
______________________
Adam bangun dari tidurnya meraba kesisinya,keningnya berkerut lalu kesadaran merasukinya,seketika Adam langsung bangkit saat merasa suasana hening.
"Aluna sayang kamu di kamar mandi.." panggil Adam.
Hening... Adam membuka pintu kamar mandi namun kosong,Adam berlari keluar kamar menyusuri dapur,bahkan ruang tamu masih berantakan bekas kelakuan Adam semalam.
Adam mengusap wajahnya frustasi "Aarrghhh ****.. sial.." Adam mengumpat.
Bodohnya Adam dia pikir setelah semalam Adam menebar benihnya Aluna tidak mungkin pergi,namun Adam salah. Dia salah, mengapa semalam dia melepas ikatannya.
Adam melihat jam di dinding jam 11 siang,Adam bergegas merapikan diri Adam bertekad akan mengejar Aluna walau sampai ke ujung dunia sekalipun.
Adam menyesal telah memaki sang kekasih semalam,bahkan Adam adalah yang pertama baginya,sungguh Adam begitu bajingan merenggutnya dengan paksa.
Adam memasuki mobilnya menggenggam setir meremasnya kuat.."Arrgghhh.. bajingan kau Adam."
Adam tiba di rumahnya rahangnya mengeras ketika ingat tuduhan dari Arya dan Karina orang tuanya sendiri,dari sanalah mulanya kesalah pahamannya kepada Aluna,orang tuanya salah bahkan Adam lah yang pertama bagi Aluna. Tanpa Adam sadari yang ia renggut kesuciannya bukanlah Aluna, melainkan seseorang bayangan yang Aluna ciptakan.
"Kamu darimana Dam, semalaman gak pulang mama khawatir nak?" Raut Karin sedikit pucat, terlihat jelas kekhawatiran dari sorot matanya, namun Adam mengacuhkan melewati begitu saja.
__ADS_1
"Gak sopan kamu Dam, mama mu khawatir sama kamu tapi kamu melengos begitu saja" Arya tersulut emosi melihat tingkah Adam."Darimana kamu semalaman?"
"Bukan urusan Papa"
"Dam.." Arya membentak Adam, tangannya sudah melayang di udara.
"Mas tolong jangan.." sergah Karina. "Adam sayang ada apa nak? kamu sudah akhiri semuanya kan sama Aluna, mama gak mau kamu terpuruk hanya karna perempuan itu nak" Karina sudah mengeluarkan air matanya.
Adam terkekeh " Itukan yang kalian mau menciptakan kesalah pahaman antara aku dan Aluna, Papa berhasil buat Aluna pergi dari aku,Aluna pergi bahkan setelah aku merenggut kesuciannya" Adam tiba tiba menangis.
Arya dan Karin saling pandang kemudian mata mereka membulat apakah yang mereka pikirkan benar, bahwa yang adam renggut kesuciannya adalah Alyla bukan Aluna.Karina menutup mulutnya shok "Astaga adam kamu melakukan itu padanya-" Karina menekankan kata padanya bermaksud pada Alyla.
"Itukan yang kalian mau,aku menggila dan menyakitinya"
"Hallo Drew"
"Halo Dam dimana?" suara Andrew terdengar panik.
"Ada apa..?"
"Dam.. kamu belum lihat berita.." Adam mengerut dahi.
__ADS_1
"Berhenti berbasa basi!" Adam sedang marah, dan Jangan sampai kemarahannya bertambah, hanya karena Andrew.
"Baiklah,dengar baik baik..tapi jangan bertindak bodoh kamu harus tetap tenang" Andrew masih meyakinkan dan memberi Adam kekuatan.
"Andrew katakan apa yang mau kau katakan jika tidak.."
"Jet pribadi yang ditumpangi Roy dan Aluna jatuh dalam perjalanan ke Amerika"
Hening..
"Hallo Dam kamu baik baik saja..Dam Hallo"
Adam menjatuhkan ponselnya , seketika tubuhnya terasa lemas jatuh terduduk.
"Ada apa Dam?" Karina mengguncang bahu Adam, "Adam jangan buat mama takut"
"Aaarrgghh.." Adam menggeram tertahan tangannya memukul dadanya sesak,
"Mengapa..mengapa.." hanya itu yang Adam ucapkan.
Berakhir semua berakhir bagi Adam semua rasa marah, muak dan penyesalan semuanya sudah usai bahkan Adam baru akan memulai kisahnya.
__ADS_1
The end..
Tapi boong🤪