
Yasmin di bawa kerumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut,dokter mulai melatih otot otot Yasmin yang kaku,mulai dari menggerakan mulut,dan Yasmin sudah bisa menggerakan mulutnya meski belum keluar suara.
Yasmin selalu melihat Azka bersamanya, menemaninya dan tak pernah pergi banyak yang ingin Yasmin tanyakan namun mulutnya masih terbata bata dalam bicara,kejadian terakhir yang di ingatnya saat kecelakaan ia menyuruh Azka pergi, ia juga mengingat Azka menangis di depannya.
"Baiklah nona Yasmin anda tau ini tahun berapa?"
Yasmin menyebutkan tahun yang ia ingat, namun ia begitu terkejut saat dokter mengatakan tahun sebenarnya.
"Anda sudah koma selama 4 tahun 3 bulan, baiklah cukup untuk hari ini, kita akan lanjutkan besok, jangan lupa untuk sering menggerakkan anggota tubuh anda seperti yang di ajarkan tadi" Yasmin mengangguk.
Dokter pun berpamitan pada Azka, dan segera meninggalkan kamar rawat Yasmin, kini tinggal ada Yasmin dan Azka.
Azka berjongkok di depan kursi roda Yasmin "Banyak yang ingin kamu tau kan?" Yasmin mengangguk.
Azka meraih tangan Yasmin yang tersemat cincin di jari manisnya "Kita udah nikah" Azka menunjukan cincin yang mereka kenakan, Yasmin tak bisa menutupi keterkejutanna.
"Bagai..mana.. bisa..?" katanya terbata.
"Bisa..dan sekarang memang kita sudah menikah,... Jangan fikirkan apapun, setelah sembuh nanti aku akan jelaskan semuanya pelan pelan, sekarang kamu harus istirahat kamu sudah berusaha keras hari ini" Azka menyelipkan tangannya di antara lutut dan punggung Yasmin menggendong dan memindahkannya ke tempat tidur, lalu menyelimuti kakinya, dan mengecup dahi Yasmin,hal biasa yang Azka lakukan namun tidak bagi Yasmin, ingin menolak namun kenyataan bahwa mereka adalah suami istri membuatnya terdiam.
Azka akan beranjak namun Yasmin kembali bertanya "Raja..?"
Sejak sadar Yasmin tak melihat Raja, karna Azka ingin Yasmin stabil dahulu untuk bisa bertemu Raja "Ada.. Raja sekolah dia sudah masuk sekolah dasar, kamu mau lihat pertumbuhan Raja" Yasmin mengangguk.
__ADS_1
Azka duduk disisi ranjang Yasmin dan membuka ponselnya ia selalu merekam, semua pertumbuhan Raja agar nanti bisa ia tunjukkan pada Yasmin seperti sekarang "Cuma ada beberapa dihape ku lebih banyak aku simpan di laptop di rumah" Azka mulai menunjukan semua foto dan vidio yang ia rekam mulai dari Raja yang sedang bermain, belajar, pertama masuk taman kanak kanak dan ketika liburan bersama Adam dan Alyla.
"Dia ganteng.. banget, tapi
.. makin mirip.."
"Sandi.." potong Azka.
Yasmin mengangguk "Aku juga belum cerita soal Sandi kan, nanti aku ceritain lagi tapi sekarang istirahat dulu"
Azka masih duduk di sisi Yasmin,hingga Yasmin tertidur, Azka baru beranjak dan duduk di sofa, mengambil laptop dan mulai bekerja, ia harus tetap bekerja meski sambil menjaga Yasmin dan Adam pun mengerti dan akhirnya Azka harus bekerja di rumah sakit.
Satu jam sudah berlalu dan Azka masih sibuk dengan pekerjaannya hingga tak menyadari jika Yasmin sudah bangun,Yasmin melihat kearah Azka yang begitu fokus dengan laptopnya sesekali Azka memijat pelipisnya juga sesekali mengusap matanya yang terhalang kaca mata baca.
Yasmin menghela nafasnya, "Kamu sudah bangun" Azka menghampiri Yasmin "Mau apa? mau minum?" Yasmin mengangguk.
Azka menaikan sandaran ranjang Yasmin hingga kini Yasmin terduduk lalu memberikan gelas dan meminumkannya pada Yasmin, Azka melihat jam di tangannya "Bentar lagi jam makan kamu,.." Benar saja tak lama seorang suster membawakan makanan Yasmin, Azka bahkan tau jadwalnya makan.
Yasmin menatap Azka lekat memperhatikan setiap gerakan Azka mulai dari mengambil nampan dari suster lalu menggulung tangan kemejanya dan mulai mempersiapkan makanan untuk Yasmin.
"Aaa.." Yasmin membuka mulutnya, dan mulai makan dengan suapan dari Azka.
Yasmin tak berhenti memandangi Azka, benarkah Azka sudah menjadi suaminya sekarang,suami.... kenapa hatinya berdebar sekarang, Azka terlihat lebih tampan sejak terakhir kali ia melihatnya.
__ADS_1
"Kenapa melihatku seperti itu?" tanya Azka
"Huh?"
Azka tersenyum "Aku tampan kan?"
Yasmin terjengit lalu tersipu "Terimakasih.."
Azka membeku melihat raut Yasmin yang memerah,raut yang begitu ingin Azka lihat sejak lama "Terimakasih,, sudah ngerawat aku, dan jaga Raja aku gak tau cara membalas kebaikan kamu"
"Balas dengan cara tetap disisiku dan bahagia bersamaku selamanya"
___________
Siapa yang mau suami kaya Azka..?
Aku juga mau..๐
Like..
Komen..
Vote..
__ADS_1
๐น๐น๐นโโโ