
Azka memasuki kamar yang berada di depan kamar Raja,ia sengaja mendekatkan kamar mereka agar memudahkannya memberi penjagaan.
Azka menempatkan penjaga di depan pintu ruangan Raja dan di kamar yang ditempati supir yang membawa Raja dan Yasmin, Ya Azka memberi penjagaan takut sesuatu terjadi terlebih supir tersebut adalah satu satunya saksi atau mungkin tersangka yang menyebabkan kecelakaan tersebut.
Azka tak tau dan akan segera meminta keterangan dari supir tersebut sekarang dan semoga ada titik terang.
"Bapak bisa dengar saya?" tanya Azka
Pak supir mengangguk "Bapak sudah kuat berbicara?"
"Bisa.." meski terdengar pelan namun masih bisa terdengar.
Azka mulai bertanya dan di jawab oleh supir tersebut mulai mereka keluar dari rumah Sandi dan di perjalanan meminta untuk berhenti di mini market namun ternyata mobil tersebut mengalami rem blong.
Sampai mobil terus melaju tak terkendali, pak supir juga menjelaskan bahwa saat ia mengantar salah satu pelayan untuk belanja di pagi hari mobilnya masih baik baik saja.
"Berarti ada kemungkinan mobil tersebut sengaja di sabotase agar Yasmin celaka,dan orang itu tau kalau mobil tersebut yang akan digunakan mengantar Yasmin" kata Azka pada salah satu polisi yang juga ada disana,ya Azka juga minta bantuan polisi untuk menyelidiki semua nya.
__ADS_1
"Sebenarnya tuan Sandi menyarankan mobil yang lain, namun nyonya Sofia mengatakan akan menggunakan mobil itu, jadi saya memakai mobil yang ditunjuk nyonya"
Azka dan Jeromy saling pandang lalu berdehem "Baiklah bapak bisa istirahat lagi" Karna pak supir masih terlihat lemah maka mereka mengakhiri dulu introgasinya.
Saat polisi dan Azka akan keluar ruangan supir Sandi kembali memanggil Azka "Tuan, sebenarnya aku ingin mengatakan sesuatu"
Azka dan Jeromy mendengarkan dengan serius ucapan supir tersebut..
.
.
"Gimana mas keadaan Raja?" tanya Sofia khawatir.
"Mereka bilang Raja baik baik saja,mas gak bisa masuk mereka larang mas"
"Kenapa? kamu ayahnya mas mereka gak berhak melarang kamu,tunggu..mereka yang kamu maksud itu siapa?"
__ADS_1
"Pacarnya Yasmin, dia menyediakan bodyguard dan melarangku masuk"
"Pacar Yasmin..? aku gak tau Yasmin punya pacar.. lalu bagaimana keadaan Yasmin?"
Sandi hanya menggeleng,lalu pergi kelantai atas untuk menemui papanya dan mengabarkan berita ini.
Sofia memicingkan matanya lalu menghubungi seseorang "Kamu bisa pastikan keadaan Yasmin apa dia masih hidup?"
"Belum bisa aku bahkan gak bisa masuk ke lantai dimana Raja dan supir itu dirawat mereka di jaga ketat"
"Bodoh bagaimana bisa"
"Diamlah lagi pula ini tidak mudah.."
"Kamu bilang mereka akan mati, lalu kenapa mereka bisa selamat,kau tidak lupa kan supir sialan itu tau rahasia kita"
Sofia mengumpat saat pembicaraan nya dan pria itu selesai.
__ADS_1
Kekasih Sofia sengaja merusak rem mobil yang akan membawa Yasmin, sekali tepuk dua lalat terbunuh,Yasmin dan supir itu, tapi lebih beruntung lagi kalau Raja juga ikut mati, namun Raja dan supir itu selamat.
Kemarin saat Sofia bertemu dengan kekasih gelapnya supir Sandi melihatnya ,dengan ancaman Sofia berhasil membungkamnya untuk tak mengatakan pada Sandi, namun Sofia takut bungkamnya hanya sebentar lalu sebuah ide melintas yaitu melenyapkan supir itu bersama Yasmin sekaligus agar tak ada penghalang lagi lebih bagus jika Raja juga ikut mati, selanjutnya tinggal ia menyingkirkan Anggoro si tua bangka itu dan memindahkan semua asetnya atas namanya, meski dengan cara ilegal sudah kepalang tanggung fikirnya, namun ternyata supir itu dan Raja masih selamat.