
Seperti janjinya Azka akan mengantar Aira jalan jalan sore ini setelah selesai bekerja,bahkan Aira menunggunya di kantor hingga Azka selesai dengan pekerjaannya, beruntung pekerjaannya selesai sebelum jam tiga sore, karna Daddynya tak memberi banyak pekerjaan hanya ada pertemuan yang harus Azka hadiri karna Adam sedang keluar kota.
"Sudah kan?" Tanya Aira.
"Udah Ayo lo mau kemana?" Azka merenggangkan dasinya.
"Aku mau ke..."
Azka benar benar pasrah mengikuti kemana Aira pergi,dari satu toko ke toko lain "Ini mah bukan jalan jalan" keluh Azka.
"Ya jalan jalan lah kan ini lagi jalan" Aira menujuk ke arah bioskop "Ayo kita nonton" Aira menarik tangan Azka.
"Jangan nonton deh,nonton tuh lama,gue masih ada urusan soalnya" kata Azka,ia kan harus menemui bidadarinya, dan ini sudah jam lima sore tepatnya sudah dua jam Azka menemani Aira.
"Kok gitu sih katanya mau ikut kemana pun aku mau" Aira mencebik.
"Iya tapi kalau nonton kita bisa pulang kemaleman"
"Au ah ya udah pulang aja" Aira menghentakkan kakinya sambil cemberut, biasanya kalau sudah begini Azka akan luluh dan menurutinya.
Namun dugaannya salah karna Azka malah mengiyakannya "Ya udah ayo pulang" kata Azka dengan semangat,tentu saja ia ingin cepat pulang agar bisa lebih cepat menemui Yasmin.
Aira makin mendengus bahkan Azka sudah berjalan meninggalkannya "Azkaaaa ih" Teriak Aira,namun Azka tak memperdulikannya,tangan Azka bahkan sudah membawa empat kantung belanjaan,belum lagi dua yang di bawa Aira, total ada enam kantung belanjaan Aira, dan semuanya dibelikan Azka.
"Maunya apa lagi sih" Keluh Azka sambil terus berjalan meninggalkan Aira di belakangnya.
Sepanjang jalan Aira hanya cemberut "Udah dong jangan cemberut terus" Aira menatap Azka tajam "Iya deh nanti gue beliin sepatu yang tadi lo mau" Aira langsung tersenyum kearah Azka. "Tapi nanti kalau udah terima gaji dari daddy" Aira menghilangkan senyumnya kembali,dan Azka tertawa.
Aira berjalan masuk kedalam kamarnya tanpa menghiraukan Azka di belakangnya,yang membawa belanjaan Aira, Azka menyerahkan belanjaan nya kepada Bibi "Tolong ya Bi,di masukin kamar Aira Bi"
"Kenapa tuh?" tanya Kanaya "Mukanya udah kaya mangga muda" cibir Kanaya "Itu belanjaan dia semua" Azka mengangguk "Cih dasar aku aja gak pernah di beliin sebanyak itu sama abang" Azka mengusak rambut Kanaya.
"Iya nanti lain kali abang ajak Aya jalan, sambil belanja" Azka duduk di sebelah Kanaya yang sedang menonton tv sambil memakan camilannya.
"Trus kenapa tuh mukanya masih asem padahal udah belanja, banyak lagi"
__ADS_1
"Tadi mau nonton,cuma abang gak mau jadi gitu deh" Azka menaikan bahunya.
"Gak tau terimakasih banget dong kalo gitu" sinis Kanaya.
"Hus gak boleh gitu,sama orang gak baik"
Kanaya hanya diam tak lagi bersuara.
"Abang mau mandi dulu ya siap siap"
"Kemana?"Kanaya penasaran.
"Mau tau aja" Azka bergegas untuk memasuki kamarnya sambil senyum senyum.
"Ck pantesan pengen cepet pulang rupanya pengen ketemu gebetan" cibir Kanaya,dan melanjutkan nontonnya.
Azka membawa motor Yasmin ke alamat kemarin Azka mengantar Yasmin pulang, Tok.. tok.. tok.."Assalamualaikum.."
"Waalaikumsalam.." sahut seseorang dari dalam rumah,tak lama pintu terbuka menampilkan wanita paruhbaya "Cari siapa ya?"
"Oh Yasmin nya ada bu?"
"Oh ayo masuk nak" Ibu menepi untuk membiarkan Azka masuk. "Sebentar ya Ibu panggil dulu Yasmin nya"
"Iya bu" Azka duduk di kursi sederhana di ruang tamu rumah Yasmin.
Terlihat Yasmin berjalan kearah Azka, Azka langsung berdiri Yasmin nampak memakai gamis rumahan juga kerudung instan,namun tetap cantik bahkan hati Azka tak berhenti berdebar "Hai" sapa nya.
"Hai.. aku mau anterin motor kamu" gugup Azka.
"Oh iya.. jadi semuanya berapa?"
"Huh?"
"Itu.. motornya biaya perbaikannya berapa biar aku ganti"
__ADS_1
"Gak usah,," Azka menolak, ia tak butuh uang, uangnya sudah banyak, yang Azka butuh.. cinta Yasmin,Si Azka lagi lagi senyum sendiri.
Yasmin mengeryit "Kamu kenapa? senyum senyum begitu?"
"Eh.. enggak, maksudnya gak usah di gantu gak papa gak gede juga kok"
"Gak bisa aku gak enak,aku ganti ya!"
"Gini deh sebagai gantinya, nanti kamu bisa traktir aku makan" Asik.. Azka akhirnya nemu alasan baru untuk bisa bertemu kembali dengan Yasmin.
Yasmin mengangguk.
"Bundta.." Raja menghampiri Yasmin yang sedang duduk berhadapan dengan Azka.
Azka menoleh kearah bocah gembul yang berjalan sambil mengusak matanya.
"Hai,, sayang sudah bangun,sini cium bunda" Yasmin menyodorkan pipinya kebocah gembul itu.
Mata Azka membola beberapa kali mengerjap apa katanya tadi 'Bunda' apa yang....? pikiran Azka bleng seketika.
"Yas ini..?" Azka menunjuk anak yang berada di pangkuan Yasmin.
"Oh ini Anakku..."
Jedarrrrrr!!!!
___________
Terkejut gak sih?, ya enggak lah readers kan dah tau Yasmin punya anak, tapi kan Azka belum tau, jadi mari kita ikut terkejut bersama bersama Azka🤣🤣🤣.
Bagaimana reaksi Azka saat tau Yasmin punya anak?
A: Azka menyerah mendekati Yasmin.
B: Azka akan terus berjuang meski harus jadi pebinor😁😁
__ADS_1
Jawaban yang benar berhadiah mobil,ambil di rental terdekat dengan bayaran sendiri sendiri okay.. 🤭🤭
Salam sayang😘