
Aluna sudah benar benar gila. dirinya tak lagi mempunyai hati kesedihaannya yang sejak remaja merasa dibandingkan oleh teman sebayanya dengan Alyla, serta orang tuanya yang selalu mendahulukan Alyla daripada dirinya,menambahkan keegoisan dalam dirinya hingga dirinya jatuh cinta pada Roy yang ternyata memanfaatkannya untuk menyakiti Adam lelaki yang benar benar tulus mencintainya.
Dan kini dia menyesal telah menyia nyiakan Adam, Aluna memperbudak Alex yang tergila gila padanya untuk memuluskan rencananya untuk melenyapkan Roy.
Hidup bersama Roy membuatnya di titik derita yang paling dalam, di siksa, dijadikan budak, bahkan Aluna seperti tawanan Aluna bekerja di sebuah bar dan bertemu dengan Alex yang terobsesi dengan tubuhnya hingga Aluna memberikan penawaran pada Alex dirinya akan selalu melayani Alex asalkan Alex mengikuti keinginannya.
Dan kini dia tak takut untuk melenyapkan Alyla dan Azka sekalipun, hatinya sudah benar benar mati. Aluna hanya ingin melampiaskan kemarahannya pada dunia yang tak pernah memberi kebahagiaan untuknya.Aluna tak sadar bukan dunia yang mengkhianatinya namun dirinya yang tak pernah bersyukur dengan apa yang dia terima.
Aluna tertawa terbahak bahak, lalu menangis namun pistol itu masih mengarah pada Alyla.
Dari belakang Adam berjalan mengendap lalu membekap Alex dari belakang dan melumpuhkannya dengan sekali putaran leher.
Aluna mendengar suara tubuh Alex yang terjatuh pun menoleh dan mendapati Alex yang sudah tergeletak, Aluna bahkan tak menampakan wajah terkejut seolah Alex bukan kerabatnya." Dasar tidak berguna" umpatnya kearah Alex
Tanpa memperdulikan Alex Aluna berbicara dengan lantang " Oh rupanya pangeran tampanku sudah datang haha.. Kemarilah dan lihatlah apa yang akan aku lakukan pada istrimu, tapi jangan khawatir kamu tidak akan kesepian ada aku yang akan menggantikannya."
"Kamu sudah gila Aluna" kata Alyla,Alyla menyadari ada Adam di sana bahkan di depan sana Leo sedang berusaha melepas ikatan Azka, Alyla hanya perlu mengalihkan fokus Aluna padanya.
"Ya.. aku memang gila dan itu karna kau!"
"Kamu selalu begitu selalu menyalahkanku atas kesalahanmu Aluna"
__ADS_1
"Ya karna kamu memang pembawa sial bagiku sejak dulu Ayah dan Ibu tak pernah menyayangiku.. hiks..hiks.."
"Kamu salah Ayah dan Ibu begitu menyayangi mu bahkan untuk memenuhi biaya kuliahmu yang mahal Ayah mengambil dua pekerjaan, bahkan Ibu juga menerima pesanan makanan, berhentilah Aluna jangan buat orang tua kita sedih, Ayo kita hidup dengan baik kita mulai dari awal dan hidup bersama dan bahagia"
"Ayo lupakan semuanya kamu bukan bayanganku,dan aku pun bukan bayanganmu kita berbeda Aluna,tidak ada yang membandingkan kita" Alyla terus membujuk berharap meredakan amarah Aluna.
Aluna tertawa "Bahagia katamu? itu tidak mungkin, baiklah kita akan bersama kalau itu maumu setelah aku membunuhmu aku berjanji akan menyusulmu, kamu benar kamu bukan bayangan tapi akulah bayanganmu.. hiks..hiks" Aluna menangis lalu tiba tiba tertawa, ceklek suara pelatuk di tarik jika saja Aluna melepaskan jarinya maka tembakan itu akan mendarat tepat dikepala Alyla.
"Jangan lakukan itu Aluna" Adam keluar setelah memastikan Leo membawa Azka keluar.
"Oh sayangku kemari lah, kita akan sama sama menyaksikannya lalu setelah itu kamu dan aku jadi mari kita bersama menuju kematian..haha"
Sedang diluar sana Leo sudah membawa Azka dan menyerahkan Azka pada Arya. " Om Leo mommy masih di dalam.. hiks.."
"Tenanglah Daddymu akan menyelematkannya"
Mereka tak hanya bertiga Leo,Arya dan Adam juga ditemani beberapa polisi bahkan mereka sempat melumpuhkan para preman sewaan Aluna yang berjaga diluar gudang tua tersebut.
Bisa saja mereka segera menyergap kedalam, namun Adam melarangnya melihat Aluna yang memegang senjata tak ingin sesuatu terjadi pada Alyla, Adam pun mengendap dan masuk bersama Leo.
Adam masih berusaha membujuk Aluna "Dengar Aluna berikan itu padaku dan kita pulang Ayo, sudah cukup bermain mainnya, aku berjanji tidak akan menyakitimu"
__ADS_1
Aluna meremas rambutnya Aaakhh.
"Aluna dengar.." perkataan Adam terhenti
"DIAMLAH aku sudah muak dengan kalian.." teriak Aluna yang menekan jarinya dan melepas pelatuk tersebut dan..
Dor..
Dor..
Akhhhh.
____________
waduh siapa yang tertembak Alyla kah?
Adam kah?
Besok tamat ya🙏
Jangan lupa like,komen dan vote 😘 terimakasih🙏 sudah membaca.
__ADS_1