
Adam bangun saat merasakan dekapannya kosong,seingatnya tadi dirinya sedang tidur memeluk Alyla.
Adam bergegas turun terdengar suara tawa Azka dan Arya benar saja dia sedang bermain dengan kedua eyangnya,.
"Dad,ayo main lego" Ajak Azka.
"Iya nanti, Mommy mana?"
"Mentang mentang pengantin baru, dicariin terus" Karina menggoda.
"Iya belum mandi juga,mandi dulu sana"
"Azka tau mommy dimana?" Adam tak menghiraukan Arya dan Karina malah bertanya pada Azka.
"Mommy lagi masak Dad,ayo main sama Akka Dad"
"Iya nanti Daddy mandi dulu,oke" Adam mengacak rambut Azka dan berlalu ke dapur tanpa mendengar ledekan dari Arya dan Karin.
Adam bersender di pintu dapur sambil melihat kearah Alyla yang memasak di temani bibi,"Kenapa gak bangunin aku"
"Astagfirullah mas bikin kaget aja" Alyla melihat ke arah Adam,tadi kan bibi yang ada disana kenapa tiba tiba jadi Adam.
"Kamu masak apa?"
"Opor kata Mama kamu suka opor kan?"
"Hu um,"
"Mas belum mandi?"
"Iya aku mandi dulu" CUP.. tiba tiba Adam mencium pipi Alyla lalu pergi untuk mandi.
Taukah Adam andai dia berbalik kebelakang pasti dia melihat raut Alyla yang sudah memerah,karna tingkah tiba tiba Adam.Alyla menepuk pipinya yang tiba tiba terasa panas.
__ADS_1
Mereka sedang makan malam bersama suasana terasa ramai karna bertambah Azka dan Alyla,terutama Azka yang tak berhenti berceloteh,ruang makan yang biasa hening menjadi lebih hangat.
"Sayang jangan bicara sambil makan malu sama eyang" Alyla memberi Azka pengertian takut mengundang kemarahan Arya.
"Maaf eyang" Azka pun menunduk.
"Gak apa eyang suka Azka bawel jadi rame" Arya mencubit gemas hidung Azka.
"Makan yang banyak sayang"Karina menyendokan sayur ke piring Alyla.
"Terimakasih mah"
"Jangan sungkan sayang"
"Gimana Dam enak kan masakan Alyla?"
"Iya enak mah" Adam melihat ke arah Alyla sambil tersenyum.
"Mah,pah minggu depan Adam mau ajak Alyla sama Azka pindah rumah" setelah selesai Adam mulai pembicaraannya tentang pindah rumah.
"Loh kok,kenapa gak disini aja sayang, lagian mamah sepi kalo sendiri lagi"
"Tapi kita mau mandiri mah,"
"Padahal mama udah seneng banget ada Azka yang temenin eyang ya kan Azka?atau Azka tinggal disini aja sama eyang"
"Mah kita cuma pindah rumah bukan ngilang,lagian Adam juga cari yang deket dari kantor supaya mama juga bisa sering berkunjung"Tentu saja Adam tak setuju jauh dari Azka.
"Alyla bujuk Adam dong supaya tinggal disini aja" Karina sudah merajuk pada Alyla agar mau tinggal dirumahnya.
"Lyla ikut Mas Adam aja mah,gimana gimananya?" sejujurnya Alyla belum tau tentang rencana Adam yang ini,namun sebagai istri Alyla harus mengikuti kemana suaminya pergi.
"Udah lah sayang lagian mereka gak jauh kok,kamu bisa sering berkunjung" Arya ikut membujuk Karina.
__ADS_1
"Ya sudah deh,asalkan setiap akhir pekan kalian harus nginep disini"
"Insya allah Mah"
Karina bersikeras ingin tidur bersama Azka katanya mumpung mereka belum pindah,jadilah Azka menuruti eyangnya itu mau bagaimana lagi Azka juga sayang pada eyangnya.
Adam sedang bekerja di ruang kerjanya beberapa hari tidak masuk kerja karna pernikahannya, laporan sudah menumpuk dimeja kerjanya yang sengaja dikirim Leo.
Adam melihat kearah jam pukul 9 malam,Adam menutup berkas berkas yang berserakan di meja kerjanya lalu mematikan lampu.
Alyla sedang membaca buku di sofa dikamar Adam saking pokusnya ia tak menyadari Adam masuk lalu tiba tiba menidurkan dirinya dipaha Alyla,"Ya Allah mas kamu selalu aja bikin kaget"
"Baca apa sih sampai gak denger aku masuk"
"Ini cuma Novel yang aku temuin di rak buku kamu"
"Hmm.."
"Oh iya kenapa gak bilang dulu kalau mau pindah,aku sampai bingung mau jawab apa ke mama" Adam mengambil tangan Alyla lalu menaruhnya dikepalanya."Bilang aja mau di elus" Alyla pun mengusap lembut rambut Adam.
"Iya kepala aku pusing kerjaan banyak"
Adam memejamkan matanya merasai lembutnya usapan Alyla."Sebenarnya ini rencananya dari awal sebelum perniakahan tapi karna kemarin sibuk terus belum sempat aku liat rumahnya,mau besok ikut aku liat liat rumah? abis itu kita ke dokter" Adam sudah mengatakan rencananya mengajak Alyla ke dokter untuk mengobati trauma Alyla.
"Emang besok belum masuk kerja?"
"Aku kerja,tapi aku usahain pulang cepat" Alyla pun mengangguk. "Aku minta maaf ya!"
"Udah lah mas kan semuanya sudah selesai,jangan ungkit lagi" Adam mengangguk lalu tersenyum.Senyum yang selalu membuat Alyla jatuh cinta sejak dulu.
'Pelan pelan Dam kamu akan terbiasa,Alyla sungguh wanita yang baik dia layak mendapatkan kebahagiaan'
Jangan lupa like,komen dan vote 😘 terimakasih🙏 sudah membaca
__ADS_1