Aku Bukan/Hanya Bayangan

Aku Bukan/Hanya Bayangan
S2-Welcome


__ADS_3

Hari ini Yasmin sudah di perbolehkan pulang,bicaranya tak lagi terbata tangannya sudah bisa di gerakkan,hanya ia harus rutin mengikuti terapi agar kakinya bisa berjalan lagi,akibat kecelakaan yang menimpanya kaki Yasmin sempat patah maka dari itu membutuhkan penanganan lebih,dan Azka memilih mendatangkan terapis itu datang kerumah,terlebih ia tak bisa terus menemani Yasmin di rumah sakit karna sibuk bekerja.


Diperjalanan pulang Azka tak hentinya tersenyum dan menggenggam tangan Yasmin, Yasmin yang tak biasa di perlakukan seperti itu mendadak canggung dan tersipu.


"Kenapa sih hum?"


Yasmin hanya menggeleng,sambil menyunggingkan senyum kecil.


"Hari ini Raja baru pulang liburan sama Sandi jadi dia pasti seneng liat kamu pas udah datang"


Yasmin sudah tau tentang Sandi dan apa yang terjadi pada Sofia,Sofia di penjara karna kejahatannya, Yasmin lega ternyata semuanya sudah selesai dan Azka yang menyelesaikannya makin besar saja jasa Azka untuknya..selama dirumah sakit Azka selalu menceritakan semua kejadian yang telah Yasmin lewatkan.


"Sayang..? kok ngalamun sih" Yasmin mendengar kata 'Sayang' dari mulut Azka pun makin tersipu, Azka selalu memanggilnya seperti itu sejak masih di rumah sakit.


Dan jawaban Azka adalah.. 'Kamu jangan kaget soalnya sejak kita nikah aku selalu panggil kamu 'Sayang' dan akan terus seperti itu'


Azka menyadari sipu di wajah Yasmin "Kenapa masih canggung aja"


"Tapi.. malu Ih.."


Azka terkekeh.."Jadi Apa..?"


"Apanya yang apa?"


"Panggilan kamu ke aku,aku kan panggil kamu Sayang terus kamu panggil aku apa?"

__ADS_1


"Terus harus panggil apa?" tanya Yasmin bingung.


"Lah kok malah nanya aku lagi sih"


"Maunya dipanggil apa?"


"Ya inisiatif dong sayang.. masa kamu gak punya keinginan gitu panggil aku.. Sayang... hubby..beib..


"Mas.. mas aja ya lebih luwes kayaknya" potong Yasmin,Azka tersenyum.


"Dulu juga kamu panggil kayak gitu, tapi gara gara.."


"Iya udah jangan ingetin lagi malu tau" Azka sudah menceritakan tentang pertunangannya yang hari itu dengan Aira batal karna ia mengejar Yasmin.


"Sejak sadar kamu banyakan malunya kayaknya, dulu aja galak banget.." Azka meringis saat Yasmin mencubit tangannya "Sakit sayang.."


"Tapi boong.." Azka tertawa.


Di depan sana sang supir mendengarkan candaan Azka, majikannya itu tertawa setelah sekian lama tawa itu hilang kini muncul kembali, semoga juga akan mengembalikan keceriaan Azka setiap harinya.


.


.


Begitu mobil berhenti Azka mengeluarkan Yasmin seperti biasa menggendongnya ala bridal untuk mendudukannya di kursi roda..

__ADS_1


Yasmin masih saja berdebar saat berada sedekat ini dengan Azka,meski Azka selalu melakukannya, tapi tetap saja ia merasa malu "Aku ngerepotin ya?" kata Yasmin


"Kata siapa aku repot, aku seneng malah kalau perlu udah sembuh pun aku akan tetap pangku kamu" Azka berjongkok di depan Yasmin.


Cup.. Azka mengecup sudut bibir Yasmin,Yasmin membola kan matanya "Mas.."


Namun Azka malah mengedikkan bahunya lalu mendorong kursi roda Yasmin.


Begitu masuk kerumah Azka dan Yasmin di sambut pekikan girang dari semua penghuni rumah "WELCOME HOME"


Yasmin terharu matanya berkaca kaca, keluarga Azka sungguh baik,mereka menyayanginya bahkan mereka tak keberatan di repotkan oleh Yasmin yang bertahun tahun hanya menjadi beban tanggungan dengan hanya terbaring di ranjang dengan kondisi koma.


Azka mengusap air mata Yasmin yang jatuh di pipinya, "Jangan menangis lagi, mulai sekarang hanya akan ada kebahagian,,, mengerti"


Yasmin mengangguk lalu memeluk Azka, 'Aku akan bahagia... jika itu bisa membuat ku bisa membalas semua kebaikan kamu'


________________


Mau yang manis manis..?


Atau yang manis,asem, asin tambah pedes..?


Like..


komen..

__ADS_1


Vote..


๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒนโ˜•โ˜•โ˜•


__ADS_2