Aku Bukan/Hanya Bayangan

Aku Bukan/Hanya Bayangan
S2- Terbalas


__ADS_3

"Sayang kamu cemburu?" tiba tiba Azka merasakan hatinya membuncah Yasmin cemburu bukankah itu kemajuan bahwa Yasmin sudah mulai mencintainya.


Yasmin menengadah menatap Azka saat ini ia tengah bersandar di dada Azka,


"Kenapa memang..?"


"Kamu banyak diem sejak tadi padahal akhir akhir ini kamu sudah mulai terbuka,apa lagi waktu sama Aira tadi.."


Yasmin menunduk lagi lalu membenamkan kepalanya lagi di dada Azka, sangat nyaman ia mulai terbiasa dengan kehangatan pelukan Azka, sejak sadar Azka selalu mempererat interaksi mereka, pelukan dan sentuhan yang awalnya canggung kini tidak lagi.


"Mas.. kamu pengen punya anak?"


"Ya pasti lah sayang, siapa orang nikah gak mengharapkan itu"


"Maaf aku belum bisa kasih kamu..."


"Apa..?"


"Hum..?" Yasmin melihat kearah Azka lagi.


"Kasih apa?" Azka menggerlingkan matanya,Ah tatapan itu lagi Yasmin tau tatapan itu..


"Ya itu.." kata Yasmin gugup.


"Itu apa..?"

__ADS_1


"Ya.. ya itu.. au ah, masa harus di jelasin sih"


"Ya jelasin dong, biar ngerti"


"Aku yakin kamu juga ngerti,jangan pura pura" Yasmin mencebik.


Azka terkekeh "Iya,aku akan bersabar untuk mendapatkan hak ku, lagi pula kita sudah punya Raja,jadi kita jalani ini saja seperti air mengalir baru setelah itu kita fikirin soal adiknya Raja" pipi Yasmin memerah sekarang beruntung wajahnya berada di dada Azka hingga Azka tak bisa melihatnya.


"Aku cuma takut.. takut kamu bosan karna aku tak sembuh sembuh terus mas ninggalin aku.."


Azka mendudukan dirinya lalu melihat kearah Yasmin "Kenapa ngomong begitu?"


"Gak tau aku insecure aja,apalagi liat kamu tadi sama Aira, aku ngerasa gak percaya diri karna belum bisa memberikan diriku seutuhnya,kamu terlalu sempurna untukku sedangkan aku cuma bisa duduk gak ngapa ngapain, aku takut kamu ninggalin aku karna aku gak sempurna"


Azka menangkup wajah Yasmin "Jadi jangan berfikir buruk dan merasa kamu gak layak untuk ku.." Yasmin mengangguk haru matanya berkaca kaca. "Bagus.. katakan apapun yang kamu rasakan,jangan pernah pendam sendiri dan menjadikannya beban untuk merendahkan diri sendiri.."


"Aku cinta mas.." ucap Yasmin tiba tiba.


Azka tertegun dengan ucapan Yasmin sejenak iya mengaga tak percaya "Hah..?"


"Ck.. aku yakin kamu denger,tadi katanya katakan apapun yang aku rasakan" Pipi Yasmin merona, ia tak menyangka mengucapkan itu tanpa aba aba, ia terlalu terharu dengan ucapan Azka dan memotong ucapan Azka.


"Beneran aku gak denger sumpah.."


"Au ah.."

__ADS_1


"Ayo dong sayang tadi kamu ngomong apa?" sebenarnya Azka mendengar namun ia takut salah.


Yasmin memejam lalu menghela nafasnya "Aku juga cinta kamu mas" cicitnya


"Apa..?"


"Tuh kan kamu ngerjain aku, kamu kan tadi denger,udah ah aku malu" Yasmin menutup wajahnya.


Azka menarik tangan Yasmin yang menutupi wajahnya lalu mendekatkan rautnya hingga kini semakin mendekat, terus mendekat hingga kini bibir mereka telah menempel menciptakan kecupan kecupan kecil lalu berubah menjadi luma tan semakin lama semakin menggebu,Azka mengubah posisi hingga kini berada diatas Yasmin mengungkungnya tanpa melepas pangutan mereka, lidah Azka semakin mendesak menjelajahi isi mulut Yasmin hingga terdengar desa han kecil yang teredam mulut Azka.


Azka mengangkat wajahnya hingga kini manik mereka bertatapan dengan nafas yang masih sama sama memburu Azka merapatkan keningnya ke kening Yasmin, bahagia Azka begitu bahagia hingga merasa ini seperti mimpi kini Yasmin nya telah membalas perasaannya "I love you.. i will always love you"


Yasmin manangkap wajah Azka mengecup bibir Azka lalu berkata "I love more.."


____________


Nah udah kan cinta Azka sudah berbalas, mari kita rangkai hari bahagia..๐Ÿ˜˜


Like..


komen..


vote..


๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒนโ˜•โ˜•โ˜•

__ADS_1


__ADS_2