
Setelah makan malam dan berbincang bersama keluarga, Azka kembali mengajak Yasmin ke kamar untuk beristirahat.
Saat Yasmin akan pindah ke ranjang Azka menahannya "Aku bisa mas.."
Azka tak menjawab dan langsung menggendong Yasmin dan meletakan nya di ranjang saat Azka akan menyelimuti Yasmin tak sengaja roknya terangkat,Yasmin segera menutup kembali kakinya yang tersingkap, namun di tahan Azka "Apa ini?" Azka meneliti lutut Yasmin yang memar.
"Gak kenapa napa mas" Yasmin menutup kakinya.
"Apanya yang gak kenapa napa,ini memar..? kenapa bisa begini?"
"Gak papa aku cuma jatuh.."
"Cuma kamu bilang.." Rahang Azka mengeras tatapannya menjadi tajam, "Apa yang di lakukan suster itu kenapa bisa kamu sampai jatuh.."
Yasmin tertegun dengan kemarahan Azka "Gak berguna.." Yasmin masih tak bisa berkata kata. "Kita ganti susternya.."
Yasmin menggeleng "Itu bukan salah suster mas, dia bahkan.. gak
.. tau aku jatuh" Yasmin menundukan kepalanya.
"Ya itu artinya dia lalai dan gak perhatiin kamu"
"Mas ini cuma memar..kenapa marah sih"
__ADS_1
"Ya kenapa,,harus nunggu kaki kamu patah dulu baru marah.." Azka semakin menaikan nada bicaranya. "Kenapa kamu bisa jatuh? kemana suster yang aku suruh jaga kamu?"
"Aku jatuh pas tadi mau tidur,lagian aku yang nyuruh susternya buat keluar"
"Kamu tau aku sengaja sewa perawat buat jaga kamu supaya gak terjadi hal yang buruk!!"
Yasmin sudah berkaca kaca, kenapa Azka sampai semarah itu, hatinya sedang sensitif sekarang ditambah sejak kemarin ia merasa kehilangan kepercayaan dirinya.
Azka melihat Yasmin yang menunduk pun merasa bersalah. "Sayang bukan begitu maksudku, aku khawatir.." Azka mengusap wajahnya.
"Aku cuma mau belajar melakukan semuanya sendiri mas, aku gak mau bergantung terus sama orang lain, bagaimana jika ini berlangsung lama, apa aku akan terus merepotkan orang lain? lagi pula ini gak sakit,..
gak terasa sama sekali.." suara Yasmin makin tertelan seiring dadanya yang juga sesak.
Yasmin merebahkan kepalanya lalu memalingkan wajahnya dari Azka "Yang.." Azka menghela nafasnya lalu berjalan ke arah lemari dan mencari sesuatu.
"Kalau pun gak terasa tetap harus di obati, biar gak bisa gerak kaki kamu juga merespon makanya jadi memar, lagi pula ini bukan lumpuh permanen, ini cuma butuh penanganan lebih supaya kembali seperti semula,aku harap ini gak terjadi lagi kamu tau setiap hari aku dihantui rasa khawatir, takut jika aku sedang kerja terjadi sesuatu , aku bisa gila jika terjadi sesuatu yang buruk terjadi lagi sama kamu, makanya aku bayar mahal perawat itu supaya dia gak lalai.." Azka bicara panjang lebar hingga Yasmin hanya bisa termenung, ia merasa bersalah sudah menyepelekan keselamatannya.
Saat Azka akan pergi Yasmin menahan tangan Azka "Mas... maaf.. aku cuma.." Yasmin menangis ia merasa bersalah.
Azka kembali duduk "Jangan lakukan itu lagi, aku mohon, jika ingin melakukan nya jangan sendiri setidaknya harus ada yang mengawasi" Yasmin mengangguk lalu memeluk Azka.
"Maaf.."
__ADS_1
Azka merebahkan Yasmin kembali dan menyelimuti hingga ke dada "Kamu gak tidur juga?"
Azka kemudian memutar dan naik ke sisi lain ranjang dan tidur di sisi Yasmin setelah sebelumnya menarik Yasmin kepelukannya, Azka mengelus rambut Yasmin lalu memberikan kecupan di dahinya "Tadi aku pulang lebih awal karna ingin menemani kamu, tapi pas datang ada Aira aku disuruh ngikutin kemauannya yang aneh aneh, di suruh ngelus perutnya dan belikan mie ayam, orang ngidam aneh aneh ya" Azka terkekeh.
Sedangkan Yasmin hanya diam, Azka menyadari ada yang aneh dengan Yasmin sejak tadi Yasmin tak banyak bicara, hanya bicara ketika orang bertanya dan itu pun seperlunya,padahal akhir akhir ini Yasmin sudah lebih terbuka "Kenapa sih Yang..?"
"Apa?"
"Kenapa diem aja gak suka aku cerita tentang Aira?" Yasmin diam.
"Aku tadi liat kok waktu mas ngelus perut Aira" nada suara Yasmin terdengar bergetar.
"Oh ya terus kenapa gak nyamperin aku?"
Yasmin diam lagi. "Sayang kamu cemburu?" tiba tiba Azka merasakan hatinya membuncah Yasmin cemburu bukankah itu kemajuan bahwa Yasmin sudah mulai mencintainya.
____________
Dah ah, jangan melou,,,
Like..
komen..
__ADS_1
vote..
๐น๐น๐นโโโ