendiri lagi.. sayang?" bahkan Adam nyaris tak tidur setiap malam, karna waktunya dihabiskan untuk mencari Alyla.

__ADS_1


"Mas aku masih belum maafin kamu loh, kamu jangan sukanya merajuk kaya anak kecil" Alyla menaruh baju baju Azka kedalam lemari. Alyla melihat kearah Adam yang masih duduk di tepi ranjang.


"Waktu di mall aku ketemu kak Luna dia bilang mas masih mencintai dia dan kalian menghabiskan waktu bersama setiap malam" Alyla memberikan ponselnya yang berisi foto foto Adam dan Aluna.


Adam meremas ponsel Alyla matanya merah marah Aluna benar benar merencanakan semuanya hingga menjebaknya sampai seperti ini. "Aku gak bisa mas setiap aku membayangkan mas melakukan hal menjijikan bersama kak Luna membuatku mual"


"Sayang mas gak pernah melakukan hal itu dengan Aluna,mas memang menemaninya tapi dirumah sakit,tapi mas sama sekali tak pernah melakukan yang tidak tidak."


"Lalu waktu itu aku melihat kalian dirumah itu..?"


"Sudah mas bilang waktu itu mas dijebak Aluna, waktu itu Aluna membatalkan jadwal operasinya hingga mas datang kesana "


"Mas ketumpahan kopi panas entah mungkin Aluna sengaja agar tepat kamu datang mas sedang tak pakai baju lalu salah paham"


"Aku gak ngerti mas bilang kak Luna cuma pura pura sakit?"


"Ya dan itu yang Aluna bilang bahwa dirinya melakukan itu agar mas memperhatikannya dan kembali padanya,apa kamu mengerti selama ini dia sudah merencanakan agar kita salah faham."


"Lalu sekarang kak Luna dimana?"


"Dirumah sakit"

__ADS_1


"Loh?"


"Mas cuma mau dia belajar dari kesalahannya, agar dia tak melakukannya lagi"


"Mas ngapain kak Luna?"


"Tenang aja mas gak mungkin lakukan sesuatu yang parah kok" Alyla menghela nafasnya.


"Lalu kesalahan mas?"


"Ya mas sadar harusnya mas tidak mudah percaya orang lain"


"Bukan berarti semua orang buruk mas"


"Ya mas tau maafin mas sayang" Adam menggenggam tangan Alyla"Lalu sekarang kamu tidur dikamar kita kan?"


"Gak aku mau disini sama Azka"


"Sayang..." Alyla hanya mengulum senyumnya, melihat Adam yang kelabakan.


Jangan lupa like,komen dan vote 😘 terimakasih🙏 sudah membaca.

__ADS_1


__ADS_2